Walikota Langsa Menghadiri Launching Koperasi MP Se Indonesia Secara Daring

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 18:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Kota Langsa
Pemerintah Kota (Pemko) Langsa mengikuti launching Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Gampong) Merah Putih se-Indonesia secara serentak dari Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Senin 21 Juli 2025.

Secara daring, kegiatan langsung bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto diikuti oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo, SIK, Dandim 0104/Aceh Timur, Letkol Inf. Novi Widyanto, SE, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Langsa Reza Adhian Marga, SH, MH, Kasi Datun Kejari Langsa Erwin Siregar, SH, Plt. Sekda Dra. Suhartini, M.Pd, Para Asisten, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Pimpinan Bank Aceh Syariah, Bank Syariah Indonesia, Kepala Desa (Geuchik), Tuha Peut, dan Koordinator Tenaga Pendamping Profesional.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam arahannya mengatakan hari merupakan hari yang bersejarah bagi kita bangsa Indonesia dengan memulai langkah usaha besar dalam mendongkrak perekonomian kita dari bawah.

“Konsep Koperasi Desa Merah Putih yakni untuk mendongkrak dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat dengan semangat gotong royong.” ungkap Prabowo Subianto.

Jadi, kemerdekaan yang sejati itu adalah kemerdekaan ekonomi dan melalui koperasi lah alat yang dapat merubah kelemahan menjadi kekuatan menjadi sarana untuk berdaulat, kemerdekaan.

“Selama rakyat kita masih ada yang lapar kita belum merdeka, negara yang merdeka adalah negara yang bisa memberi makan rakyatnya dan bisa menjamin memberikan kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya.” tegas Presiden RI.

Selanjutnya, Prabowo Subianto juga memaparkan berbagai permasalahan yang ditemui saat menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan salah satunya adalah pupuk yang disubsidi untuk rakyat.

“Macam-macam permainan hingga terjadi kelangkaan pupuk yang disubsidi oleh negara melalui APBN tidak sampai ke petani, dan disusul dengan harga gabah yang jatuh bertepatan di waktu petani panen.” tuturnya.

Ini sudah berlangsung terus menerus secara turun menurun dan ini harus kita potong melalui langkah yang besar untuk gebrakan yang besar pula.

Percaya koperasi ini awal dari gerakan yang besar dengan sasaran utama meningkatkan kekuatan ekonomi, yang akan berputar nantinya di Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang juga Ketua Satgas Koperasi Desa Merah Putih menyampaikan koperasi ini akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat yang digagas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Alhamdulillah hari ini, secara hukum sudah terbentuk sebanyak 80.081 Koperasi, Capaian ini merupakan hasil dari kerja serius dan kolaborasi solid dari Tim satgas percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih di lintas Kementerian, Pemerintahan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Desa, dan sejumlah BUMN.” jelas Zulkifli Hasan.

Peluncuran Ini merupakan sejarah baru dalam perjalanan bangsa Indonesia sebagai awal gerakan baru Koperasi yang modern, efektif, dan digital, ditengah situasi global yang penuh ketidak pastian.

“Kita harus berdaulat, kita harus berswasembada pangan, air dan energi. Kita harus memberdayakan petani, berdikari, melalui sistem yang adil dan berkelanjutan, dan ini sesuai arahan tegas Presiden RI,” kata Zulkifli Hasan.

Inilah semangat yang mendasari terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih, yang tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi. Koperasi ini juga wadah memberdayakan petani, nelayan, serta pelaku ekonomi ditingkat desa dengan prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan ekonomi kerakyatan.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Dari Greenpeace ke Nuklir: Mengapa Pendiri Greenpeace Berubah Pikiran?
Dari Panggung Bengkayang ke Seluruh Nusantara, Perjuangan San San Menghibur Demi Keluarga
Warga Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh Tamiang 2026
Peringati Harganas Ke-33, Wabup Ismail Tekankan Pentingnya Peran Aktif Ayah untuk Pembangunan Keluarga
BUMDesma Peusangan Jaya LKD Luncurkan Unit Usaha Baru Jual Beli Barang Bekas, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Sirkular.
KUHP Baru Berlaku, Polri Tak Lagi Tampilkan Wajah Tersangka ke Publik
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria 2026 bagi 200 Anak
WARGA LHOK BANIE APRESIASI PENYALURAN BANTUAN BANJIR PEMKO LANGSA
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:23

Dari Greenpeace ke Nuklir: Mengapa Pendiri Greenpeace Berubah Pikiran?

Senin, 29 Juni 2026 - 23:13

Dari Panggung Bengkayang ke Seluruh Nusantara, Perjuangan San San Menghibur Demi Keluarga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:28

Warga Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh Tamiang 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 13:36

Peringati Harganas Ke-33, Wabup Ismail Tekankan Pentingnya Peran Aktif Ayah untuk Pembangunan Keluarga

Senin, 29 Juni 2026 - 12:25

BUMDesma Peusangan Jaya LKD Luncurkan Unit Usaha Baru Jual Beli Barang Bekas, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Sirkular.

Senin, 29 Juni 2026 - 09:41

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria 2026 bagi 200 Anak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:43

WARGA LHOK BANIE APRESIASI PENYALURAN BANTUAN BANJIR PEMKO LANGSA

Senin, 29 Juni 2026 - 03:56

Perempuan di Sampit Dibakar oleh Pacarnya

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x