Tetap Panen Di Lahan Negara, Masyarakat Sesalkan Sikap PT Barapala

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 12:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa Com – Padang Lawas

Masyarakat adat Luat Unterudang dan masyarakat 6 desa yang lahannya kini dijadikan perkebunan sawit oleh PT Barapala, menyesalkan sikap perusahaan (PT Barapala) yang sampai sekarang masih melakukan pemanenan sawit secara ilegal dan membuat parit gajah dengan menggunakan alat berat (eskavator). Padahal, lahan tersebut telah ditertibkan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Garuda dan berstatus Quo, seharunya sebelum dialihkan ke PT Agrinas Palma Nusantara tidak ada lagi aktivitas di perkebunan.

“Kami sangat menyayangkan sikap PT Barapala yang tidak mengindahkan sikap negara melalui Satgas PKH. PT Barapala secara terbuka menentang putusan negara dengan tetap melakukan pemanenan di areal perkebunan yang saat ini berstatus Quo,”jelas salah seorang warga Tandihat, Soleh Nasution pada wartawan, Senin (20/4/2026).

Seperti diketahui, Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Garuda telah melakukan eksekusi lahan PT Barapala seluas 25 ribu Ha lebih pada, 17 Juni 2025. Satgas PKH juga telah mendirikan plang yang bertuliskan “Lahan Perkebunan Sawit Seluas 25. 535 Ha ini Dalam Penguasaan Pemerintah Republik Indonesia C.Q. Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Peraturan Presiden Republik Indonesia No 5 Tahun 2025 Tentang Penertiban Kawasan Hutan. Dilarang memasuki lahan tanpa izin, merusak, menanam, mencuri, menggelapkan, memungut hasil tanaman tumbuhan, memperjualbelikan dan menguasai tanpa izin pihak berwenang.

Namun dalam praktiknya, keputusan ini diabaikan PT Barapala yang sampai sekarang terus melakukan pemanenan dan produksi di areal tersebut. Bahkan diduga dibackup pihak Polres Padang Lawas.

Warga menegaskan, bila aktivitas ilegal (memanen) sawit terus dilakukan PT Barapala, dan Satgas PKH Garuda tidak bertindak, warga akan mengadukan langsung perihal ini ke Presiden Prabowo dengan menyuratinya langsung.

“Masyarakat 6 desa akan membuat pengaduan ke Presiden Prabowo. Selama ini pola PIR untuk masyarakat yang dijanjikan perusahaan tak pernah terealisasi. Kami berencana Lahan PT Barapala jika dikembalikan ke masyarakat akan dijadikan koperasi merah putih di enam desa,”tukasnya. *(Rizky)*

Berita Terkait

Bupati Aceh Tamiang berkunjung ke Kantor Datok penghulu Kebun Tanah Terban Kec.Karang baru
Perkuat Informasi Publik, Pemko Langsa Gandeng RRI Lhokseumawe untuk Siaran Pembangunan Daerah
Dua Pekan, 21 Pelaku Tindak Pidana Ditembak Polrestabes
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Grebek Sarang Narkoba Satu Pelaku dan 3 Paket Sabu di Amankan
Dandim 0117 Aceh Tamiang tinjau jembatan gantung Garuda perintis bersama Tim Was Itjenad mabes TIN
Di Bawah Komando Letkol Inf Novi Widiyanto, TMMD 128 Rampungkan Seluruh Sasaran Tanpa Sisa
Detik-Detik Penutupan TMMD 128, Wadan Satgas Pastikan Semua Siap Tanpa Celah
Kakanwil Ditjenpas Aceh Berikan Instruksi Tegas untuk Jajaran
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:41

Bupati Aceh Tamiang berkunjung ke Kantor Datok penghulu Kebun Tanah Terban Kec.Karang baru

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:57

Perkuat Informasi Publik, Pemko Langsa Gandeng RRI Lhokseumawe untuk Siaran Pembangunan Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:27

Dua Pekan, 21 Pelaku Tindak Pidana Ditembak Polrestabes

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:04

Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Grebek Sarang Narkoba Satu Pelaku dan 3 Paket Sabu di Amankan

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:53

Dandim 0117 Aceh Tamiang tinjau jembatan gantung Garuda perintis bersama Tim Was Itjenad mabes TIN

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:03

Detik-Detik Penutupan TMMD 128, Wadan Satgas Pastikan Semua Siap Tanpa Celah

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:47

Kakanwil Ditjenpas Aceh Berikan Instruksi Tegas untuk Jajaran

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:39

Ratusan Siswa SD Dari 12 MKKS Se Kabupaten Bireuen Memeriahkan FLS2N.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x