InfoLangsa.Com
Langsa 21 September 2025.
Night Elf, salah satu band lokal langsa dengan musik bergenre pop punk dan lirik Aceh Religius. berhasil menghipnotis ribuan Penonton yang berkunjung di acara Festival Meurah Silu 2025, tepatnya di Hutan Kota Langsa atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Kebun Baru Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa.
Kegiatan Festival Meurah Silu.2025 ini sendiri digelar oleh Bank Indonesia (Bank Sentral Republik Indonesia) Aceh Perwakilan Lhok Seumawe yang berkolaborasi dengan Pemko Langa dan seluruh stakeholder dalam menggali potensi ekonomi dan Seni serta Kebudayaan Aceh untuk menjawab tantangan dalam pengembangan ekonomi di Provinsi Aceh.
Salah seorang Personil “Band Nigh Elf” Freddy sang vocalist saat InfoLangsa.Com berhasil mewawancarainya usai menampilkan sebuah lagu yang berjudul “Rindu Kafir, Inong Bang Man, Lam Kubue, sholat subuh”, mengatakan merasa sangat bersyukur dan bangga kepada Walikota Langsa dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhok Seumawe yang telah menggelar Festival Meurah Silu 2025 ini.
“Dengan digelarnya Festival ini semangat juang para generasi muda untuk memelihara Kesenian dan Kebudayaan Aceh kembali berkobar”, ujar Freddy.
Sambung Freddy “Band Nigh Elf” dengan musik bergenre pop punk dan lirik Aceh Religius ini kami dirikan pada tahun 2007, kami beranggotakan 3 Personil dan 2 additional player”.
“Aceh itu identik dengan semangat dan kekuatan serta semangat perjuangan, itu yang membuat kami memilih musik pop punk sebagai dasar penyusunan materi lagu, lirik berbahasa aceh adalah identitas daerah, kami kira ini menarik dan ga biasa. Ujar Freddy sang vocalist.
Lagu bertajuk ” Rindu Kafir, Inong Bang Man, Lam Kubue, sholat subuh, menjadi andalan mereka dalam menggebrak panggung utama Festival Meurah Silu pada sabtu 20 September 2025, dan berhasil menghipnotis para penonton yang berkunjung di Festival Meurah Silu.2025 tersebut.
Freddy juga mengatakan atas nama “Night Elf band” kami mengucapkan Terima kasih kepada Bank Indonesia Lhokseumawe serta bapak walikota Langsa dan segenap pihak yang telah berkontribusi dalam acara Festval Meurah Silu, dan berharap event seni budaya seperti kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin untuk menampung kreatifitas masyarakat Kota Langsa serta meningkatkan perputaran ekonomi di kota tercinta ini.
“Salam Damai, Salam budaya”. Pungkas Freddy sambil mengacungkan dua jari peace.
Redaksi

















