InfoLangsa.Com – Bireuen
Pengelolaan Dana Operasional Sekolah (BOS) madrasah di lingkungan Kankemenag Bireuen harus dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran.
Kepala Kankemenag Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., menegaskan, pengelolaan dana BOS tidak boleh sekadar memenuhi laporan administrasi, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga madrasah, baik guru, tenaga kependidikan, maupun siswa sebagai penerima utama.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kakemenag Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S. Ag, M.Pd, kepada Wartawan Bireuen.
Selasa ( 5/6/2026 ), terkait pertemuan yang menghadirkan jajaran Polres Bireuen bersama kepala madrasah.
Menurutnya langkah menghadirkan unsur kepolisian dan kejaksaan merupakan terobosan nyata yang tidak hanya berhenti pada kebijakan, tetapi diwujudkan dalam aksi konkret melalui kolaborasi lintas institusi.
Setiap pertemuan dihadiri oleh 117 kepala madrasah dari berbagai jenjang, mulai dari Madrasah dari berbagai jenjang, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) yang tersebar di seluruh Kabupaten Bireuen.
Salah satu langkah konkret yang diterapkan adalah kewajiban bagi setiap madrasah untuk membuat dan memasang papan informasi rencana kerja dan anggaran di area yang mudah diakses publik.
“Kebijakan ini menjadikan pengelolaan dana BOS bukan lagi urusan internal, tetapi komitmen terbuka yang dapat diawasi oleh guru, orang tua, komite madrasah, dan masyarakat luas. ” Ujarnya.
HENDRI

















