Warga Batuphat Barat Segel Kantor Keuchik, Tuntut Kejelasan Bantuan Banjir

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.com — Lhokseumawe,
Warga Gampong Batuphat Barat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, menyegel kantor keuchik setempat pada Senin, 16 Februari 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap penyaluran bantuan dampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 yang dinilai belum memberikan kepastian bagi seluruh warga terdampak.

Aksi dan dialog berlangsung di Meunasah Gampong Batuphat Barat. Warga menyampaikan aspirasi agar penyaluran bantuan tahap pertama ditunda hingga ada kejelasan terkait kemungkinan tahap lanjutan.

Kekecewaan warga semakin menguat setelah beredar informasi bahwa nama Penjabat (Pj) Keuchik Batuphat Barat, Muhammad Yasin, diduga tercantum sebagai salah satu penerima bantuan. Informasi yang beredar di tengah masyarakat tersebut memicu pertanyaan terkait mekanisme pendataan serta proses verifikasi dan penetapan penerima bantuan.

Camat Muara Satu, Muntazir Ramli, S.IP., M.Si., mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi untuk mendengar langsung tuntutan masyarakat.

“Hari ini, Senin 16 Februari 2026, masyarakat menyampaikan aspirasinya terhadap hasil pendataan awal dampak bencana hidrometeorologi tahun 2025. Ada permintaan agar penyaluran tahap pertama dilakukan penundaan sampai menunggu tahap kedua. Itu yang menjadi punca persoalan di gampong ini,” ujarnya.

Terkait penyegelan kantor keuchik, Muntazir Ramli menilai hal tersebut sebagai bentuk kekecewaan warga. Namun ia berharap kantor pemerintahan tetap dibuka agar pelayanan publik tidak terganggu.

“Kalau disegel mungkin bentuk kekecewaan. Tapi saya berharap kantor itu tetap dibuka karena menyangkut pelayanan,” katanya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Keuchik Batuphat Barat, Muhammad Yasin, menjelaskan bahwa pendataan awal difokuskan pada rumah rusak karena tidak adanya petunjuk teknis (juknis) yang lebih rinci.
“Intinya, dasar dari pendataan pertama memang tidak ada juknis. Kita hanya disuruh mendata rumah rusak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak gampong tetap menerima keluhan masyarakat terkait kerusakan perabotan rumah tangga dan telah menyampaikan data tambahan tersebut kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti.

Dialog tersebut turut dihadiri Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna memastikan situasi tetap kondusif. Setelah pertemuan berlangsung tanpa adanya keputusan konkret yang menjawab tuntutan warga, masyarakat akhirnya membubarkan diri dengan rasa kecewa karena merasa belum mendapatkan kepastian.

( Iskandar M. Tjut )

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Tamiang Tinjau Penimbangan Hewan Sapi Meugang
Masyarakat Kota Sibolga Menolak aktivitas Penggunaan Pukat Harimau/Trawl Di Wilayah Laut Sibolga
Polres Lhokseumawe Bersama TNI dan Pemda Setempat Bersihkan 1 Km Pantai Ujung Blang Dukung Gerakan Nasional ASRI
Bondan Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Kecamatan Patumbak
PPWI Aceh Tamiang Rayakan Tradisi Meugang dengan Aksi Berbagi untuk Insan Pers
SULASMINI RESMI JADI PENANGGUNG JAWAB MBG, SIAP PERKUAT PROGRAM SOSIAL DI COT GAPU BIREUEN
HUT ke-40 Radio Getsu FM Bireuen Gelar Fun Walk Ceria, Trauma Healing.
Koramil Pendopo Kabupaten Empat Lawang Bangun dan Perbaiki Area Kantor, Siap Berjaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:53

Wakil Bupati Aceh Tamiang Tinjau Penimbangan Hewan Sapi Meugang

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:45

Masyarakat Kota Sibolga Menolak aktivitas Penggunaan Pukat Harimau/Trawl Di Wilayah Laut Sibolga

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:58

Polres Lhokseumawe Bersama TNI dan Pemda Setempat Bersihkan 1 Km Pantai Ujung Blang Dukung Gerakan Nasional ASRI

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:49

Bondan Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Kecamatan Patumbak

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:39

PPWI Aceh Tamiang Rayakan Tradisi Meugang dengan Aksi Berbagi untuk Insan Pers

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:57

Warga Batuphat Barat Segel Kantor Keuchik, Tuntut Kejelasan Bantuan Banjir

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:53

HUT ke-40 Radio Getsu FM Bireuen Gelar Fun Walk Ceria, Trauma Healing.

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:16

Koramil Pendopo Kabupaten Empat Lawang Bangun dan Perbaiki Area Kantor, Siap Berjaya

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x