Dedi Saputra Minta Pemkab Aceh Timur Tunda Bantuan Rumah, Tuntut Tuntaskan Jadup dan Stimulan Korban Banjir Dulu

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Timur

Kritik keras dilontarkan Dedi Saputra, tokoh yang dikenal sebagai pejuang banjir Aceh Timur, terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mencairkan bantuan perbaikan rumah bagi korban banjir. Ia mendesak pemerintah menunda sementara pencairan bantuan rumah hingga seluruh korban menerima hak dasar: jaminan hidup (jadup) dan dana stimulan secara merata. Minggu (26/4/2026).

Menurut Dedi, pencairan bantuan rumah saat ini rawan memicu keresahan sosial. Sebab, masih banyak penyintas banjir besar 26 November 2025 yang belum tersentuh bantuan dasar. “Jangan sampai rakyat yang sudah susah diadu dengan kebijakan yang tidak adil. Kalau bantuan rumah dicairkan sekarang, sementara jadup dan stimulan belum merata, ini bisa jadi sumber konflik baru,” tegasnya.

Data Posko Tanggap Darurat per 15 Desember 2025 menunjukkan skala bencana hidrometeorologi di Aceh Timur sangat masif:

*Dampak Kemanusiaan:*  

– *73.531 KK* atau *265.723 jiwa* terdampak

– *53 orang* meninggal dunia

– *644 orang* luka-luka

– *1.819 orang* sakit

– *11.524 KK* mengungsi di 852 titik

*Kerusakan Hunian:*  

– *5.684 rumah* rusak berat

– *4.422 rumah* rusak sedang

– *6.979 rumah* rusak ringan

– *Total kerugian* ditaksir *Rp5,63 triliun*

Dedi menilai, dengan kerusakan sebesar itu, pemulihan harus bertahap dan tepat prioritas. “Kondisi lapangan belum normal. Jaringan komunikasi masih terganggu, ribuan warga masih bertahan di tenda pengungsian. Logikanya, pastikan dulu perut kenyang, kesehatan terjamin, baru bicara rehabilitasi rumah,” ujarnya.

Ia meminta Pemkab Aceh Timur tidak tergesa-gesa masuk tahap rekonstruksi. “Selesaikan dulu hak hidup masyarakat: jadup, makanan, layanan kesehatan, bantuan dasar. Setelah semua merata, baru bicara rumah. Kalau dipaksakan sekarang, saya khawatir Aceh Timur gaduh,” lanjut Dedi.

Dedi menegaskan, pernyataannya mewakili keresahan ribuan korban yang merasa belum terdata atau belum menerima bantuan. Ia mendesak Pemkab lebih transparan dan adil dalam verifikasi data penerima. “Jangan sampai bantuan jadi sumber konflik baru. Rakyat butuh keadilan, bukan janji,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Aceh Timur masih menjalankan penanganan darurat dan koordinasi lintas sektor. Namun tekanan publik menguat agar penyaluran bantuan mengutamakan keadilan dan kebutuhan riil korban di lapangan.                   _(Zainal Jimbrown)_

Berita Terkait

Wali Kota Langsa Tutup Festival Santri Meuseuraya II: Lahirkan Generasi Qurani
DANRAMIL 08/RANTAU HADIRI SERAH TERIMA RUMAH ACEH MANDIRI DI ALUR MANIS
Melalui Nobar Piala Dunia 2026 Perkokoh Kebersamaan Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0117/Aceh Tamiang Dan Warga Binaan
Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol ( Pur ) Drs Armia Fahmi M.H Resmikan Sekolah Malaka
Wali Kota: CFD Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Ruang Kebersamaan Warga
Muscab Cabang IDI Bireuen 2026 Berjalan Lancar Dan Sukses.
DARI PASAR KE SAWAH: BABINSA ACEH TAMIANG JAGA STABILITAS PANGAN
Rekam Jejak Hitam Martogi br Sinaga, Sosok yang Sering Mengklaim Hak Orang Lain dan Membuat Kegaduhan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:31

Wali Kota Langsa Tutup Festival Santri Meuseuraya II: Lahirkan Generasi Qurani

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:07

DANRAMIL 08/RANTAU HADIRI SERAH TERIMA RUMAH ACEH MANDIRI DI ALUR MANIS

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:03

Melalui Nobar Piala Dunia 2026 Perkokoh Kebersamaan Babinsa Koramil Jajaran Kodim 0117/Aceh Tamiang Dan Warga Binaan

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:58

Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol ( Pur ) Drs Armia Fahmi M.H Resmikan Sekolah Malaka

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:28

Wali Kota: CFD Bukan Sekadar Olahraga, Tapi Ruang Kebersamaan Warga

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:29

DARI PASAR KE SAWAH: BABINSA ACEH TAMIANG JAGA STABILITAS PANGAN

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:09

Rekam Jejak Hitam Martogi br Sinaga, Sosok yang Sering Mengklaim Hak Orang Lain dan Membuat Kegaduhan

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:04

Muscab IDI 2026: dr Zumirda Sp. B. FINACS, FICS Kembali Terpilih Kedua Kali Pimpin IDI Cabang Bireuen.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x