Fauzan Adami, Mengecam Keras Praktik Pungli Di Lingkungan Madrasah Negeri

- Penulis

Minggu, 18 Mei 2025 - 12:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Infolangsa.com
Dunia pendidikan Aceh kembali tercoreng. Seorang petani cabai asal Gampong Rukoh, Banda Aceh, gagal menyekolahkan anaknya ke salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) karena tidak mampu membayar biaya daftar ulang yang dibebankan pihak madrasah.

Kisah memilukan ini menyulut perhatian publik dan membuka tabir praktik pungutan liar (pungli) yang diduga marak terjadi di berbagai madrasah negeri lainnya, baik jenjang MIN, MTsN, maupun MAN, tidak hanya di Banda Aceh tetapi juga di sejumlah daerah lain di Aceh.

Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA), Fauzan Adami, mengecam keras praktik pungli di lingkungan madrasah negeri. Ia mendesak Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh untuk segera turun tangan.

“Kepala madrasah yang terbukti melakukan pungutan liar harus dicopot dari jabatannya dan seluruh uang yang dipungut secara tidak sah wajib dikembalikan ke orang tua murid,” kata Fauzan, Minggu 18 Mei 2025.

Fauzan menegaskan bahwa pungutan saat proses daftar ulang di madrasah negeri jelas-jelas melanggar hukum. Ia merujuk pada Permendikbud No. 1 Tahun 2021 yang secara tegas melarang segala bentuk pungutan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 184 Tahun 2019 menyatakan seluruh kebutuhan operasional madrasah negeri telah ditanggung negara melalui Dana BOS. Dengan kata lain, tidak ada alasan bagi pihak madrasah untuk membebani wali murid dengan pungutan tambahan.

“Jika pungutan tetap dilakukan, maka hal itu dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam UU No. 31 Tahun 1999 junto UU No. 20 Tahun 2001. Ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tapi pelanggaran hukum,” jelas Fauzan.

Ia menyebut, kasus yang menimpa anak petani cabai tersebut merupakan bukti nyata gagalnya pengawasan dan lemahnya integritas pimpinan madrasah.

“Kepala madrasah yang bermental korup tidak layak memimpin institusi pendidikan. Mereka harus dipecat. Dunia pendidikan tidak boleh dikotori oleh tangan-tangan kotor,” tegasnya.

Lebih lanjut, SAPA mendesak Kemenag untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh madrasah negeri yang terindikasi melakukan pungutan liar. SAPA juga meminta agar setiap dana yang dipungut secara ilegal segera dikembalikan kepada para wali murid tanpa syarat.

Fauzan menegaskan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak bangsa yang dijamin konstitusi, dan tidak boleh ada anak yang tertinggal hanya karena persoalan ekonomi.

“Pendidikan harus menjadi ruang yang bersih, adil, dan bisa diakses siapa pun tanpa diskriminasi. Jangan biarkan praktik pungli memutus masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu,” pungkasnya.

Redaksi

Berita Terkait

SMKN 3 Langsa Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Siswa Baru Dibekali Materi Hukum Hingga Kesiapsiagaan Bencana
Siswa Baru SMKN 1 Langsa Tutup MPLS Ramah, Kepsek: Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT
SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT
Sopiyan Iskandar sebagai kepala desa dukung sukseskan KDMP
Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab 5 Dandim, Estafet Kepemimpinan di Jajaran Korem Bergulir
Wali Kota Langsa Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja Birokrasi
Wali Kota Langsa Lepas Distribusi Logistik Pilchiksung 2026 ke 5 Kecamatan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:43

SMKN 3 Langsa Sukses Gelar MPLS Ramah 2026, Siswa Baru Dibekali Materi Hukum Hingga Kesiapsiagaan Bencana

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:03

Siswa Baru SMKN 1 Langsa Tutup MPLS Ramah, Kepsek: Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:55

SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:53

SMA NEGERI 5 KOTA LHOKSEUMAWE TUTUP KEGIATAN MPLS DENGAN MENGAJAK SISWA MENGENAL MINAT DAN BAKAT

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:34

Sopiyan Iskandar sebagai kepala desa dukung sukseskan KDMP

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:22

Wali Kota Langsa Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Integritas dan Percepatan Kinerja Birokrasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:02

Wali Kota Langsa Lepas Distribusi Logistik Pilchiksung 2026 ke 5 Kecamatan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:06

Danramil 08 Rantau Hadiri Penutupan KKN Tematik Desa Tangguh, 314 Mahasiswa UNUSU Resmi Ditarik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x