Dukung Swasembada Pangan, IMABARA Desak Bupati Batubara Tinjau dan Usut Kilang Padi Mangkrak Era Zahir

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 17:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Batubara
Dukungan terhadap program swasembada pangan di Kabupaten Batubara kembali menjadi sorotan. Ikatan Mahasiswa Batubara (IMABARA) Cabang Medan mendesak pemerintah daerah agar serius meninjau dan mengusut keberadaan kilang padi yang dibangun pada masa pemerintahan Zahir MAP di desa air hitam Kecamatan Datuk Lima puluh namun kini mangkrak dan tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Proyek yang konon menelan anggaran besar tersebut dulunya digadang-gadang menjadi pusat pengolahan padi modern di Batubara, namun kini hanya menjadi bangunan kosong yang tidak memberikan manfaat nyata bagi petani. Kondisi ini memunculkan kekecewaan mendalam di kalangan mahasiswa dan masyarakat, yang menilai pemerintah sebelumnya gagal memastikan keberlanjutan proyek strategis tersebut.

Ketua umum Imabara Medan Rifan Syahputra menyampaikan pernyataan keras bahwa Kilang padi yang dibangun dengan dana besar di era Zahir kini terbengkalai tanpa kejelasan. Ini adalah bentuk pemborosan anggaran dan pengkhianatan terhadap cita-cita swasembada pangan.

“Kilang padi yang dibangun dengan uang rakyat kini bukan hanya mangkrak, tetapi juga kehilangan aset. Ada peralatan yang dulu kita lihat saat peresmian, sekarang sudah tidak ada lagi. Ini bukan hal sepele — ini potensi kerugian negara! Pemerintah harus bertindak cepat, jangan menutup mata” tegasnya

IMABARA menilai sudah saatnya Bupati Batubara yang menjabat saat ini menunjukkan ketegasan dan komitmen terhadap rakyat.
Langkah nyata diperlukan — bukan sekadar janji atau pernyataan normatif. Pemerintah daerah diminta segera membentuk tim audit dan investigasi yang melibatkan Inspektorat, Dinas Pertanian, serta unsur mahasiswa untuk memastikan transparansi pemeriksaan.

“Kami menduga ada kelalaian yang disengaja. Kalau proyek ini benar-benar dibiarkan dan tidak ada penindakan, artinya pemerintah ikut bertanggung jawab atas hilangnya aset negara” ujar rifan

IMABARA berharap pemerintahan saat ini tidak hanya berhenti pada peninjauan, tetapi juga menyiapkan langkah konkret agar kilang padi tersebut bisa dihidupkan kembali dan benar-benar memberi manfaat bagi para petani di Batubara.

Redaksi

Berita Terkait

Babinsa dampingi Perawatan Dan Pembersihan Gulma Tanaman Kacang Tanah Dilakukan Babinsa Koramil Rantau
PTN Dukung Tuntutan Aksi Massa, Desak Audit dan Evaluasi Pimpinan PLN
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Warga Lahat Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Perusakan Lahan ke Polda Sumsel
Peluh, Pohon, dan Peluk Hangat: Potret Lengkap Kemanunggalan TNI-Rakyat di TMMD Reg-128 Alue Canang
Menimbang “Pertumbuhan Memiskinkan” di Morowali Utara: Antara Realitas Empiris dan Agenda Perbaikan Tata Kelola
Penurunan Material MCK di Jeumpa Sikureung, Satgas TMMD Percepat Pembangunan Fasilitas Sanitasi.
Komsos Humanis, TMMD Hadir Sebagai Sahabat Warga.
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:04

Ibu Lurah Nani Yuslina Hadiri Hari Ketiga Turnamen Futsal Piala RT 10 RW 003, Apresiasi Semangat Sportivitas Warga Pinang Ranti

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:54

Mandat DPP Turun ke Hadianto Rasyid, ABPEDNAS Sulteng Siap Perkuat BPD dengan Dukungan Kejagung

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:36

Wabup Ismail Buka Program Tahsin Alqur’an BKMT Aceh Tamiang

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:24

KORAMIL 09/NURUSSALAM WUJUDKAN KETAHAN PANGAN TERINTEGRASI DI ACEH TIMUR

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:48

Babinsa Tak Pernah Tinggalkan Rakyat, Sertu Agus Kawal Bantuan untuk Korban Kebakaran di Aceh Timur

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:30

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat: Aksi Babinsa Kodim 0117/ATAM di 3 Kecamatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:53

Kapolda Tinjau Huntap Bhara Daksa Indah di Aceh Tamiang, Pastikan Siap Diresmikan Oleh Kapolri

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:47

10 MUHARAM, DESA MEDANG ARA SANTUNI 24 ANAK YATIM & 3 DISABILITAS

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x