Gunakan Uang Korban Investasi Bodong untuk Umrah, BPI KPNPA RI: Seret Semua yang Terlibat!

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 02:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – JAKARTA
Pengakuan mengejutkan datang dari Jaksa Azam Akhmad Akhsya yang diduga terlibat dalam pemerasan terhadap korban investasi bodong. Uang hasil kejahatan tersebut bahkan digunakan untuk membiayai perjalanan umrah, dan secara mengejutkan disebut sebagai “rezeki”.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mengecam keras tindakan memalukan tersebut dan meminta Kejaksaan Agung bertindak tegas.

Pengakuan Jaksa Azam, menurut Rahmad, harus menjadi pintu masuk untuk membongkar praktik-praktik kotor di internal kejaksaan. Ia menilai, kasus ini bukan hanya soal individu, tetapi mengarah pada dugaan keterlibatan lebih luas yang harus diungkap.

Rahmad menegaskan, siapa pun yang turut menikmati aliran dana dari kasus ini, baik orang dekat maupun pejabat kejaksaan, wajib diseret ke proses hukum tanpa pandang bulu.

“Pengakuan Jaksa Azam Akhmad Akhsya harus jadi pintu masuk untuk bongkar praktik busuk di tubuh kejaksaan. Jangan berhenti di satu orang! Siapa pun yang terlibat—baik orang dekat maupun pejabat kejaksaan—harus diseret ke proses hukum tanpa pandang bulu. Ini soal marwah institusi penegak hukum yang sudah tercoreng!” tegas Rahmad Sukendar. Kamis (10/7/25).

Ia juga mengingatkan bahwa jika kasus ini tidak diusut tuntas, maka akan semakin merusak kepercayaan publik terhadap lembaga kejaksaan.

“Kalau Kejaksaan serius bersih-bersih, sekarang waktunya! Jangan biarkan pelaku tunggal dijadikan tameng, sementara aktor lain bersembunyi di balik jabatan,” lanjutnya.

BPI KPNPA RI memastikan akan mengawal proses hukum kasus ini hingga ke akar, termasuk mengajukan laporan resmi ke Komisi Kejaksaan RI apabila ditemukan indikasi pengaburan fakta atau perlindungan terhadap pelaku lain.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Truk Galian C Ilegal Diamankan di Exit Tol H Anif, Alat Berat Tak Disita – Warga Duga Ada Pembekingan Oknum APH
PosJubah Dirlantas Polda Sumbar Sebarkan Semangat Berbagi dan Keselamatan untuk Kemanusiaan
Ditlantas Polda Sumbar Hadirkan Semangat Kebersamaan Saat Kasubdit Kamsel Jalani Pemulihan
Dirlantas Polda Sumbar Ajak Warga Sumbar Bangun Budaya Berkendara Beradab
Dirlantas dan Wadirlantas Polda Sumbar Tekankan Edukasi dan Pendekatan Humanis Untuk Generasi Muda Pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118 Tahun 2026
Besok, Pemko Langsa Salurkan Bantuan Penguatan Ekonomi dan Pengganti Perabot Rumah Tangga dari Kemensos RI Tahap I Untuk 1.307 KK
Dirlantas Polda Sumbar Dorong Kesadaran Pengendara Utamakan Keselamatan Sesama
DPRK Aceh Tamiang Bahas LKPJ 2025, Proyek Akhir Tahun Terdampak Banjir Bandang Jadi Sorotan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:01

Truk Galian C Ilegal Diamankan di Exit Tol H Anif, Alat Berat Tak Disita – Warga Duga Ada Pembekingan Oknum APH

Senin, 25 Mei 2026 - 15:30

PosJubah Dirlantas Polda Sumbar Sebarkan Semangat Berbagi dan Keselamatan untuk Kemanusiaan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:26

Ditlantas Polda Sumbar Hadirkan Semangat Kebersamaan Saat Kasubdit Kamsel Jalani Pemulihan

Senin, 25 Mei 2026 - 15:23

Dirlantas Polda Sumbar Ajak Warga Sumbar Bangun Budaya Berkendara Beradab

Senin, 25 Mei 2026 - 15:18

Dirlantas dan Wadirlantas Polda Sumbar Tekankan Edukasi dan Pendekatan Humanis Untuk Generasi Muda Pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118 Tahun 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 11:38

Dirlantas Polda Sumbar Dorong Kesadaran Pengendara Utamakan Keselamatan Sesama

Senin, 25 Mei 2026 - 11:35

DPRK Aceh Tamiang Bahas LKPJ 2025, Proyek Akhir Tahun Terdampak Banjir Bandang Jadi Sorotan

Senin, 25 Mei 2026 - 10:01

Transformasi IAIN ke UIN: Investasi Strategis Negara untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x