Orangtua Korban: Kami Hanya Mengandalkan Tuhan

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – MEDAN
Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Pinta Uli Tarigan yang memimpin jalannya sidang pra peradilan (Prapid) penganiayaan bersama-sama oleh pemohon, PS dan kawan-kawannya, menolak seluruh permohonan gugatan (petitum) pemohon. Hakim berkesimpulan adanya bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan pemohon sebagai tersangka diantaranya adanya dua dokumen visum dan keterangan 4 orang saksi yang bersesuaian dengan bukti-bukti yang diajukan di persidangan.

“Menolak permohonan Prapid seluruhnya yang diajukan pemohon. Dengan demikian pemohon dan kuasa hukum pemohon gagal membuktikan pembuktian di persidangan,”ungkap Hakim Pinta Uli Tarigan, Selasa (12/5/2026).

Sementara, kedua orangtua korban penganiayaan, Leo Sihombing dan Marditta Silaban usai persidangan terlihat menangis haru karena masih ada keadilan di Pengadilan Negeri Medan. Kedua orang korban secara spontan mengucapkan terimakasih pada Hakim sambil berurai air mata.

“Kami deg-degan menanti putusan sidang Prapid hari ini. Tapi tuhan maha melihat, maha mendengar dan mengabulkan permintaan kami, hakim menolak seluruhnya permohonan pemohon,”ungkap Leo Sihombing haru.

Orang tua korban lainnya, Marditta Silaban menambahkan, mengucapkan terimakasih pada Tuhan, terjawab sudah doa-doa dan kelelahan kami selama ini. Tidak ada yang kami andalkan dalam hidup ini, kami datang jauh-jauh dari Sidikalang hanya bermodalkan doa meminta keadilan.

“Setelah adanya putusan Prapid ini semoga sidang pokok perkara kedepannya hukum tidak terpengaruh oleh narasi negatif dan informasi hoaks. Tuhan telah menjawab doa-doa kami. Terimakasih untuk masyarakat yang sudah ikut mendoakan kami,”sebutnya.

Keduanya menambahkan, selama mengikuti sidang Prapid ini, karena mereka memang bukan berasal dari kalangan ekonomi berkecukupan, mereka sempat menginap di SPBU. Namun, perjuangan itu akhirnya berbuah manis saat Hakim menolak permohonan Prapid yang diajukan pemohon, PS. *(Rizky )*

Berita Terkait

Waspada Hoax Mutasi Di Aceh Tamiang
Linangan Air Mata & Doa Baitul Mal Langsa untuk Warga Sakit, Modal Usaha Jadi Penopang Ekonomi Keluarga
FUAD IAIN Langsa Jalin MoU dengan Museum Sejarah Al-Qur’an Sumut, Perkuat Kajian Islam Berbasis Riset & Pengabdian
Cetak Sejarah Baru, Unsam Wisuda 7 Magister Perdana & 447 Sarjana, Rektor Umumkan Kampus Peureulak Operasi September 2026
Pidie Jaya Memperpanjang Masa Transisi Tanggap Darurat Bencana Selama 90 Hari.
PT TSM Bantu Peralatan Terapi dan Sembako untuk SLB Autis Talang Kelapa
Maruli Siahaan Doakan Anak Ketiganya AKP Tri Boy Alvin Siahaan Jadi Penegak Hukum Humanis saat menjabat Kasat Reskrim Polres Madina
Tinggalkan Cangkul Sejenak, Personel TMMD 104/Atim Pilih Mengajar Anak TK: Tanam Karakter, Sapa Generasi Emas Alue Canang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:44

Waspada Hoax Mutasi Di Aceh Tamiang

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:36

Linangan Air Mata & Doa Baitul Mal Langsa untuk Warga Sakit, Modal Usaha Jadi Penopang Ekonomi Keluarga

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:09

FUAD IAIN Langsa Jalin MoU dengan Museum Sejarah Al-Qur’an Sumut, Perkuat Kajian Islam Berbasis Riset & Pengabdian

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:33

Orangtua Korban: Kami Hanya Mengandalkan Tuhan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:39

Cetak Sejarah Baru, Unsam Wisuda 7 Magister Perdana & 447 Sarjana, Rektor Umumkan Kampus Peureulak Operasi September 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:10

PT TSM Bantu Peralatan Terapi dan Sembako untuk SLB Autis Talang Kelapa

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:37

Maruli Siahaan Doakan Anak Ketiganya AKP Tri Boy Alvin Siahaan Jadi Penegak Hukum Humanis saat menjabat Kasat Reskrim Polres Madina

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:29

Tinggalkan Cangkul Sejenak, Personel TMMD 104/Atim Pilih Mengajar Anak TK: Tanam Karakter, Sapa Generasi Emas Alue Canang

Berita Terbaru

News

Waspada Hoax Mutasi Di Aceh Tamiang

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:44

News

Orangtua Korban: Kami Hanya Mengandalkan Tuhan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:33

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x