Geurakan Bersama Rakyat Anti Korupsi : Kerusakan Hutan Aceh Timur Semakin Parah, PT. Sawit Nabati Indah Harus Bertanggung Jawab

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 08:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Timur

Kerusakan Hutan di Aceh Timur yang semakin memprihatinkan akibat ulah dari pembebasan lahan yang dialih fungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit sehingga mengakibatkan beragam persoalan yang terjadi secara menyeluruh, Berdasarkan data analisis Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) untuk tahun 2025, Kabupaten Aceh Timur mencatatkan tingkat deforestasi tertinggi di Provinsi Aceh. Serta wilayah kecamatan Birem Bayeun menjadi fokus utama.

Inisiator Geurakan Bersama Rakyat Anti Korupsi Wahyu Ramadana, pembebasan lahan yang dilakukan oleh berbagai pihak di Aceh Timur terutama di Kecamatan Birem Bayeun menjadi sorotan tajam terkhusus nya bagi PT. Sawit Nabati Indah dalam melakukan operasional pembebasan lahan yang terus dilakukan serta banyak nya aktivitas pembukaan lahan yang terus menekan kawasan hutan negara (hutan lindung dan hutan produksi) dan konversi hutan menjadi perkebunan monokultur (seperti sawit) yang menurunkan daya lenting ekologis wilayah tersebut terhadap bencana banjir dan longsor serta menurut hasil investigasi yang kita lakukan kuat dugaan PT. Sawit Nabati Indah melakukan pembebasan lahan serta bergerak tanpa mengantongi ijin tentu mereka bergerak tidak Dibawah payung hukum negara ini hutan serta ekosistem didalam nya menjadi penyeimbang kehidupan atas berbagai manfaat yang diberikan untuk keberlangsungan hidup manusia tetapi saat ini kita melihat akibat kerakusan korporat sehingga yang seharusnya hutan menjadi penyangga kini telah habis dan musnah.

Lanjut Wahyu Ramadana, Kita juga menyoroti PT Sawit Nabati Indah sempat berseteru perihal penyerobot lahan masyarakat dan lahan kelompok Tani yang ada di wilayah Aceh timur di beberapa kecamatan yang berada di Aceh timur dalam hal ini juga kita mendapatkan informasi yang bahwasanya PT. Sawit Nabati Indah juga tidak tercantum atau terdaftar di kabupaten Aceh Timur sebagai perusahaan yang bergerak serta menggunakan lahan hutan Aceh Timur oleh karena itu kita meminta dan mendesak kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan dan menghentikan operasional dari PT. Sawit Nabati Indah.

Hasil dari pantauan dan investigasi yang kita lakukan hutan yang dialihkan fungsikan menjadi lahan perkebunan kepala sawit yang dilakukan oleh PT. NSI tersebut berada di hulu sungai dan berada di dataran daerah aliran sungai (DAS) sehingga jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir yang sangat cepat dikarenakan hutan diwilayah tersebut sudah tidak mampu lagi untuk menyerap air hujan secara maksimal dan parahnya lagi aliran sungai tersebut tidak hanya bermuara ke Aceh timur akan tetapi bermuara ke Kota Langsa dan bahkan ke dataran Gayo hingga Aceh Tamiang dan kita juga melihat banyak nya hutan yang awal nya banyak ditumbuhi oleh tumbuhan yang rindang namun saat ini malah di wilayah pengunungan kita dapat lihat di Google Maps telah terjadi deforestasi besar besaran yang dilakukan oleh PT. Sawit Nabati Indah maka oleh itu kita meminta Negara untuk benar benar hadir dalam masalah ini dikarena permasalahan yang terjadi dan dilakukan oleh PT. Sawit Nabati Indah ini sudah sangat komplek dan berbahaya. (Redaksi)

Berita Terkait

Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21, SMAN 1 Samalanga Gelar Zikir Dan Tausiah.
Semarak HUT RI ke-81, RSUD Drs. H. Amri Tambunan Gelar Lomba dan Bagikan 100 Bendera kepada Warga
Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu
Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana Lepas Kontingen O2SN Tingkat Nasional Tahun 2026 ke Jawa Barat
Pentas Seni ‘Merajoet Senja’ Untuk Merawat Semangat Agar Tidak Menyerah
KP3 ABAS Tegas Pro-NKRI, Desak Prabowo Buka Jalan Provinsi Baru
Jeffry Sentana Pimpin Kirab Bendera Raksasa, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:09

Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21, SMAN 1 Samalanga Gelar Zikir Dan Tausiah.

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:58

Semarak HUT RI ke-81, RSUD Drs. H. Amri Tambunan Gelar Lomba dan Bagikan 100 Bendera kepada Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:55

Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50

Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:39

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana Lepas Kontingen O2SN Tingkat Nasional Tahun 2026 ke Jawa Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:30

KP3 ABAS Tegas Pro-NKRI, Desak Prabowo Buka Jalan Provinsi Baru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01

Jeffry Sentana Pimpin Kirab Bendera Raksasa, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:57

Apel Gabungan TNI-POLRI dan Patroli Dalam Rangka Cipta Kondisi Kamtibmas di Polres Aceh Tamiang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x