King Naga Murka! Diduga Ada Monopoli Pokja Kementerian PKP dalam Lelang Rumah Khusus Korban Bencana di Lebak

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 23:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Lebak, Banten
Sabtu 05 September 2026
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat GMBI, King Naga melayangkan protes keras dan menyatakan murka terkait proses lelang proyek Pembangunan Rumah Khusus Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Proyek penting yang berada di bawah naungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ini diduga kuat diwarnai praktik monopoli oleh Kelompok Kerja (Pokja) pemilihan.

Menurut King Naga, indikasi konspirasi dan pengaturan pemenang lelang oleh oknum Pokja sangat terlihat jelas di lapangan. Praktik tidak sehat ini dinilai sengaja menutup pintu bagi kontraktor lain yang berkompeten, demi meloloskan rekanan atau kelompok tertentu yang diduga sudah dikondisikan sebelumnya.

“Kami sangat mengecam keras tindakan oknum Pokja Kementerian PKP. Rumah khusus ini adalah hak para korban bencana alam banjir dan longsor di Lebak Gedong yang sudah lama menderita. Mengapa proses anggarannya masih dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi melalui dugaan monopoli?” ujar King Naga dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).

Berpotensi Menghambat Pembangunan
King Naga menegaskan bahwa dugaan kecurangan ini tidak boleh dibiarkan. Jika proses lelang dipaksakan berjalan dengan cara yang tidak transparan dan melanggar hukum, hal tersebut berpotensi besar menghambat pelaksanaan pembangunan fisik di lapangan. Akibatnya, masyarakat terdampak bencana di Lebak Gedong akan semakin lama telantar tanpa kepastian hunian yang layak.

Tuntutan King Naga kepada Kementerian PKP:

Meminta Pertanggungjawaban Penuh: Kementerian PKP harus bertanggung jawab atas carut-marutnya proses pengadaan ini dan segera melakukan evaluasi total terhadap kinerja Pokja terkait.

Usut Tuntas Oknum Terkait: Mendesak aparat penegak hukum dan Inspektorat Jenderal Kementerian PKP untuk memeriksa oknum Pokja yang terlibat dalam dugaan kongkalikong ini.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika Kementerian PKP tidak segera mengambil tindakan tegas dan mengevaluasi lelang ini, kami akan membawa bukti-bukti dugaan monopoli ini ke ranah hukum dan menggelar aksi massa demi membela hak-hak korban bencana di Lebak,” pungkas King Naga.

Sumber : LSM GMBI Lebak ( King Naga )

Hkz((((Robby.R))))

Berita Terkait

Maulid Nabi di Masjid Besar Peusangan, Santuni 165 Anak Yatim Piatu Dan Fakir Miskin.
AMBA SULTRA Terbitkan Bumi Anoa Nusantara Institute, Dorong Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Dari Bireuen ke Tidore: Aqila Mirzani Amir Raih Emas Gubernur Cup II Maluku Utara
Pemkab Aceh Tamiang Apresiasi Ulama Inisiasi Muzakkarah Zakat Usaha Kuliner
Jaga Kestabilan Harga, Babinsa Tak Ragu Turun Langsung Cek Harga Sembako di pekan sungaiyu
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Petani Tinjau Pertumbuhan Tanaman Terong Ungu
Babinsa Latih PBB Anak Pesantren, Guna Membentuk Karakter Dan Disiplin
Camat Rantau Desy Nuriza Terpilih sebagai Woman of The Year 2026 D19DAYA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:32

Maulid Nabi di Masjid Besar Peusangan, Santuni 165 Anak Yatim Piatu Dan Fakir Miskin.

Senin, 7 September 2026 - 08:21

AMBA SULTRA Terbitkan Bumi Anoa Nusantara Institute, Dorong Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Senin, 7 September 2026 - 08:03

Dari Bireuen ke Tidore: Aqila Mirzani Amir Raih Emas Gubernur Cup II Maluku Utara

Senin, 7 September 2026 - 06:43

Pemkab Aceh Tamiang Apresiasi Ulama Inisiasi Muzakkarah Zakat Usaha Kuliner

Senin, 7 September 2026 - 04:33

Jaga Kestabilan Harga, Babinsa Tak Ragu Turun Langsung Cek Harga Sembako di pekan sungaiyu

Senin, 7 September 2026 - 04:02

Babinsa Latih PBB Anak Pesantren, Guna Membentuk Karakter Dan Disiplin

Senin, 7 September 2026 - 01:30

Camat Rantau Desy Nuriza Terpilih sebagai Woman of The Year 2026 D19DAYA

Minggu, 6 September 2026 - 23:23

Aqila Mirzani Amir, Putri Aceh Berusia 12 Tahun Merantau ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x