Polri yang Dibenci dan Dicari: Tetap Setia Mengabdi demi Keamanan Rakyat

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 09:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Infolangsa.com
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, angkat suara terkait turunnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Dalam pandangannya, muncul dua wajah kepolisian di mata masyarakat: “Polisi yang dibenci” karena ulah segelintir oknum, dan “Polisi yang dicari” saat masyarakat membutuhkan perlindungan.

“Seburuk apa pun persepsi yang berkembang, kami melihat langsung di lapangan—jajaran kepolisian tetap bekerja, tetap hadir di tengah masyarakat, tanpa henti memberi rasa aman, terutama saat momen krusial seperti bulan Ramadan,” ujar Rahmad saat ditemui di Jakarta Barat, Selasa (8/4).

Rahmad menegaskan bahwa BPI KPNPA RI sebagai lembaga kajian publik independen mengapresiasi perubahan yang terus diupayakan oleh institusi Polri. Ia menyampaikan penghargaan khusus kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang dinilainya memimpin dengan komitmen kuat untuk reformasi internal dan peningkatan pelayanan publik.

“Tugas polisi jelas—melindungi, mengayomi, dan menegakkan hukum. Kapolri selalu menekankan tiga fungsi utama ini kepada seluruh jajarannya. Tidak ada ruang untuk menyimpang,” tegasnya.

Namun, Rahmad tidak menutup mata terhadap kenyataan pahit: pelanggaran demi pelanggaran masih terjadi. Bahkan dalam dua bulan pertama 2025, enam kasus kriminal melibatkan anggota polisi—dari intimidasi, penganiayaan, pembunuhan bayi, hingga dugaan pencabulan oleh Kapolres di NTT.

“Pimpinan Polri tidak diam. Oknum yang terbukti melanggar langsung ditindak tegas—PTDH, bahkan proses pidana,” tambahnya.

Sentimen negatif terhadap Polri memang nyata. Dalam rilis akhir tahun, Kapolri mengungkap bahwa dari 7,1 juta interaksi warganet sepanjang 2024, hampir separuhnya (46%) bernada negatif—didorong oleh kasus kontraproduktif yang melibatkan personel polisi.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, turut menyoroti hal ini. Dalam wawancara dengan Koran Tempo (14 Maret 2025), ia menyebut budaya impunitas sebagai akar persoalan. “Polisi harusnya melindungi, tapi malah menyiksa, mencabuli, bahkan membunuh. Ini darurat etik dan moral,” tegas Usman.

Rahmad Sukendar mengajak publik untuk bersikap objektif. “Jangan biarkan ulah segelintir oknum menutupi pengabdian ribuan polisi yang setiap hari mempertaruhkan nyawa demi ketertiban dan keamanan. Perubahan sedang berjalan. Mari dukung Polri yang bersih, kuat, dan benar-benar mengayomi rakyat,” pungkasnya.

Redaksi

Berita Terkait

Zulfikar Menang Telak, Terpilih Jadi Datok Penghulu Payawe Periode 2026-2031
Resmi Berganti, Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Serah Terima Jabatan Kepala Lapas.
Pelaksanaan TKA MIN 12 Bireuen Berjalan Lancar dan Sukses. 
TMMD 128 Aceh Timur Tuntaskan 5 Sasaran: Dari Lahan Pertanian, RTLH, hingga TPA untuk Warga Alue Canang
TMMD 128 Aceh Tamiang Kebut 3 Sasaran Fisik: RTLH, Jalan 48%, dan Jembatan Beton Dikerjakan
Estafet Kepemimpinan Lapas Banda Aceh: Kakanwil Ditjenpas Aceh Tekankan Disiplin dan Integritas Tanpa Kompromi
Dedi Apresiasi Kepada Ketua DPRA Aceh Untuk Cabut Pergub No 2 Tahun 2026 Tentang JKA.
Kemenag Bireun Tanam Pohon Kelapa di Tanah Wakaf Masjid Uteun Gathon. 
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:12

Zulfikar Menang Telak, Terpilih Jadi Datok Penghulu Payawe Periode 2026-2031

Rabu, 29 April 2026 - 10:56

Resmi Berganti, Lapas Kelas IIA Banda Aceh menggelar Serah Terima Jabatan Kepala Lapas.

Rabu, 29 April 2026 - 08:22

Pelaksanaan TKA MIN 12 Bireuen Berjalan Lancar dan Sukses. 

Rabu, 29 April 2026 - 08:06

TMMD 128 Aceh Timur Tuntaskan 5 Sasaran: Dari Lahan Pertanian, RTLH, hingga TPA untuk Warga Alue Canang

Rabu, 29 April 2026 - 07:34

TMMD 128 Aceh Tamiang Kebut 3 Sasaran Fisik: RTLH, Jalan 48%, dan Jembatan Beton Dikerjakan

Rabu, 29 April 2026 - 06:52

Dedi Apresiasi Kepada Ketua DPRA Aceh Untuk Cabut Pergub No 2 Tahun 2026 Tentang JKA.

Rabu, 29 April 2026 - 06:01

Kemenag Bireun Tanam Pohon Kelapa di Tanah Wakaf Masjid Uteun Gathon. 

Rabu, 29 April 2026 - 05:54

Pemkab Bireuen Raih Penghargaan dari Kemenag RI atas Kontribusi Luar Biasa di Sektor Keagamaan dan Pendidikan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x