InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
PT. Sri Kuala dan PT. Padang Palma Permai meresmikan dua fasilitas penting bagi masyarakat dan karyawan di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026, pukul 10.00 WIB, di Kecamatan Sekerak.
Dua kegiatan yang diresmikan adalah *Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM) PT. Sri Kuala* dan *Huntara atau Hunian Sementara PT. Padang Palma Permai*.
*Hadir dalam Kegiatan*
Peresmian dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya:
– Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi, MH
– Dandim 0117/Aceh Tamiang yang diwakili Pelda Syafrudin
– Kapolres Aceh Tamiang yang diwakili Iptu Agus Gani Harto, SH
– CEO UI PT. Minamas, Azmi Zafar
– AC Area Aceh, M.S. Pasaribu
– Manager TME/BAE, Pardomoan Manurung
– Camat Sekerak, Saftian Putra Jatami, http://S.STP., MAP
– Ka Pos Pol Sekerak, Aiptu Bambang Sugeng
– Pengusaha Aceh, Sofyan Pakeh
– Ka Koperasi Tamiang Maju, Bustanudin
– Datok Penghulu Kebun Tanah Terban, Irwansyah Pane
– Datok Kebun Batang Ara, Darmadi
– Para Asisten PT. Sri Kuala
*Rangkaian Acara*
Acara diawali dengan sambutan pembukaan oleh CEO UI PT. Minamas, Azmi Zafar, dilanjutkan sambutan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Fahmi, MH.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh CEO UI Minamas dan Bupati Aceh Tamiang, penanaman simbolis FPKM, serta perjalanan menuju lokasi Huntara.
Setelah penanaman FPKM, acara dilanjutkan dengan seremoni peresmian Huntara di PT. Padang Palma Permai yang diisi tari penyambutan, sambutan, dan penyerahan donasi.
*Harapan untuk Masyarakat dan Karyawan*
Dalam sambutannya, CEO UI PT. Minamas Azmi Zafar menyampaikan bahwa FPKM dan Huntara diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan karyawan.
“Semoga dengan peresmian FPKM PT. Sri Kuala dan Huntara PT. Padang Palma Permai, masyarakat dan koperasi dapat menghasilkan dalam 36 bulan. Harga sawit sekarang menjanjikan, di atas Rp3.000 per kg, dan ini bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Tamiang,” ujar Azmi.
Ia menambahkan, Huntara dibangun sementara untuk karyawan PT. Padang Palma Permai yang rumahnya terdampak banjir bandang 2025. Ke depan, akan dibangun rumah semi permanen di lokasi Kebun Batang Ara, Kecamatan Sekerak.
Senada dengan itu, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi berharap koperasi dapat menjalin komunikasi baik dengan perusahaan.
“Dengan dibukanya pembangunan kebun masyarakat oleh PT. Sri Kuala, saya harap koperasi dapat menjalin komunikasi dengan perusahaan agar pelaksanaan pembangunan kebun masyarakat membawa hasil ke depan,” kata Bupati.
*Bantuan CSR untuk Korban Banjir*
Sebagai bentuk kepedulian, PT. Minamas melalui program CSR menyerahkan bantuan kepada karyawan terdampak banjir:
1. *Bantuan uang tunai*: Rp1.555.000.000
2. *Perabot rumah tangga*: Rp966.350.000
3. *Perlengkapan sekolah untuk anak karyawan*: Rp632.500.000
Huntara yang diresmikan berjumlah 66 unit, berlokasi di Kebun Tanah Terban di lahan PT. PPP, dengan sumber anggaran dari PT. Minamas Plantation. Huntara ini khusus diperuntukkan bagi karyawan PT. Sri Kuala dan PT. PPP yang terdampak banjir bandang.
Acara ditutup dengan kunjungan ke Huntara PT. PPP dan seremoni pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti oleh CEO UI dan Bupati Aceh Tamiang.
(Jon/InfoLangsa.Com)

















