JADIKAN ANAK DIDIK ASET BANGSA, KAKANWIL DITJENPAS ACEH AJAK KOLABORASI SEMUA PIHAK

- Penulis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Banda Aceh
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menunjukkan komitmen kuatnya dalam pembinaan anak didik pemasyarakatan. Hal ini terlihat saat Kepala Kanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menghadiri dan menyoroti pentingnya pembinaan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh, Rabu (27/08/2025).

Kunjungan ini bertepatan dengan momen penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LPKA Kelas II Banda Aceh dengan 13 stakeholder dari berbagai instansi di Banda Aceh dan Aceh Besar. Acara berlangsung di gedung serbaguna LPKA Banda Aceh dan menjadi bukti nyata kolaborasi dalam pembinaan anak.

Kakanwil Yan Rusmanto dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan anak di LPKA harus menjadi prioritas utama. Beliau menyebut anak-anak binaan sebagai aset masa depan bangsa yang harus dibina dengan benar.

“Anak binaan bukan sekadar tanggung jawab negara, tetapi juga merupakan aset masa depan bangsa yang harus dibina dengan baik dan benar. Mereka memiliki potensi besar, dan tugas kita bersama adalah membimbing serta membuka ruang agar potensi itu bisa berkembang,” tutur Yan Rusmanto.

Ia juga memberikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama antara LPKA Banda Aceh dengan berbagai mitra strategis. “Saya sangat mengapresiasi langkah ini. Sinergi yang terbangun dengan berbagai pihak akan memberikan dukungan besar bagi proses pembinaan, sehingga anak-anak kita dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi lingkungannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Banda Aceh, Yusnaidi, dalam laporannya menyampaikan komitmen untuk memperkuat kolaborasi bersama berbagai pihak. “Kerja sama ini akan kita wujudkan dalam banyak aspek, mulai dari pendidikan formal, pelatihan keterampilan, pembinaan mental dan spiritual, kesehatan, hingga pendampingan sosial. Dengan kolaborasi, kita berharap anak-anak binaan dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih baik,” ungkap Yusnaidi.

Adapun 13 stakeholder yang menandatangani PKS dengan LPKA Banda Aceh adalah:
1. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh
2. Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh
3. Kementerian Agama Kota Banda Aceh
4. Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh
5. Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar
6. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala
7. Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
8. Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
9. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh
10. Puskesmas Ingin Jaya
11. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Syiah Kuala
12. Program Studi Bimbingan Konseling FKIP Universitas Syiah Kuala
13. Program Studi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik FKIP Universitas Syiah Kuala

Acara penandatanganan ini dimeriahkan dengan penampilan seni dari anak didik LPKA yang membawakan kesenian tradisional Aceh, yaitu Rapa’i dan Didong. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bukti nyata bakat dan potensi terpendam yang dimiliki oleh anak-anak di LPKA, yang berhasil diasah melalui program pembinaan.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik
Babinsa Koramil 02/Karang Baru Laksanakan Verifikasi Data Warga Pra Sejahtera Untuk Penyaluran Bantuan Sosial
Pemkab Aceh Tamiang Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Rumah Sakit Putri Bidadari Segera Dibangun di Aceh Tamiang
Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menyerahkan Hunian Tetap (Huntap) tahap II kepada 312 KK masyarakat terdampak bencana.
Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar
Pengusaha Sukses Edi Saputra ( Edi Obama) Beserta Isteri Sri Selisna Devi Hadiri Pembukaan Sepak Bola HUT Bireuen Ke 27 Tahun.
Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya
BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 08:45

Mobil Avanza Terbakar di Gudang Bengkel Mengwi, Diduga Korsleting Listrik

Senin, 28 September 2026 - 08:40

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Laksanakan Verifikasi Data Warga Pra Sejahtera Untuk Penyaluran Bantuan Sosial

Senin, 28 September 2026 - 08:32

Pemkab Aceh Tamiang Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Rumah Sakit Putri Bidadari Segera Dibangun di Aceh Tamiang

Senin, 28 September 2026 - 08:29

Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, menyerahkan Hunian Tetap (Huntap) tahap II kepada 312 KK masyarakat terdampak bencana.

Senin, 28 September 2026 - 08:01

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 15:37

Wali Kota Langsa Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

Minggu, 27 September 2026 - 14:54

BBM Langka karena Dikorupsi Pelangsir Berbekal Perlindungan, Polres Palopo Diminta Bertindak

Minggu, 27 September 2026 - 14:49

Lokakarya di UNTAD, Ini Kata PT. CPM di Depan Para Guru Besar dan Aktivis Sulteng

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x