Pascasarjana IAIN Langsa Matangkan Visi dan Kurikulum Program Doktor Studi Islam

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INFOLANGSA.COM–LANGSA *Pascasarjana IAIN Langsa* menggelar *Workshop Visi Keilmuan dan Kurikulum Program Doktor (S3) Studi Islam* selama dua hari, 13–14 Mei 2026, di Ruang Rapat Direktur Pascasarjana. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mematangkan arah pengembangan program doktor berbasis integrasi keilmuan Islam.

Workshop menghadirkan sejumlah akademisi dan guru besar nasional, di antaranya *Prof. Hasan Asari* dan *Prof. Dr. Danial*, guna memberikan masukan substantif terhadap rancangan kurikulum dan roadmap program.

*Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf, Nst*, menegaskan bahwa kehadiran program doktor merupakan indikator kematangan akademik sebuah perguruan tinggi.
“Kalau sebuah kampus belum memiliki program doktor, maka belum sepenuhnya matang secara akademik. Karena itu penyusunan kurikulum harus dilakukan secara hati-hati dan tidak terburu-buru,” ujarnya saat membuka kegiatan, Rabu (13/05/2026).

Rektor menjelaskan, Program Doktor Studi Islam IAIN Langsa dibangun di atas *paradigma integrasi dan interkoneksi ilmu* yang menempatkan wahyu dan akal sebagai satu kesatuan. Kajian Islam tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga kontekstual melalui pendekatan multidisipliner.

Konsep ini dikembangkan melalui tiga pilar utama:


1. *Integrasi–Interkoneksi*: Penyatuan wahyu dan akal dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
2. *Islam Nusantara*: Menyoroti kekhasan Islam moderat di Asia Tenggara, khususnya kearifan lokal Aceh dan sejarah keilmuan Islam melalui Zawiyah Cot Kala.
3. *Islam Kontemporer*: Merespons isu global seperti digitalisasi, ekologi, HAM, pendidikan Islam modern, dan hukum Islam kontemporer.

“IAIN Langsa bukan hanya menambah jenjang akademik, tetapi sebuah ikhtiar untuk mengelola masa depan keilmuan Islam yang moderat, berdampak, dan berpengaruh terhadap peradaban,” tegas Rektor.

*Plt. Direktur Pascasarjana, Dr. Amiruddin Yahya Azzawiy*,

menyampaikan bahwa pengembangan program doktor merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik Pascasarjana.
“Studi Islam pada level doktor tidak hanya berfokus pada kajian fikih tekstual, tetapi membuka ruang multidisipliner sesuai kebutuhan riset mahasiswa. Mata kuliah dirancang untuk mendukung penyelesaian disertasi secara mendalam dan terarah,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan Pascasarjana juga berupaya membuka program studi lain seperti *Manajemen Pendidikan Islam* sebagai bagian dari ekspansi akademik.

Dalam sesi diskusi, *Prof. Dr. Iskandar,M.CL, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, menekankan pentingnya kekhasan program doktor IAIN Langsa dibanding perguruan tinggi lain.
“Orientasi doktoral bukan sekadar memperoleh jabatan, tetapi meningkatkan kapasitas berpikir dan kontribusi intelektual bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada, *Prof. Danial* menilai kehadiran program doktor di Langsa menjadi peluang besar bagi masyarakat Aceh untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus keluar daerah.
“Ada program doktor di Langsa, jadi tidak perlu jauh-jauh lagi. Yang kita harapkan adalah lahirnya kematangan akademik yang aplikatif dan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Workshop juga membahas _roadmap_ pengembangan program, mulai dari penerimaan mahasiswa perdana, penguatan kapasitas dosen, pengembangan infrastruktur riset, hingga target menjadikan IAIN Langsa sebagai *pusat rujukan kajian Islam unggulan di Sumatera dan Asia Tenggara*.

Di akhir acara, Direktur Pascasarjana menegaskan bahwa seorang doktor harus memiliki cara berpikir filosofis dan mampu melihat persoalan masyarakat secara mendalam dan integratif.
“Doktor itu gelar akademik, sedangkan profesor adalah jabatan akademik. Program doktor harus melahirkan pemikiran, gagasan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

*#IAINLangsa #PascasarjanaIAINLangsa #DoktorStudiIslam #IslamNusantara #PendidikanTinggiAceh*
#InfoLanhsa.Com – Redaksi

Berita Terkait

Muara Sempit, Pengawasan Terjepit: Potret Beratnya Kinerja PSDKP di TI Matano Morowali
Masyarakat Luat Unterudang Minta PT Barapala Diusir Dari Lahan Warga
Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu
TMMD 128 Aceh Tamiang Gaspol! Gorong-Gorong Dikebut, Sumur Bor Sudah Mengalir untuk Warga
Kasdam Iskandar Muda Pimpin Upacara Sertijab dan Tradisi Satuan Pejabat Kodam IM
Danramil 08/Rantau Hadiri Haflah Takhrij Ponpes Misbahur Rasyad Al Aziziah di Benua Raja
Kodim 0107/Asel Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Tiga Sasaran Fisik TMMD 128 di Alue Canang Masuk Tahap Finishing, Warga Antusias Sambut Hasilnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:17

Muara Sempit, Pengawasan Terjepit: Potret Beratnya Kinerja PSDKP di TI Matano Morowali

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:12

Masyarakat Luat Unterudang Minta PT Barapala Diusir Dari Lahan Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:06

Empat Bulan, Polresta Deliserdang Musnahkan 89 Kg Sabu

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:35

Pascasarjana IAIN Langsa Matangkan Visi dan Kurikulum Program Doktor Studi Islam

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:41

TMMD 128 Aceh Tamiang Gaspol! Gorong-Gorong Dikebut, Sumur Bor Sudah Mengalir untuk Warga

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:30

Danramil 08/Rantau Hadiri Haflah Takhrij Ponpes Misbahur Rasyad Al Aziziah di Benua Raja

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:19

Kodim 0107/Asel Percepat Pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:08

Tiga Sasaran Fisik TMMD 128 di Alue Canang Masuk Tahap Finishing, Warga Antusias Sambut Hasilnya

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x