InfoLangsa.Com – Banda Aceh
Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., mengajak seluruh jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh untuk terus menjaga capaian positif dunia olahraga Aceh dengan memperkuat persiapan atlet secara matang menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) berikutnya.

Hal tersebut disampaikan M. Nasir saat memberikan sambutan pada kegiatan buka puasa bersama yang digelar KONI Aceh bersama para atlet, pelatih, pelaku olahraga serta anak yatim di GOR Persatuan Angkat Berat, Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Aceh, Minggu (8/3/2026) sore.
Dalam sambutannya, Sekda menilai perkembangan prestasi olahraga Aceh dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Ia menyebut kemajuan tersebut tidak terlepas dari kerja keras para pengurus KONI, pelatih, serta para atlet yang terus berjuang membawa nama daerah di berbagai ajang olahraga nasional.
Menurutnya, pondasi peningkatan prestasi tersebut mulai terlihat sejak masa kepemimpinan Muzakir Manaf ketika menjabat Ketua Umum KONI Aceh. Pada periode tersebut, kontingen Aceh mulai menunjukkan kemajuan pada ajang PON.
Ia mencontohkan, pada PON Jawa Barat, posisi Aceh mulai mengalami peningkatan dengan perolehan medali emas yang lebih baik dibandingkan edisi sebelumnya. Tren tersebut kemudian kembali meningkat pada PON Papua, di mana kontingen Aceh berhasil memperbaiki posisi klasemen nasional dengan tambahan perolehan medali emas.
Perkembangan tersebut, lanjut Sekda, menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga yang terencana mampu menghasilkan peningkatan prestasi secara bertahap.
Selain itu, Aceh juga mencatat sejarah penting ketika dipercaya menjadi tuan rumah PON bersama Provinsi Sumatera Utara. Penyelenggaraan tersebut menjadi skema baru dalam sejarah PON karena digelar di dua provinsi secara bersamaan.
Sekda juga mengenang peran almarhum Kamaruddin Abubakar atau yang akrab disapa Abu Razak yang dinilai turut berkontribusi besar dalam melanjutkan pembinaan olahraga Aceh hingga berhasil mencatat capaian membanggakan pada ajang PON berikutnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi standar baru yang perlu dijaga bahkan ditingkatkan pada masa mendatang.
“Ke depan tantangan kita adalah bagaimana mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut pada PON mendatang. Karena itu, pembinaan atlet harus dilakukan sejak dini dengan perencanaan yang lebih matang,” kata M. Nasir.
Ia menambahkan bahwa KONI Aceh diharapkan mampu terus berperan sebagai wadah pembinaan atlet yang kuat, sehingga mampu melahirkan generasi olahraga yang tangguh dan siap bersaing di tingkat nasional.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh, Saiful Bahri, dalam kesempatan yang sama mengajak seluruh pengurus KONI di tingkat kabupaten dan kota untuk terus memperkuat program pembinaan olahraga.
Menurutnya, agenda olahraga terdekat yang perlu mendapat perhatian serius adalah pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) yang direncanakan berlangsung di Calang, Kabupaten Aceh Jaya.
Ia berharap ajang tersebut tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kompetisi nasional.
Pada kesempatan itu, para hadirin juga turut memanjatkan doa untuk almarhum Abu Razak yang wafat pada Ramadhan tahun lalu saat menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim yang hadir dalam acara.

Acara buka puasa bersama itu turut dihadiri Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, para pengurus KONI Aceh, ketua KONI kabupaten/kota, pengurus cabang olahraga, serta para atlet dari berbagai cabang olahraga di Aceh.
Mega




















