Pangdam Iskandar Muda Minta Babinsa Kawal Ketat Program Makan Bergizi Gratis

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 10:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Info Langsa – Banda Aceh
Dalam rangka mendukung program prioritas pemerintah mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para pelajar di seluruh Indonesia, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menginstruksikan kepada seluruh jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kodam IM untuk terus memantau sekaligus mendampingi pelaksanaan dapur sehat MBG di wilayah tugas masing-masing. Hal tersebut disampaikan Pangdam IM pada Senin (29/9/2025) di Banda Aceh.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang mulai berjalan secara bertahap sejak 6 Januari 2025. Program ini menyasar siswa-siswi mulai tingkat PAUD hingga SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui. Tujuan utamanya adalah memastikan pemenuhan gizi yang lebih baik sejak dini, sehingga dapat mencetak generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.

Namun demikian, dalam perjalanannya, pelaksanaan MBG tidak lepas dari tantangan. Sejumlah insiden keracunan massal dilaporkan terjadi di berbagai daerah. Berdasarkan data per September 2025, tercatat lebih dari 5.000 kasus keracunan akibat program MBG, dengan kasus terbesar menimpa 1.333 pelajar di Bandung Barat. Kondisi ini menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan MBG.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam IM menegaskan pentingnya pengawasan melekat dari aparat TNI, khususnya Babinsa, agar dapur sehat yang menjadi tulang punggung program MBG dapat berjalan aman, higienis, dan tepat sasaran. “Saya perintahkan kepada seluruh Babinsa untuk turun langsung memantau dapur sehat di wilayah binaan masing-masing. Pastikan setiap proses mulai dari pengolahan, penyajian, hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar kesehatan. Jangan sampai terjadi kelalaian yang bisa merugikan anak-anak kita,” tegas Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.

Pangdam IM juga mengingatkan kepada pengelola dapur MBG beserta karyawan yang terlibat agar selalu menjaga kebersihan serta memastikan bahan makanan dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Menurutnya, kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak tidak boleh ditawar, karena menyangkut kesehatan dan masa depan generasi penerus bangsa. “Makanan yang diberikan harus dalam keadaan fresh, bergizi seimbang, dan diolah dengan standar higienitas yang tinggi. Ingat, sekali lalai bisa berdampak buruk pada ribuan anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pangdam IM menuturkan bahwa peran Babinsa bukan hanya sebagai pengawas, melainkan juga sebagai mitra yang membantu memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengelola dapur sehat. Babinsa diharapkan mampu menjadi penghubung antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut.

“Babinsa harus aktif memberikan arahan dan sosialisasi, baik kepada pihak sekolah maupun masyarakat sekitar. Jangan hanya mengawasi, tetapi juga ikut mengedukasi. Dengan begitu, standar keamanan pangan dapat terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG semakin kuat,” tambahnya.

Mayjen TNI Joko Hadi Susilo berharap, dengan adanya pendampingan dan pengawasan yang ketat dari Babinsa, kasus keracunan massal akibat program MBG tidak terjadi di wilayah Aceh. Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI, dalam memastikan pelaksanaannya berjalan baik.

“Harapan saya, Aceh bisa menjadi contoh keberhasilan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Dengan sinergi dan kerja sama semua pihak, kita bukan hanya mencegah keracunan, tetapi juga benar-benar mewujudkan tujuan utama program, yakni meningkatkan kualitas gizi anak bangsa demi masa depan yang lebih baik,” pungkas Pangdam IM.

Berita Terkait

Gerak Cepat URC Rajawali, Pelaku Curat Toko Yurin Baja & Penadah Diamankan dalam 1 Hari
Komitmen IAIN Menuju UIN: Transformasi untuk Mutu, Kemandirian, dan Kontribusi Bangsa
Wapres Gibran Bakal Diundang Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus DPD-DPC se-Indonesia
Mahkamah Syar’Iyah Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Pegawai Dan Masyarakat Sekitarnya.
Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Terbitkan SK Caretaker Baru, Beri Ultimatum Dua Hari
Masih Berstatus Saksi Meskipun Fakta Sidang Terbuka! KCBI Desak KPK Tersangkakan Pejabat Pemkab Bekasi Penerima Fee Proyek
Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes
SIM Digital Sah dan Setara dengan SIM Fisik, Korlantas Polri Tegaskan Keabsahannya
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:49

Gerak Cepat URC Rajawali, Pelaku Curat Toko Yurin Baja & Penadah Diamankan dalam 1 Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30

Komitmen IAIN Menuju UIN: Transformasi untuk Mutu, Kemandirian, dan Kontribusi Bangsa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:37

Wapres Gibran Bakal Diundang Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus DPD-DPC se-Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:06

Mahkamah Syar’Iyah Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban untuk Pegawai Dan Masyarakat Sekitarnya.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:07

Cipayung Biak Numfor Desak DPD KNPI Papua Terbitkan SK Caretaker Baru, Beri Ultimatum Dua Hari

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:10

Selama 36 Hari, 37 Orang Bandit Jalanan Kena Tembak Polrestabes

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:26

SIM Digital Sah dan Setara dengan SIM Fisik, Korlantas Polri Tegaskan Keabsahannya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:22

POLRES OKI DAN BRIMOB PERBAIKI JEMBATAN MERAH PUTIH DI DESA JERMUN

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x