Rahmad Sukendar Kritik Pemerintah: Kenapa Baru Sekarang Ribut Soal Premanisme Ganggu Investasi?

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 02:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Infolangsa.com
Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPSA RI), Rahmad Sukendar, melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah terkait langkah pemberantasan premanisme yang baru digencarkan setelah dikeluhkan kalangan pengusaha.

Hal ini menyusul pernyataan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, yang mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolri dan pemerintah daerah untuk memberantas aksi premanisme dan pungutan liar (pungli) yang mengganggu iklim investasi di Indonesia.

“Kenapa baru sekarang ribut kalau aksi premanisme dianggap mengganggu investasi? Seharusnya sejak lama pemerintah dan aparat penegak hukum sudah bertindak tegas, menyikat habis para preman yang berlindung di balik baju ormas,” tegas Rahmad Sukendar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/4).

Ia menyoroti fenomena premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas) yang telah lama meresahkan masyarakat, namun terkesan dibiarkan. Rahmad menilai negara seolah baru tersadar setelah aktivitas mereka mulai menghambat masuknya investor dan merugikan perekonomian.

“Ketika rakyat kecil, pelaku UMKM, bahkan petani dan nelayan dipalak, negara diam. Tapi giliran investor asing terganggu, baru tergopoh-gopoh bertindak. Ini logika yang sangat keliru dalam tata kelola keamanan dan ketertiban umum,” tambahnya.

Menurut Rahmad, premanisme dalam bentuk apapun harus diberantas tanpa pandang bulu, termasuk ormas yang selama ini berlindung di balik atribut legalitas tetapi melakukan intimidasi, pemerasan, dan kekerasan.

“Jangan tunggu korban jatuh atau investor hengkang baru bergerak. Penegakan hukum harus tegas dan konsisten. Negara tidak boleh kalah oleh preman,” tutupnya.

Rahmad Sukendar pun mendesak pemerintah agar tak hanya berhenti pada koordinasi antar lembaga, tetapi segera mengambil tindakan nyata di lapangan demi menciptakan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Red)

Berita Terkait

Dansatgas TMMD Ke-128 Tinjau RTLH Ibu Rugaiyah, Pesan Menyentuh untuk Satgas: Jaga Kesehatan dan Keselamatan
Tanpa Konfirmasi Dan Fakta GS Terus di Fitnah di Media Online
Komsos Dengan Tokoh Pemuda, Babinsa Ajak Pemuda Dukung Program Pemerintah
Wujud Program Kemandirian bagi WBP, Lapas Kelas IIA Banda Aceh berhasil Panen Tomat mencapai Puluhan Kilo.
Babinsa Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi gratis Di SMP Negeri 4 Bendahara
Langkah Cepat TMMD 128: Mal Pondasi Dibongkar, Pembangunan RTLH Berlanjut
Satgas TMMD Dan Warga Kompak Turunkan Kayu Mal
Satgas TMMD Reg Ke- 128 Kodim 0117/Aceh Tamiang Bersama Warga Kompak Bongkar Material Dari Truk 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:49

Dansatgas TMMD Ke-128 Tinjau RTLH Ibu Rugaiyah, Pesan Menyentuh untuk Satgas: Jaga Kesehatan dan Keselamatan

Jumat, 24 April 2026 - 12:09

Tanpa Konfirmasi Dan Fakta GS Terus di Fitnah di Media Online

Jumat, 24 April 2026 - 07:11

Komsos Dengan Tokoh Pemuda, Babinsa Ajak Pemuda Dukung Program Pemerintah

Jumat, 24 April 2026 - 07:05

Wujud Program Kemandirian bagi WBP, Lapas Kelas IIA Banda Aceh berhasil Panen Tomat mencapai Puluhan Kilo.

Jumat, 24 April 2026 - 06:59

Babinsa Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi gratis Di SMP Negeri 4 Bendahara

Jumat, 24 April 2026 - 06:42

Satgas TMMD Dan Warga Kompak Turunkan Kayu Mal

Jumat, 24 April 2026 - 05:34

Satgas TMMD Reg Ke- 128 Kodim 0117/Aceh Tamiang Bersama Warga Kompak Bongkar Material Dari Truk 

Jumat, 24 April 2026 - 05:29

Deru Excavator TMMD Ke-128 Menembus Belantara Ubah Hutan Jadi Akses Harapan Warga Aceh Tamiang 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x