Pangdam Iskandar Muda : TMMD Ke-123 sebagai Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

- Penulis

Minggu, 2 Maret 2025 - 09:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen, – Infolangsa.com
Derasnya aliran sungai serta curah hujan yang tinggi sering kali menjadi ancaman bagi warga Desa Hagu, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen. Setiap musim penghujan, kekhawatiran akan longsor dan erosi terus menghantui masyarakat, mengancam pemukiman serta lahan pertanian mereka. Namun, kini harapan baru mulai tumbuh seiring dengan percepatan pemasangan bronjong oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123. Sabtu (1/3/25)

Di bawah terik matahari, tepat di hari pertama umat Muslim Indonesia menjalankan ibadah puasa Ramadhan, para prajurit Kodam Iskandar Muda tetap bersemangat menjalankan tugasnya. Tanpa mengenal lelah, mereka bahu-membahu menyusun batu ke dalam anyaman kawat baja yang kokoh, membentuk dinding pelindung yang diharapkan mampu menahan erosi dan longsor di sekitar sungai.

Komandan Satgas TMMD Ke-123, Letkol Inf Ade Munandar, S.I.Pem, menegaskan bahwa pemasangan bronjong ini merupakan salah satu prioritas utama dalam program TMMD kali ini. Upaya ini bukan hanya sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.

“Bronjong ini bukan sekadar tumpukan batu dan kawat, tetapi simbol perlindungan dan kepedulian kami terhadap warga. Kami ingin memastikan bahwa Desa Hagu lebih aman, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi musim penghujan. Kami bekerja keras agar masyarakat bisa hidup dengan lebih tenang tanpa dihantui ancaman longsor,” ungkapnya.

Selain membangun bronjong, Satgas TMMD juga terus membangun kebersamaan dengan masyarakat. Semangat gotong royong terlihat nyata di lapangan. Warga yang sebelumnya diliputi kecemasan kini mulai tersenyum dan berpartisipasi langsung dalam proses pembangunan. Dengan penuh antusiasme, mereka turut membantu pekerjaan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Keberadaan Satgas TMMD di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan optimisme. Warga meyakini bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi tantangan alam. Kehadiran prajurit TNI menjadi bukti nyata bahwa negara selalu hadir untuk melindungi dan membantu rakyatnya.

Pemasangan bronjong yang terus berlangsung ini diharapkan segera rampung dan mampu menjadi tameng kuat bagi Desa Hagu. Dengan adanya perlindungan yang lebih baik, masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa khawatir akan bahaya longsor. Langkah kecil ini akan membawa perubahan besar dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan desa.

Kodam Iskandar Muda selalu berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan berperan aktif dalam mengatasi berbagai persoalan serta kesulitan yang dihadapi rakyat. Salah satu tugas pokok Kodam Iskandar Muda adalah melakukan pembinaan teritorial, khususnya dalam aspek komunikasi sosial, guna mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Komitmen ini juga sejalan dengan salah satu butir Delapan Wajib TNI, yakni “mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.” Sebagai prajurit, mereka tidak hanya dituntut untuk militan di masa perang, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat di masa damai.

Seperti yang selalu ditekankan oleh Pangdam Iskandar Muda, bahwa “Sebaik-baik manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.” Prinsip inilah yang terus menjadi pedoman dalam setiap pengabdian prajurit Kodam Iskandar Muda kepada rakyat.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja nyata, TMMD ke-123 menjadi bukti bahwa pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis gotong royong dapat menjadi solusi dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah. Kodam Iskandar Muda akan terus berjuang demi kesejahteraan rakyat, mengabdi tanpa pamrih untuk kemajuan bangsa dan negara.

Redaksi

Berita Terkait

117 Siswa SMP Negeri 2 Jeumpa Mengikuti TKA Tahun 2026.
Plt. Sekda Aceh Tamiang Terima 50 Ribu Mushaf Alquran dari Markaz Bersama Assunnah
Kapolsek Meurah Mulia Bersama Muspika Cek Irigasi, Pastikan Sawah Segera Dialiri Air
SPBUN Kebun Baru PTPN IV Klarifikasi Kasus Penahanan PR “Bukan Kriminalisasi, Sudah Tiga Kali Tertangkap Ambil Brondolan”.
KCBI Bawa Kasus Anggaran BUMDes Gandoang ke Kejari Bogor
Selamat Atas Pelantikan Bendahara Pimpinan Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Timur Dilantik Menjadi Advokat PPKHI.
Soft Launching Penyerahan Huntara bagi 163 KK Warga Terdampak Bencana di Lubuk Sidup Aceh Tamiang
Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:20

117 Siswa SMP Negeri 2 Jeumpa Mengikuti TKA Tahun 2026.

Jumat, 17 April 2026 - 04:25

Plt. Sekda Aceh Tamiang Terima 50 Ribu Mushaf Alquran dari Markaz Bersama Assunnah

Jumat, 17 April 2026 - 04:21

Kapolsek Meurah Mulia Bersama Muspika Cek Irigasi, Pastikan Sawah Segera Dialiri Air

Kamis, 16 April 2026 - 15:54

SPBUN Kebun Baru PTPN IV Klarifikasi Kasus Penahanan PR “Bukan Kriminalisasi, Sudah Tiga Kali Tertangkap Ambil Brondolan”.

Kamis, 16 April 2026 - 10:34

Selamat Atas Pelantikan Bendahara Pimpinan Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Timur Dilantik Menjadi Advokat PPKHI.

Kamis, 16 April 2026 - 10:28

Soft Launching Penyerahan Huntara bagi 163 KK Warga Terdampak Bencana di Lubuk Sidup Aceh Tamiang

Kamis, 16 April 2026 - 09:19

Hukum Tumpul ke Kiri, Tajam ke Kanan. Kasus Saling Lapor di Nias Menjadi Sorotan publik

Kamis, 16 April 2026 - 08:42

Tingkatkan Kapasitas Petugas, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x