Dosen Aceh Timur Sebut Penyebar Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky Sebagai Disinformasi Terorganisir

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 04:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Timur

Fenomena penyebaran informasi yang diduga tidak benar terhadap Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky dinilai tidak lagi sekadar dinamika opini publik, melainkan telah mengarah pada praktik disinformasi yang terstruktur, sistematis, dan berpotensi merusak kualitas demokrasi lokal.

Romi Syahputra, S.H., M.H., CPM., CPArb., seorang Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Syari’at (STIS) Dayah Amal Peureulak, menegaskan bahwa pola penyebaran isu yang terjadi menunjukkan indikasi kuat adanya orkestrasi informasi yang tidak sehat di ruang publik.

“Fenomena ini tidak bisa lagi dipandang sebagai kebebasan berpendapat semata. Ketika informasi disebarkan secara masif tanpa basis fakta yang dapat diverifikasi, maka itu telah masuk dalam kategori disinformasi terorganisir yang berbahaya bagi stabilitas sosial dan legitimasi pemerintahan,” tegas Romi Syahputra yang juga mahasiswa Doktoral atau S3 di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Selasa (28/04/2026).

Dalam perspektif hukum, Romi menjelaskan bahwa tindakan tersebut berpotensi masuk dalam kategori pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia. Ia menekankan bahwa kebebasan berekspresi tetap memiliki batasan hukum dan etika.

Dari sudut pandang akademik dan keislaman, ia juga mengaitkan fenomena ini dengan larangan tegas terhadap fitnah yang dalam literatur hukum Islam dipandang sebagai perbuatan yang lebih berbahaya daripada sekadar kesalahan informasi biasa, karena dapat merusak kehormatan individu dan tatanan sosial.

“Dalam kajian hukum Islam, fitnah bukan hanya persoalan moral, tetapi juga pelanggaran serius terhadap prinsip keadilan (‘adl) dan kejujuran (shidq). Oleh karena itu, praktik semacam ini tidak dapat ditoleransi dalam ruang publik yang sehat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pola serangan terhadap figur publik seperti kepala Daerah kerap memiliki motif tertentu, baik Politik maupun kepentingan kelompok, yang dibungkus dalam narasi yang menyesatkan.

Romi mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan tidak mudah terjebak dalam arus informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan kritik, tetapi kritik harus berbasis data dan argumentasi, bukan fitnah. Jika ruang publik dipenuhi oleh disinformasi, maka yang runtuh bukan hanya reputasi individu, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemerintahan itu sendiri,” pungkasnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan etika komunikasi, memperkuat budaya tabayyun (klarifikasi), serta menjaga kondusivitas daerah agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan. (Zainal)

Berita Terkait

Momentum Baru Kewarganegaraan Indonesia: Jangan Lagi Abaikan Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas (ABG)
Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21, SMAN 1 Samalanga Gelar Zikir Dan Tausiah.
Semarak HUT RI ke-81, RSUD Drs. H. Amri Tambunan Gelar Lomba dan Bagikan 100 Bendera kepada Warga
Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu
Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana Lepas Kontingen O2SN Tingkat Nasional Tahun 2026 ke Jawa Barat
Pentas Seni ‘Merajoet Senja’ Untuk Merawat Semangat Agar Tidak Menyerah
KP3 ABAS Tegas Pro-NKRI, Desak Prabowo Buka Jalan Provinsi Baru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:50

Momentum Baru Kewarganegaraan Indonesia: Jangan Lagi Abaikan Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas (ABG)

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:09

Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21, SMAN 1 Samalanga Gelar Zikir Dan Tausiah.

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:58

Semarak HUT RI ke-81, RSUD Drs. H. Amri Tambunan Gelar Lomba dan Bagikan 100 Bendera kepada Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:55

Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50

Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:35

Pentas Seni ‘Merajoet Senja’ Untuk Merawat Semangat Agar Tidak Menyerah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:30

KP3 ABAS Tegas Pro-NKRI, Desak Prabowo Buka Jalan Provinsi Baru

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:01

Jeffry Sentana Pimpin Kirab Bendera Raksasa, Ajak Warga Isi Kemerdekaan dengan Karya Nyata

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x