Rahmad Sukendar Soroti Pemberian Bintang Mahaputra: Banyak yang Tidak Tepat dan Terkesan Dipaksakan

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, melontarkan kritik keras terhadap praktik pemberian tanda kehormatan negara Bintang Mahaputra. Menurutnya, banyak penerima penghargaan tersebut tidak tepat sasaran dan bahkan terkesan dipaksakan, sehingga mengikis makna luhur dari penghargaan tertinggi negara itu.

“Banyak penerima Bintang Mahaputra yang sebenarnya tidak layak. Penghargaan ini seakan dipaksakan diberikan, padahal kriteria penerima jelas tidak dilihat dari prestasi dan jasa nyata kepada masyarakat maupun negara,” tegas Rahmad Sukendar, Selasa (26/8/2025).

Ia menilai, tanda kehormatan negara seharusnya menjadi simbol penghargaan tertinggi bagi putra-putri bangsa yang memiliki integritas, pengabdian, serta kontribusi besar. Namun dalam praktiknya, penghargaan tersebut justru rawan dipolitisasi dan diberikan berdasarkan kepentingan sesaat.

“Kalau penghargaan setinggi Bintang Mahaputra diberikan hanya karena jabatan atau kedekatan politik, maka yang terjadi adalah hilangnya wibawa negara. Rakyat bisa menilai bahwa tanda kehormatan sudah tidak punya makna lagi,” ujarnya.

Rahmad menekankan, pemerintah harus segera melakukan evaluasi serius agar marwah Bintang Mahaputra tetap terjaga. Menurutnya, hanya dengan penerima yang benar-benar pantas dan layak, kepercayaan publik terhadap penghargaan negara bisa dipulihkan.

“Penghargaan negara jangan sampai jadi formalitas. Rakyat ingin melihat sosok yang benar-benar berjuang dan berkorban untuk bangsa, bukan penerima yang dipaksakan demi kepentingan tertentu,” pungkasnya.*

Redaksi

Berita Terkait

Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik
Babinsa Koramil 02/Karang Baru Laksanakan Verifikasi Data Warga Pra Sejahtera Untuk Penyaluran Bantuan Sosial
Pemkab Aceh Tamiang Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Rumah Sakit Putri Bidadari Segera Dibangun di Aceh Tamiang
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menyerahkan Hunian Tetap (Huntap) tahap II kepada 312 KK masyarakat terdampak bencana.
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.
Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya
BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:45

Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik

Senin, 28 September 2026 - 08:40

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Laksanakan Verifikasi Data Warga Pra Sejahtera Untuk Penyaluran Bantuan Sosial

Senin, 28 September 2026 - 08:32

Pemkab Aceh Tamiang Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Rumah Sakit Putri Bidadari Segera Dibangun di Aceh Tamiang

Senin, 28 September 2026 - 08:29

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menyerahkan Hunian Tetap (Huntap) tahap II kepada 312 KK masyarakat terdampak bencana.

Senin, 28 September 2026 - 08:01

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 15:37

Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

Minggu, 27 September 2026 - 14:54

BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak

Minggu, 27 September 2026 - 14:49

Lokakarya di UNTAD, Ini Kata PT. CPM di Depan Para Guru Besar dan Aktivis Sulteng

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x