Dorong Peradaban Hijau, Aceh Tamiang Bangun Pusat Pelatihan Lestari di Hutan Kota

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 01:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang secara resmi memulai pembangunan Pusat Pelatihan (Training Centre) Komoditas Lestari Kabupaten Aceh Tamiang. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, di Kampung Aras Sembilan, Kecamatan Bandar Pusaka, pada Rabu (22/10/25).

Pembangunan fasilitas ini berlokasi di area Hutan Kota Aceh Tamiang dan bertujuan utama untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, serta perekonomian masyarakat melalui praktik pertanian dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menegaskan bahwa pusat pelatihan ini merupakan investasi strategis untuk melahirkan generasi muda Aceh Tamiang yang kompeten dan berdaya saing global.

“Saya ingin anak Aceh Tamiang ini maju dan jadi orang hebat. Melalui pusat pelatihan ini, mereka kelak dapat memperoleh pengetahuan tentang praktik pertanian berkelanjutan, pengelolaan hutan lestari, pengembangan komoditas unggulan daerah, serta penerapan teknologi ramah lingkungan,” ujar Armia.

Ia menjelaskan bahwa pusat pelatihan ini juga akan berfungsi sebagai demonstrasi lapangan (demplot) bagi komoditas unggulan seperti kopi, kakao, dan tanaman bernilai tambah tinggi lainnya. Bupati Armia optimis, keberadaan training centre akan menjadikan Aceh Tamiang sebagai model daerah yang mampu mengelola sumber daya alam secara cerdas, produktif, dan berkeadilan.

Pemilihan lokasi di Hutan Kota memiliki makna mendalam. Menurut Bupati, hutan kota bukan hanya ruang terbuka hijau, tetapi juga menjadi komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Kami ingin menjadikan hutan kota sebagai laboratorium hidup (living laboratory) bagi praktik-praktik terbaik pengelolaan lingkungan dan pembangunan lestari. Pusat pelatihan ini nantinya akan menjadi tempat strategis bagi kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat,” pungkasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syurya Luthfi, melaporkan bahwa selain sebagai tempat pelatihan terpadu, lokasi ini juga akan difungsikan sebagai tempat konservasi tanaman dan hewan langka yang wajib dilestarikan.

“Kita berharap nantinya ini akan menjadi taman agrowisata bagi masyarakat Aceh Tamiang,” kata Syurya.

Sementara itu, Direktur Forum Konservasi Leuser (FKL), Muhammad Isa, menekankan bahwa kehadiran training centre ini merupakan bagian dari kepedulian FKL terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat, tidak hanya kepada satwa.

“Kehadiran pusat pelatihan ini bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengetahuan teknik pertanian dan perkebunan. Melalui pelatihan, semoga hasil panen masyarakat akan semakin melimpah berlipat dari sebelumnya,” jelas Isa.

Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh Ketua DPRK, Asisten Setdakab, Kepala Perangkat Daerah, Kepala KPH VII Aceh, serta perwakilan dari berbagai mitra strategis, termasuk The Asia Foundation (TAF), Unilever, Pepsico, Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, MARS, PT. Musim Mas, PT. Socfin Indonesia, dan berbagai perusahaan serta lembaga konservasi lainnya. ( Jon )

Berita Terkait

Babinsa dampingi Perawatan Dan Pembersihan Gulma Tanaman Kacang Tanah Dilakukan Babinsa Koramil Rantau
PTN Dukung Tuntutan Aksi Massa, Desak Audit dan Evaluasi Pimpinan PLN
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Warga Lahat Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Perusakan Lahan ke Polda Sumsel
Peluh, Pohon, dan Peluk Hangat: Potret Lengkap Kemanunggalan TNI-Rakyat di TMMD Reg-128 Alue Canang
Menimbang “Pertumbuhan Memiskinkan” di Morowali Utara: Antara Realitas Empiris dan Agenda Perbaikan Tata Kelola
Penurunan Material MCK di Jeumpa Sikureung, Satgas TMMD Percepat Pembangunan Fasilitas Sanitasi.
Komsos Humanis, TMMD Hadir Sebagai Sahabat Warga.
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:30

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat: Aksi Babinsa Kodim 0117/ATAM di 3 Kecamatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:53

Kapolda Tinjau Huntap Bhara Daksa Indah di Aceh Tamiang, Pastikan Siap Diresmikan Oleh Kapolri

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:47

10 MUHARAM, DESA MEDANG ARA SANTUNI 24 ANAK YATIM & 3 DISABILITAS

Jumat, 26 Juni 2026 - 03:36

Sempat Berpindah Lokasi, Pelaku Pelecehan Anak Akhirnya Diamankan Tim URC Polres Langsa

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:34

500 Masayarkat Tergabung PMPKKBSUSU Gelar Syukuran Penutupan Galian C Di Bantaran Sungai Ular yang Digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:17

Rutan Kelas I Tangerang Berikan Penyuluhan Hukum dan Pendampingan Bagi Tahanan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:18

PTPN I Regional 1 dan Forkopimcam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon Peringati Hari Bumi dan HUT Deli Serdang ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:51

Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Kelas I Tangerang Panen Kacang Tanah dan Cabai Bersama Warga Binaan.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x