Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

- Penulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Medan
Turut berduka cita atas matinya masa depan dokter muda di FK UISU. Habis manis sepah dibuang, pepatah ini seakan-akan menggambarkan nasib dari 196 dokter muda di FK UISU.

Matinya rasa empati dekan FK UISU, alih-alih mencarikan solusi tetapi malah mematikan masa depan dan cita-cita anak didiknya begitu saja. Hal itu diketahui dengan dilaporkannya Dekan FK berinisial DR.dr. MS men- *DO* kan 196 dokter muda dan dugaan penahanan sertifikat profesi dokter.

Kenyataannya pendidikan dokter (umum) dibagi menjadi dua tahapan, pendidikan akademik dan pendidikan profesi yang adalah satu kesatuan.

Mengikuti sistem pendidikan di Indonesia, diatur dalam kurikulum, dan dibebankan satuan kredit semester (SKS).
Selesai menempuh pendidikan akademik, mendapat ijasah sked, lanjut ke pendidikan profesi (koas) dan sudah menyelesaikan semua kewajiban berKurikulum (mata kuliah pendidikan profesi) dan SKS, tetapi berujung *DO*

Hal ini diketahui pada Jum’at (22/5/2026) sekitar pukul 22.00 Wib dimana saat itu pelapor bernama Mika Wirdani dkk memberikan pernyataannya bahwa, akibat dari tidak diberikannya sertifikat profesi miliknya, beliau di *DO* padahal sudah menyelesaikan seluruh tanggung jawab program pendidikan profesi dokter. Bahkan Mika Wirdani yang mewakili sejumlah rekannya meminta agar aparat benar – benar dapat melihat dan menyelidiki kasus ini dengan objektif. Apalagi akibat adanya kejadian ini, pihaknya menderita kerugian sekitar Rp 10.000.000.000 (Sepuluh Miliar Rupiah).

Sementara itu, Rektor UISU Prof Dr. Safrida S.E M. Si yang mengetahui hal itu ketika diminta konfirmasi oleh awak media ini seakan bungkam.
Ini adalah cerminan kegagalan berpikir seorang pimpinan.
Hal ini seakan menambah kecurigaan para dokter yang telah berkuliah di kampus tersebut, bahkan dokter yang telah berkuliah dikampus tersebut meminta agar para orang tua yang akan memasukkan anaknya di kampus UISU untuk berfikir dua kali agar hal yang dialami oleh mereka tidak terjadi kepada anak baru nantinya. *(Rizky)*

Berita Terkait

Mobil Tambang Diduga Melintas di Jalan Umum Prabumulih, PT KBU Terancam Sanksi Tegas
Poldasu Pastikan Situasi Medan Aman Pascablackout Sumatera
Ketum PPWI Kritik Keras Dewan Pers Terkait Penahanan WNI di Gaza: Jangan “Sok Pahlawan”
1.200 Personel Gabungan Amankan Konser Slank di Palembang
BPMP Sumsel Peringatkan Sekolah dan Panitia SPMB 2026, Pungli dan Manipulasi Kuota Bakal Ditindak
Pengungkapan Jaringan Narkoba Internasional di Karimun, Polisi Sita Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Ribuan Warga Padati CAR FREE DAY Langsa, PEMKO Hadirkan Layan Publik Edukatif
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:58

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:21

Mobil Tambang Diduga Melintas di Jalan Umum Prabumulih, PT KBU Terancam Sanksi Tegas

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:34

Poldasu Pastikan Situasi Medan Aman Pascablackout Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:28

Ketum PPWI Kritik Keras Dewan Pers Terkait Penahanan WNI di Gaza: Jangan “Sok Pahlawan”

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:51

1.200 Personel Gabungan Amankan Konser Slank di Palembang

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:42

Pengungkapan Jaringan Narkoba Internasional di Karimun, Polisi Sita Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:35

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:20

Ribuan Warga Padati CAR FREE DAY Langsa, PEMKO Hadirkan Layan Publik Edukatif

Berita Terbaru

News

Dokter Muda UISU Laporkan Dekan ke Polda Sumut

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:58

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x