Pemkab Aceh Utara Siapkan Lahan 351.723 M Persegi untuk Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat

- Penulis

Jumat, 18 April 2025 - 15:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA – Infolangsa.com
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan dukungan penuh terhadap pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat miskin dengan mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat. Dukungan ini disampaikan langsung dalam surat resmi Bupati Aceh Utara kepada Menteri Sosial Republik Indonesia tertanggal 21 Maret 2025.

Sekolah Rakyat diinisiasi sebagai upaya menekan angka putus sekolah dan memastikan bahwa setiap anak di Aceh Utara, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.

Sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah, Pemkab Aceh Utara telah menyiapkan lahan seluas 351.723 meter persegi di Desa Meunye Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, sebagai lokasi pembangunan sekolah tersebut. Lahan ini sangat strategis dan mendukung lingkungan sekitar.

Sekda Aceh Utara, Dr. A. Murtala, M.Si, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten sangat antusias dan mendukung penuh inisiatif pembangunan Sekolah Rakyat ini. “Langkah ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masa depan pendidikan generasi muda dari keluarga kurang mampu. Dengan adanya Sekolah Rakyat, kami berharap tidak ada lagi anak-anak Aceh Utara yang harus putus sekolah karena faktor ekonomi,” ujar Dr. Murtala.

Proposal pembangunan Sekolah Rakyat tersebut juga telah dilengkapi dengan dokumen pendukung, seperti surat usulan resmi dari Bupati Aceh Utara, sertifikat tanah milik pemerintah daerah, dan dokumentasi lokasi. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Aceh Utara, Iskandar, S.STP, M.Si, juga menyampaikan harapan agar usulan ini segera direalisasikan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui jalur pendidikan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyatakan kesiapan penuh untuk bekerja sama dengan Kementerian Sosial dalam mewujudkan proyek ini. Dengan berdirinya Sekolah Rakyat, akan tercipta sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Langkah tersebut tentu diambil sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional yang bertujuan memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu strategi nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dengan memberikan pendidikan formal, karakter, hingga keterampilan vokasional kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sehingga Pemerintah daerah pun didorong untuk turut serta menyiapkan lahan dan fasilitas pendukung sesuai amanat Inpres 8/2025.

Sebagai bentuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program itu, Sekda A. Murtala dan Kepala Dinas Sosial Iskandar juga turut hadir langsung dalam kegiatan verifikasi dan klarifikasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat yang digelar oleh Kementerian Sosial. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia, sebagai bagian dari evaluasi dan percepatan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan langsung kesiapan lahan dan dokumen pendukung kepada tim verifikasi pusat, serta berdiskusi mengenai skema implementasi dan kebutuhan teknis agar Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan secara efektif dan tepat sasaran di wilayah Aceh Utara.

(Zainal).

Berita Terkait

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Bersama Warga, Kedua Pihak Akhirnya Capai Kata Sepakat
Wagub Aceh Tegaskan, Bantuan Rumah Korban Banjir di Bireuen Harus Tepat Sasaran
Apel Pagi Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen, Awali Kegiatan dengan Kesiapan dan Disiplin.
Pembangunan MCK TMMD Ke-127 di Desa Jeumpa Sikureung Terus Berlanjut.
TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Pengambilan Material untuk Pengerasan Jalan.
Di Tengah Kesibukan TMMD Ke-127, Satgas Tetap Jalin Komsos dengan Warga.
Walikota Langsa Pastikan Bantuan Korban Banjir Berlanjut, Tahap Berikutnya Masih Dibuka
Kolaborasi Pusat–Daerah Dipacu, Bireuen Terima Alokasi Terbesar Bantuan Rumah Pascabencana Tahap II
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:12

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Bersama Warga, Kedua Pihak Akhirnya Capai Kata Sepakat

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46

Wagub Aceh Tegaskan, Bantuan Rumah Korban Banjir di Bireuen Harus Tepat Sasaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:42

Apel Pagi Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen, Awali Kegiatan dengan Kesiapan dan Disiplin.

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:36

Pembangunan MCK TMMD Ke-127 di Desa Jeumpa Sikureung Terus Berlanjut.

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:33

TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Pengambilan Material untuk Pengerasan Jalan.

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:12

Walikota Langsa Pastikan Bantuan Korban Banjir Berlanjut, Tahap Berikutnya Masih Dibuka

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:17

Kolaborasi Pusat–Daerah Dipacu, Bireuen Terima Alokasi Terbesar Bantuan Rumah Pascabencana Tahap II

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:29

Acara Buka Puasa Bersama Kodim 0104/Aceh Timur, Wujudkan Kebersamaan dan Keberkahan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x