InfoLangsa.Com – Tulungagung
Rektor IAIN Langsa Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf, M.A. menghadiri kegiatan Monitoring Sistem Seleksi Elektronik SSE UM-PTKIN Tahun 2026 dan Sosialisasi _Indonesia Islamic Scholarship for Global Talent_ INSIGHT yang digelar Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam DIKTIS Kementerian Agama RI di Tulungagung.
Kegiatan ini diikuti pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri PTKIN se-Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola penerimaan mahasiswa baru sekaligus mempercepat agenda internasionalisasi PTKIN.
*Penguatan Seleksi dan Internasionalisasi*
Dalam forum tersebut, DIKTIS memaparkan implementasi SSE UM-PTKIN sebagai instrumen seleksi berbasis teknologi informasi yang objektif, transparan, dan akuntabel.
DIKTIS juga memperkenalkan program INSIGHT Scholarship. Program beasiswa ini dirancang untuk meningkatkan daya saing global PTKIN melalui dukungan bagi mahasiswa internasional dan pengembangan program akademik berstandar internasional.
Prof. Ismail Fahmi menyambut baik kebijakan strategis Kemenag tersebut. Ia menilai INSIGHT membuka peluang besar bagi PTKIN memperluas jejaring akademik global, meningkatkan mobilitas mahasiswa, dan memperkuat reputasi perguruan tinggi Islam Indonesia di kancah internasional.

“IAIN Langsa sedang berproses menuju transformasi kelembagaan yang lebih maju. Kehadiran program INSIGHT menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem akademik berdaya saing global, sekaligus memperluas akses mahasiswa internasional untuk belajar di lingkungan PTKIN,” ujar Prof. Ismail Fahmi.
*Diskusi Tata Kelola dan Otonomi Kampus*

Pada kesempatan itu, Rektor IAIN Langsa juga mengikuti diskusi mendalam terkait tata kelola program, mekanisme pengusulan beasiswa, serta strategi penguatan internasionalisasi. Diskusi menekankan pentingnya otonomi bagi setiap PTKIN agar dapat mengembangkan program sesuai karakteristik dan keunggulan masing-masing institusi.
Melalui partisipasi aktif ini, IAIN Langsa menegaskan komitmennya mendukung transformasi pendidikan tinggi Islam. Komitmen itu diwujudkan melalui peningkatan mutu layanan akademik dan perluasan jejaring kerja sama nasional-internasional, demi mewujudkan kampus yang unggul, moderat, dan berdaya saing global.
Redaksi _InfoLangsa.Com _

















