InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Sungai Liput, Rabu, 11 Februari 2026 – Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan promosi kesehatan dan kebersihan di salah satu sekolah darurat pascabanjir di Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dan tenaga pendidik tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di tengah kondisi pemulihan pascabencana.
Banjir yang melanda wilayah tersebut sebelumnya menyebabkan sejumlah fasilitas pendidikan terdampak, sehingga proses belajar mengajar sementara dialihkan ke sekolah darurat. Dalam kondisi lingkungan yang masih rentan terhadap penyakit, PMI memberikan edukasi terkait Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), praktik mencuci tangan yang benar, serta pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Koordinator Promosi Kesehatan PMI, Suryanin, mengatakan bahwa anak-anak menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian khusus dalam situasi pascabencana.
“Anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko penyakit pascabanjir. Melalui kegiatan promosi kesehatan ini, kami ingin memastikan mereka memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih, serta menjaga kebersihan tempat belajar. Edukasi ini penting agar proses belajar tetap berjalan dengan aman dan sehat,” ujar Suryanin.
Selain penyuluhan interaktif, relawan PMI juga membagikan perlengkapan kebersihan serta melakukan praktik langsung cuci tangan bersama siswa. Suasana kegiatan berlangsung antusias dengan partisipasi aktif para siswa dan guru.
Salah satu guru di sekolah darurat tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan PMI.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan edukasi yang diberikan PMI. Dalam kondisi pascabanjir seperti ini, anak-anak memang perlu terus diingatkan tentang pentingnya kebersihan agar terhindar dari penyakit. Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai tenaga pendidik,” ungkapnya.
PMI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan masyarakat terdampak banjir, tidak hanya melalui bantuan kebersihan lingkungan dan distribusi logistik, tetapi juga melalui edukasi kesehatan guna mencegah munculnya penyakit di pengungsian maupun sekolah darurat.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi kantor PMI setempat. ( Jon )




















