Permahi Aceh Nilai Pernyataan Ketua DPRA Tak Sejalan dengan Visi–Misi Pemerintahan Mualem

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa Com – Banda Aceh
Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) DPC Aceh, Rifqi Maulana, S.H., menilai pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli alias Abang Samalanga, yang berulang kali mewacanakan pencopotan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, tidak mencerminkan semangat kolaborasi pemerintahan serta berpotensi bertentangan dengan visi–misi Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).

Rifqi menegaskan, kritik terhadap kebijakan anggaran adalah hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, menurutnya, ancaman pencopotan jabatan Sekda Aceh yang disampaikan Ketua DPRA tidak disertai argumentasi kebijakan yang utuh dan cenderung bersifat menyerang personal pejabat eksekutif yang sedang bekerja menjalankan roda pemerintahan.

“Pernyataan Ketua DPRA yang meminta Sekda Aceh dicopot tidak berdiri di atas kerangka visi–misi Mualem dalam membangun Aceh. Justru yang terlihat adalah serangan berulang terhadap orang-orang yang sedang bekerja untuk pemerintahan Mualem,” ujar Rifqi, Minggu (1/2/2026).

Menurut Rifqi, Sekda Aceh sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) memiliki kewajiban menyesuaikan APBA 2026 dengan kondisi fiskal daerah dan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri. Penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, sebagaimana disinggung Ketua DPRA, tidak bisa dilepaskan dari kemampuan keuangan Aceh yang saat ini dinilai sedang tidak stabil akibat kebutuhan penanganan bencana dan pemulihan ekonomi.

“Pertanyaannya sederhana, apakah kemarahan Ketua DPRA muncul karena tidak semua kebutuhan anggaran dapat dipenuhi? Apakah karena keterbatasan fiskal dan bagi hasil, lalu Sekda dianggap tidak sejalan, kemudian diminta dicopot?” kata Rifqi.

Permahi Aceh menilai sikap tersebut tidak mencerminkan asas keadilan dan objektivitas. Rifqi menyebut, kritik DPR seharusnya diarahkan pada kebijakan, bukan dengan tekanan politik berupa ancaman pencopotan jabatan, terlebih tanpa membuka secara transparan duduk persoalan anggaran.

Rifqi bahkan menilai, jika pola komunikasi politik seperti ini terus dipertontonkan ke publik, justru Ketua DPRA yang patut dievaluasi.

“Ketika Ketua DPRA lebih sibuk menyerang Sekda dan orang-orang Mualem yang sedang bekerja, itu sama saja dengan menyerang kepemimpinan Mualem sendiri. Jika benar demikian, maka secara etika politik, posisi Ketua DPRA juga layak dievaluasi,” tegasnya

Sebagai langkah objektif, Permahu Aceh mendesak Pemerintah Aceh, khususnya pihak eksekutif dan Sekda Aceh, untuk mempublikasikan secara terbuka struktur APBA 2026, termasuk pos-pos anggaran yang tidak dapat dipenuhi serta alasan teknis dan fiskalnya.

“Dengan transparansi anggaran, publik bisa menilai secara jernih: apakah benar Sekda lalai, atau justru Ketua DPRA yang gagal memahami keterbatasan fiskal Aceh. Jangan sampai konflik elit ini justru mengorbankan kepentingan rakyat,” tutup Rifqi.

Redaksi

Berita Terkait

Jelang Ramadhan Arifa Group Adakan Family Gathering.
Dandim 0117/Aceh Tamiang Mengikuti Upacara Penutupan Latsidartanus
Ir. H. Saifuddin Muhammad Membuka Seleksi Juang FC untuk Piala Soeratin Aceh 2026.
Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Bireuen dan FH Indonesia Salurkan Bantuan Non Tunai Serta Perkuat Akses Air Bersih
Program Makanan Bergizi Gratis Diminta Tak Asal Jalan, Pengawasan Harus Ketat
Dua Excavator Dikerahkan Bangun Meunasah Baru di Desa simpang mulia kec Juli Bireuen
Camat Peusangan Hadiri dan Ikut Serahkan Bantuan Non Tunai kepada Warga Pante Lhong
Bupati Bireuen Sambut Baik Program Bantuan Non Tunai FH Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:44

Jelang Ramadhan Arifa Group Adakan Family Gathering.

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:31

Dandim 0117/Aceh Tamiang Mengikuti Upacara Penutupan Latsidartanus

Minggu, 8 Februari 2026 - 05:02

Ir. H. Saifuddin Muhammad Membuka Seleksi Juang FC untuk Piala Soeratin Aceh 2026.

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:56

Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemkab Bireuen dan FH Indonesia Salurkan Bantuan Non Tunai Serta Perkuat Akses Air Bersih

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:50

Program Makanan Bergizi Gratis Diminta Tak Asal Jalan, Pengawasan Harus Ketat

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:05

Camat Peusangan Hadiri dan Ikut Serahkan Bantuan Non Tunai kepada Warga Pante Lhong

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:03

Bupati Bireuen Sambut Baik Program Bantuan Non Tunai FH Indonesia

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:53

Rapat Dengar Pendapat DPRK Langsa bersama Pedagang Buah dan Dinas Terkait : Kondusif dan Dinamis

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x