TNI AD Lanjutkan Progres Pembangunan Jembatan Penghubung Desa di Kecamatan Linge, Aceh Tengah

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Tengah
TNI Angkatan Darat terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman melalui kelanjutan pembangunan Jembatan Gantung di Sungai Kalaili yang berlokasi di Desa Owak, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Hingga Rabu (25/2/2026), progres fisik pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 50,8 persen.

Pembangunan jembatan gantung sepanjang 100 meter ini merupakan salah satu upaya strategis untuk membuka dan memperlancar akses transportasi masyarakat antara Desa Owak dan Desa Linge. Selama ini, warga kedua desa tersebut kerap menghadapi kendala mobilitas akibat kondisi geografis berupa aliran sungai yang cukup deras, terutama saat musim hujan dan meningkatnya debit air. Keberadaan jembatan permanen ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang aman dan representatif bagi masyarakat.

Pelaksanaan pembangunan berada di bawah koordinasi Kodim 0106/Aceh Tengah dengan dukungan material sepenuhnya dari TNI AD. Dalam pengerjaannya, personel Koramil 05/Linge bersinergi dengan prajurit Yon TP 854/DK serta Kompi B Yonif 114/Satria Musara dan Persinel Pusziad. Seluruh personel bekerja secara terpadu, disiplin, dan penuh dedikasi demi memastikan target pembangunan dapat tercapai sesuai dengan rencana.

Selain melibatkan unsur TNI, pembangunan jembatan ini juga mendapat dukungan aktif dari masyarakat setempat. Warga turut berpartisipasi dalam proses pelangsiran material dan membantu berbagai pekerjaan teknis di lapangan. Kebersamaan antara prajurit dan masyarakat ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan tugas di wilayah.

Adapun kegiatan yang tengah berlangsung saat ini meliputi penyiapan lantai kerja oleh personel TNI, serta pelangsiran pasir dan material lainnya ke titik pembangunan oleh personel TNI bersama masyarakat. Proses distribusi material dilakukan secara bertahap karena medan yang cukup berat dan akses yang terbatas. Tantangan tersebut meliputi kondisi jalan yang belum sepenuhnya memadai serta jarak tempuh yang cukup jauh dari titik distribusi material ke lokasi pembangunan. Meski demikian, semangat dan komitmen seluruh personel tetap tinggi dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

Sebelumnya, tahapan pekerjaan konstruksi seperti pembangunan abutmen dan pendirian pilon jembatan telah berhasil dirampungkan. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pengelasan glagar, penataan material konstruksi, serta persiapan pemasangan lantai jembatan. Setiap tahapan dilaksanakan dengan mengedepankan standar teknis konstruksi dan faktor keamanan guna menjamin kualitas serta ketahanan jembatan dalam jangka panjang.

Keberadaan Jembatan Perintis ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat Kecamatan Linge. Selain mempercepat mobilitas warga dalam aktivitas sehari-hari, jembatan ini juga akan mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, memperlancar pelayanan kesehatan, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan komoditas lokal lainnya ke pusat pemasaran. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat bergerak lebih dinamis dan kesejahteraan warga semakin meningkat.

Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai pada Februari 2026. TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil. Kehadiran TNI tidak hanya terbatas pada fungsi pertahanan dan keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Semangat gotong royong yang terjalin antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan kerja sama dan tekad yang sama, diharapkan Jembatan Gantung Sungai Kalaili dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penghubung yang aman, kokoh, dan membawa manfaat besar bagi generasi mendatang. (Redaksi)

Berita Terkait

Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi
Gerak Cepat LSM KCBI Samosir, Paksa Pemkab Hidupkan Pompa Air Mati Bertahun-tahun
Kegiatan Zoom Meeting Launching 2500 Titik Jembatan Garuda dan 3000 Titik Air Bersih
Putra Mahkota Kesultanan Gowa Luncurkan Buku Alih Aksara Lontara’ Bilang Gowa Tallo’
Danramil O8 melalaui Babinsa Dampingi Penyaluran Makan Bergizi Gratis Di SD Negeri Ingin Jaya
Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Bupati Aceh Tamiang Minta APIP Perketat Pengawasan
Penutup sementara jembatan gantung desa lubuk sidup penghubung desa Ara sembilan kecamatan sekerak Kabupaten Aceh Tamiang
Kelompok Motor Insieme Bagi-Bagi Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-81
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:45

Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:41

Gerak Cepat LSM KCBI Samosir, Paksa Pemkab Hidupkan Pompa Air Mati Bertahun-tahun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:36

Kegiatan Zoom Meeting Launching 2500 Titik Jembatan Garuda dan 3000 Titik Air Bersih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:07

Putra Mahkota Kesultanan Gowa Luncurkan Buku Alih Aksara Lontara’ Bilang Gowa Tallo’

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:01

Danramil O8 melalaui Babinsa Dampingi Penyaluran Makan Bergizi Gratis Di SD Negeri Ingin Jaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:59

Penutup sementara jembatan gantung desa lubuk sidup penghubung desa Ara sembilan kecamatan sekerak Kabupaten Aceh Tamiang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:23

Kelompok Motor Insieme Bagi-Bagi Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:52

Camat Langsa Kota Ajak Warga Kibarkan Merah Putih Sambut HUT RI ke-81

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x