Profil Haedar Nashir: Sosok Top 100 Ilmuwan Sosial yang Membawa Muhammadiyah Mendunia.

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 14:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com
Lahir di Ciheulang, Bandung Selatan pada 25 Februari 1958, Haedar Nashir tumbuh dalam lingkungan yang sangat menghargai disiplin ilmu. Awal kariernya sebagai seorang intelektual dimulai dari pondok pesantren sebelum akhirnya ia hijrah ke Yogyakarta. Kecemerlangan akademiknya terbukti saat ia menempuh studi Sosiologi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan berhasil lulus dengan predikat cumlaude baik pada jenjang Master maupun Doktor. Ketajaman analisis sosialnya inilah yang kemudian mengantarkan beliau masuk dalam daftar Top 100 Ilmuwan Sosial di Indonesia versi Alper-Doger (AD) Scientific Index 2022, sebuah pengakuan internasional atas dedikasi beliau di dunia sains.

Langkah hidupnya menemui titik balik yang luar biasa ketika ia dipercaya memimpin Pimpinan Pusat Muhammadiyah sejak tahun 2015. Dengan latar belakang sebagai sosiolog ulung, ia membawa gaya kepemimpinan yang sangat inklusif dan berbasis riset. Di bawah arahannya, Muhammadiyah melakukan langkah besar melalui program internasionalisasi, termasuk mendirikan universitas di Malaysia dan sekolah di Australia. Baginya, dakwah tidak boleh hanya mengandalkan retorika, melainkan harus diwujudkan melalui institusi pendidikan yang unggul dan diakui secara global.

Keteguhan prinsip beliau sebagai ilmuwan sekaligus pemimpin umat diuji saat pandemi Covid-19 melanda. Melalui Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC), ia menggerakkan seluruh aset organisasi secara sistematis untuk membantu penanganan kesehatan nasional. Dedikasi kemanusiaan yang inklusif ini membuahkan berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Zayed Award for Human Fraternity 2024. Pengakuan ini, ditambah dengan posisinya yang konsisten dalam daftar 500 Muslim Berpengaruh Dunia, mempertegas bahwa pengaruh beliau telah melampaui batas-batas nasional.

Di luar kesibukan memimpin organisasi besar, Prof. Haedar Nashir tetaplah seorang pendidik sejati. Sebagai Guru Besar Ilmu Sosiologi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, ia terus memproduksi pemikiran-pemikiran segar melalui tulisan-tulisannya yang moderat. Kehidupan pribadinya bersama sang istri, Siti Noordjannah Djohantini, menjadi potret ideal keluarga intelektual yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk kemajuan bangsa dan kemanusiaan.

Kisah Haedar Nashir memberikan pelajaran berharga bahwa kekuasaan dalam organisasi akan jauh lebih bermakna jika ditopang oleh kedalaman ilmu pengetahuan. Beliau membuktikan bahwa seorang santri dari desa terpencil bisa menjadi ilmuwan sosial papan atas dunia yang mampu membawa organisasinya bertransformasi menjadi kekuatan kemanusiaan global yang disegani.

Sumber: Wikipedia – “Haedar Nashir”

#HaedarNashir #Muhammadiyah #IlmuwanSosial #Top100Scientist #SosiologIndonesia #ZayedAward #MuhammadiyahBerkemajuan #ProfilTokoh #InspirasiIslam #TokohDunia

(Megawati)

Berita Terkait

231 Siswa Kelas XII SMKN 3 Langsa Unjuk Karya Hasil Uji Kompetensi Keahlian
Gempur !!! “KPPBCTMP C Langsa Musnahkan 545.452 Batang Rokok Ilegal Hasil Tindakan Cukai”
Mencari Arah Pembangunan Sumba Barat Daya
Prabowo Perintahkan BNPB Langsung Terjun ke Lokasi Terdampak Gempa di Sulut dan Malut
Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan
Laki-Laki dan Mata, Perempuan dan Telinga: Sebuah Cermin Sederhana tentang Cara Kita Terpikat
Pemerintah Jamin Cadangan BBM Aman di Tengah di Tengah Dinamika Global, Pasokan Terjaga
Aceh Tamiang Memasuki Masa Transisi Pemulihan Pasca Bencana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 09:31

Babinsa Dampingi Pendistribusian Makan Bergizi Gratis

Jumat, 10 April 2026 - 09:27

Melalui Komsos Babinsa Ajak Warga Jaga Kebersihan

Jumat, 10 April 2026 - 09:23

Babinsa Tanjung Mulia Dampingi Petani Semprot Padi

Jumat, 10 April 2026 - 09:16

Bung Joe: Hak Masyarakat dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Terkait Data, Tantangan, dan Realitas Negara yang Melayani

Jumat, 10 April 2026 - 09:14

Bung Joe: Hak Masyarakat dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Terkait Data, Tantangan, dan Realitas Negara yang Melayani

Jumat, 10 April 2026 - 02:36

SMSI Deli Serdang Dilantik, Peran Media dalam Demokrasi Kembali Ditegaskan

Jumat, 10 April 2026 - 02:30

Jadi Korban Pencurian Pedagang ikan Pajak Pasar 3 Tembung Lapor Polisi

Jumat, 10 April 2026 - 02:23

Festival Seni & Budaya SMANSAKU Talenta Fair 2026 Berjalan Lancar Dan Sukses.

Berita Terbaru

News

Melalui Komsos Babinsa Ajak Warga Jaga Kebersihan

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x