Jika Terbukti Anggota DPRD Terlibat Dalam Perambahan Hutan, Proses Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Bulu.

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 01:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Riau
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menyoroti dengan keras kasus penyegelan ratusan hektare kebun sawit ilegal yang dilakukan oleh Satgas Penanggulangan Perambahan Hutan (PPH) Direktorat Reskrimum Polda Riau. Lahan yang berada di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Batang Lipai Siabu, Kuantan Singingi, itu diduga kuat milik Kasir, S.T., anggota DPRD Riau dari Fraksi PKB.

Rahmad Sukendar mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kapolda Riau, untuk bertindak tegas dan tidak bermain aman dalam kasus ini.

“Kapolda Riau jangan tebang pilih dalam penegakan hukum. Jika terbukti anggota DPRD terlibat dalam perambahan hutan, proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu. Jangan sampai hukum tumpul ke atas tapi tajam ke bawah,” tegas Rahmad Sukendar kepada media, Jumat (25/07/2025).

Menurutnya, tindakan penyegelan harus diikuti dengan penindakan hukum yang jelas, termasuk penelusuran aliran dana dari bisnis sawit ilegal tersebut.

“Jangan sampai penyegelan ini hanya pertunjukan simbolik. Harus ada langkah nyata menindak pelaku, termasuk aktor intelektual dan pemodal besar yang selama ini bebas mengeruk hasil hutan tanpa izin,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rahmad menyoroti sikap Gubernur Riau Abdul Wahid yang dinilai terlalu diam dalam kasus ini, apalagi Kasir diketahui merupakan kader dari partai yang sama.

“Gubernur Riau harus menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dan lingkungan, bukan kepada kolega politiknya. Jika beliau bungkam, maka integritasnya patut dipertanyakan. Ini adalah ujian kepemimpinan yang tidak boleh diabaikan,” ucap Rahmad.

Ia juga mengingatkan bahwa sebelumnya nama Abdul Wahid turut disorot publik dalam dugaan korupsi dan pencucian uang melalui aktivitas tambang granit oleh PT Malay Nusantara Sukses, perusahaan tempat Abdul Wahid tercatat sebagai komisaris.

Kasus perambahan hutan di Riau dinilai sebagai salah satu bentuk kerusakan lingkungan terbesar yang melibatkan para elite politik dan pemodal. Oleh karena itu, Rahmad Sukendar menegaskan bahwa BPI KPNPA RI akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan akan membuat pengaduan kepada Presiden RI serta Kapolri untuk ikut memantau langsung jalannya proses hukum di Riau.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL
Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.
Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.
Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut
Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan
Kesbangpol Aceh Tamiang seleksi Paskibraka 2026
Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala
Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:12

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00

Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33

Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:41

Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:10

Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:18

Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:15

Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:01

Lalui Perjuangan Keras, Kini Made Hiroki Jadi Bos Properti

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x