InfoLangsa.com – Aceh Tengah,
Komunitas Rabi’ah Al Adawiyah kembali menunjukkan kepeduliannya melalui kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, pada 31 Maret 2026.
Rombongan yang berangkat dari Lhokseumawe tersebut menggunakan dua mobil dan tiba di lokasi setelah menempuh perjalanan darat sejak pagi hari. Setibanya di Kampung Mendale, rombongan langsung disambut oleh Reje setempat, Syaifullah, di gedung serbaguna dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan donasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial komunitas terhadap masyarakat yang membutuhkan. Bantuan disalurkan secara langsung kepada warga, disertai dengan interaksi dan silaturahmi antara relawan dan masyarakat setempat.
Salah seorang perwakilan komunitas, Lisayanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan secara materi, tetapi juga untuk mempererat hubungan sosial.
“Kami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa niat untuk bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, “Kami ingin hadir lebih dekat, menghibur sekaligus ikut merasakan apa yang mereka alami.”
Sementara itu, Reje Kampung Mendale, Syaifullah, mengapresiasi kedatangan rombongan dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan bantuan dari komunitas. Ini bukan hanya tentang bantuan yang diterima, tetapi juga perhatian dan kepedulian yang dirasakan oleh masyarakat kami,” ungkapnya.
Rombongan juga sempat menginap selama satu malam di Vila Mendale yang disediakan oleh pihak kampung. Vila tersebut merupakan bagian dari wakaf produktif berupa homestay yang berada di halaman Masjid Baitul Quddus, serta terletak di pinggir Danau Laut Tawar, sehingga memberikan suasana sejuk dan nyaman bagi para tamu.
Keesokan harinya, tepat pada 1 April 2026, rombongan melanjutkan perjalanan kembali ke Lhokseumawe.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh keakraban, mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian yang masih kuat di tengah masyarakat. ( Iskandar M. Tjut )

















