InfoLangsa.Com – Bireuen
Penanggulangan TBC diperlukan upaya kolaborasi bersama antara pihak swasta dan pemerintah dengan pendekatan PPM (Public Private Mix). Kabupaten Bireuen telah membentuk Koalisi Organisasi Profesi dalam Penanggulangan Tuberkulosis atau disingkat KOPI TB melalui lembar tanda tangan komitmen para anggotanya. para anggota KOPI TB perlu dipertemukan kembali demi keberlangsungan upaya penanggulangan TBC di Kabupaten Bireuen.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen mengundang perwakilan dari organisasi profesi antara lain PDPI, PAPDI, PABOI, PDGI, IDI, IBI, PPNI, PAFI, IAI, PATELKI, IAKMI, PERSAKMI, PKFI.
Senin ( 09/09 ) bertempat di Aula Hotel Bireuen Jaya.
Harapan terbentuknya KOPI TB Kabupaten Bireuen adalah :
1) Adanya dukungan keterlibatan dan kontribusi aktif dari anggota KOPI TB dalam penanggulangan TBC di Kabupaten Bireuen.
2) Masing-masing organisasi profesi mengeluarkan surat edaran dan mensosialisasikannya kepada sejawat dalam hal tatalaksana TBC sesuai standar dan melakukan pelaporan dan pencatatan TBC ke SITB.
3) Menyertakan topik TBC pada pertemuan yang diadakan oleh masing-masing organisasi profesi setiap tahunnya.
4) Memberikan dukungan berupa reward kepada anggota yang telah ikut dalam implementasi program TBC.
Kegiatan pertemuan KOPI TB kali ini diberikan materi oleh :
1.dr.Cut Diana Laili SpParu
2.Saiful Kamal SKM M. Kes
Selanjutnya diskusi bersama anggota KOPI TB yang dipimpin oleh dr. Irwan untuk membahas rencana kerja KOPI TB pada Tahun 2025 dengan anggaran Global Fund dan penyusunan struktur anggota KOPI TB yang akan diresmikan melalui SK Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen.
Hasil dari pertemuan antara lain:
1. Terbentuknya susunan kepengurusan KOPI TB Kabupaten Bireuen Periode 2025 – 2026 dan akan disahkan melalui SK Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen..
2. Kesepakatan para anggota KOPI TB untuk mengimplementasikan rencana kerja KOPI TB bersama Tim TB Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen.
3. Mendukung program penanggulangan TBC dalam bentuk mengeluarkan surat edaran dari masing-masing organisasi profesi untuk penegakan tatalaksana TBC sesuai standar.
Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen untuk alur rujukan terduga TBC dari apotek dan tempat praktek mandiri bidan atau perawat supaya dapat memastikan terduga TBC yang dirujuka datang ke Puskesmas.
Akhir Kegiatan Pertemusn Kopi TB Program TBC Dari Berbagai Organisasi Di Akhiri Dengan Sesi Fhoto Bersama Serta Berjalan Lancar Dan Sukses.
HENDRI

















