Sebagian Kota Langsa Masih Gelap Sejak Selasa: Warga Pertanyakan Transparansi Informasi PLN

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA LANGSA  | infolangsa.com

Hingga berita ini ditayangkan, sebagian wilayah Kota Langsa masih berada dalam kondisi gelap gulita sejak Selasa malam. Pemadaman listrik yang awalnya disebut sebagai bagian dari pemadaman bergilir akibat perbaikan transmisi PLN justru menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, pemadaman yang seharusnya bergantian ternyata tidak pernah menyentuh sebagian wilayah yang sejak awal sudah padam total.

Informasi awal yang diterima masyarakat menyebutkan bahwa sistem transmisi tengah dalam tahap pemulihan, sehingga dilakukan pemadaman bergilir di beberapa kabupaten/kota. Namun fakta di lapangan berbeda jauh. Sampai Kamis dinihari pukul 00, sejumlah gampong di Kota Langsa masih tidak mendapat pasokan listrik sama sekali, sementara wilayah lain justru mendapatkan aliran listrik secara normal.

Redaksi media Infonewsnusantara dan Tribune Indonesia sejak Rabu pagi telah berupaya menghubungi Humas PLN Aceh dan Humas PLN Langsa untuk meminta penjelasan resmi terkait lamanya pemadaman dan ketidakmerataan pasokan listrik tersebut. Namun jawaban yang diberikan justru mengarah ke kabupaten/kota lain. Bahkan, pihak humas hanya mengirimkan rekaman video Direktur PLN Aceh kepada Menteri BUMN yang berisi penjelasan adanya kekeliruan laporan internal terkait kondisi sistem kelistrikan di Aceh.

Video tersebut menunjukkan bahwa kondisi yang dilaporkan tidak sepenuhnya sesuai dengan situasi nyata di lapangan. Direktur PLN Aceh dalam rekaman itu menyampaikan bahwa terdapat kendala yang tidak terprediksi, sehingga mengganggu proses pemulihan jaringan. Namun masyarakat menilai pernyataan ini tidak cukup menjawab ketidakjelasan yang mereka hadapi.

“Kami butuh informasi yang jelas, bukan pernyataan yang membingungkan,” ujar salah seorang warga Langsa yang ditemui Kamis siang. Ia menambahkan bahwa Aceh sedang dalam masa musibah besar, sehingga setiap bentuk komunikasi dari lembaga vital seperti PLN seharusnya sangat berhati-hati dan tidak sembarangan memberikan laporan.

Menurutnya, pemadaman yang berkepanjangan ini justru menambah beban masyarakat. Banyak warga yang masih berkutat dengan pemulihan rumah pascabanjir, kini harus menghadapi kesulitan tambahan akibat listrik yang tak kunjung menyala. Para pedagang apalagi, ketergantungan usaha pada Listrik menyebabkan kerugian.

Yang lebih membingungkan lagi, sejumlah warga di beberapa kecamatan mengaku tidak pernah merasakan aliran listrik sejak malam pertama pemadaman. Sementara daerah lain di Kota Langsa mendapatkan arus listrik walau sempat padam bersamaan. Ketidakmerataan ini menimbulkan spekulasi di masyarakat bahwa pihak PLN tidak melakukan distribusi secara adil atau tidak memiliki data yang akurat mengenai wilayah terdampak.

Warga pun berharap PLN memberikan penjelasan yang komprehensif dan terbuka. Mereka menilai bahwa situasi bencana bukanlah waktu yang tepat untuk memberikan informasi yang setengah matang. Aceh sedang berduka dan berjuang di tengah kesulitan, sehingga masyarakat sangat membutuhkan kejelasan, bukan sekadar alasan yang tidak selaras dengan realitas.

“Jangan gampang memberikan laporan,” tegas warga tersebut. “Kalau memang ada kendala besar, jelaskan saja. Kami tahu Aceh sedang musibah, tapi jangan tambah beban kami dengan informasi yang tidak jelas.”

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai kapan seluruh wilayah Kota Langsa akan kembali mendapat aliran listrik normal. Masyarakat hanya berharap PLN Aceh dapat berkoordinasi lebih baik, menyampaikan informasi apa adanya, dan memprioritaskan keadilan distribusi energi di tengah kondisi darurat yang sedang melanda Aceh. (Chai)

Berita Terkait

DPRK Aceh Tamiang Sampaikan Pendapat Panitia Anggaran terhadap KUPA dan PPAS-P 2026
PANGDAM IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh HUT ke-81 TNI Tahun 2026 Lapangan Blang Padang, Banda Aceh
Ratusan Warga Implasmen Relokasi Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PT Cut Mutia Medika Nusantara
Wali Kota Langsa Tinjau Langsung Proses Penyaluran Jadup dan Sapa Warga di Lokasi
Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang
BNN Kota Langsa Dorong Sinergi Dunia Usaha untuk Wujudkan Kawasan Rawan Narkoba yang Mandiri dan Berdaya Saing
Soroti Persoalan Agraria, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH: Masyarakat Jangan Dipersulit Mengurus Hak Milik Tanah
Sekda Langsa Tinjau Hari Perdana Penyaluran Jadup Tahap II Termin Kedua
Berita ini 54 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:12

DPRK Aceh Tamiang Sampaikan Pendapat Panitia Anggaran terhadap KUPA dan PPAS-P 2026

Jumat, 25 September 2026 - 09:42

PANGDAM IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P Buka Lomba PBB SLTA Se-Aceh HUT ke-81 TNI Tahun 2026 Lapangan Blang Padang, Banda Aceh

Kamis, 24 September 2026 - 16:04

Ratusan Warga Implasmen Relokasi Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PT Cut Mutia Medika Nusantara

Kamis, 24 September 2026 - 12:22

Wali Kota Langsa Tinjau Langsung Proses Penyaluran Jadup dan Sapa Warga di Lokasi

Kamis, 24 September 2026 - 11:30

Kunjungan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo Dalam Rangka Peresmian Sumur Bor dan Bakti Sosial di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 07:27

Soroti Persoalan Agraria, Aktivis Pemuda Putri Nabila Damayanti, SH: Masyarakat Jangan Dipersulit Mengurus Hak Milik Tanah

Rabu, 23 September 2026 - 12:28

Sekda Langsa Tinjau Hari Perdana Penyaluran Jadup Tahap II Termin Kedua

Rabu, 23 September 2026 - 11:11

Wabup Aceh Tamiang Hadiri Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap KUPA-PPAS Perubahan 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x