Bocor Sebelum Razia, Ribuan HP dan Sajam Ditemukan di Lapas — BPI KPNPA RI: “Seremonial Belaka!”

- Penulis

Kamis, 22 Mei 2025 - 03:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Ribuan ponsel dan senjata tajam (sajam) ditemukan dalam razia di berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas) sejak November 2024 hingga Mei 2025. Dirjen Pemasyarakatan Mashudi menyebut ada 1.115 unit ponsel yang berhasil disita. Namun, razia besar ini justru menuai kritik tajam dari Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar.

Rahmad menilai razia tersebut tidak lebih dari seremoni yang kehilangan makna karena informasi pelaksanaannya terlebih dahulu bocor ke dalam lapas.

“Kalau narapidana sudah tahu duluan akan ada razia, ini bukan penegakan hukum, tapi sandiwara belaka! Barang bukti pasti disembunyikan, dan hasil razia jadi tidak maksimal,” ujar Rahmad, Rabu (22/5/2025).

Ia juga menyoroti adanya dugaan kuat praktik kerja sama antara oknum petugas lapas dan napi untuk memasukkan barang-barang terlarang ke dalam penjara.

“Ponsel, sajam, bahkan narkoba bisa masuk karena ada celah dan permainan. Jangan tutup mata! Ada uang titipan, ada kongkalikong. Ini persoalan serius, bukan sekadar disiplin,” tegasnya.

Rahmad mendesak agar Kementerian Hukum dan HAM segera melakukan rotasi besar-besaran terhadap petugas lapas, terutama yang sudah lebih dari tiga tahun bertugas di satu tempat.

“Mutasi penting! Jangan biarkan petugas ‘berakar’ di satu lokasi terlalu lama. Kalau sudah terlalu nyaman, potensi penyimpangan makin besar. Kirim ke Kalimantan, Sulawesi, Papua—biar bersih dan tidak ada relasi kepentingan,” katanya.

BPI KPNPA RI juga meminta Dirjen Pemasyarakatan mengambil langkah konkret dan bukan sekadar pencitraan. Menurut Rahmad, pembenahan lapas harus dimulai dari internal, dengan membersihkan para oknum yang merusak sistem dari dalam.

“Selama aparat di dalam tidak dibenahi, razia berapa kali pun percuma. Justru yang harus di-‘razia’ itu mental dan integritas petugasnya,” pungkasnya.

(Red)

Berita Terkait

Rangkaian kegiatan WASEV TMMD REGULER KE-128 Kegiatan evaluasi kunjungan jembatan perintis garuda KODIM 0117/ACEH TAMIANG T.A 2026.
Kejar Target 30 Hari, Satgas TMMD 128 Kodim 0117/Atam Pacu Cor Plat Beton & Jembatan Aramco di Suka Makmur
Viral !! Mantan Kanit Narkoba Malah Pakai  ‘ POD Getar ‘ Diduga Mengandung Zat Narkotika Bersama Wanita di Tempat Umum
DPW APPI Sumut Minta Kompol DK di PTDH, Jangan Hanya Patsus
Walikota Langsa Jeffry Sentana Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji Tahun 2026
Jeffry Sentana: 101 Kelompok Tani Terima Benih Inpari 32, Produktivitas Petani Langsa Harus Naik
Hadiri UI GreenMetric 2026, Rektor IAIN Langsa: Green Campus Tanggung Jawab Moral Akademik
Sofa Karya Warga Binaan Rutan Ambon: Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Berkelanjutan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:33

Rangkaian kegiatan WASEV TMMD REGULER KE-128 Kegiatan evaluasi kunjungan jembatan perintis garuda KODIM 0117/ACEH TAMIANG T.A 2026.

Kamis, 30 April 2026 - 10:15

Kejar Target 30 Hari, Satgas TMMD 128 Kodim 0117/Atam Pacu Cor Plat Beton & Jembatan Aramco di Suka Makmur

Kamis, 30 April 2026 - 09:50

Viral !! Mantan Kanit Narkoba Malah Pakai  ‘ POD Getar ‘ Diduga Mengandung Zat Narkotika Bersama Wanita di Tempat Umum

Kamis, 30 April 2026 - 09:40

DPW APPI Sumut Minta Kompol DK di PTDH, Jangan Hanya Patsus

Kamis, 30 April 2026 - 09:24

Walikota Langsa Jeffry Sentana Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji Tahun 2026

Rabu, 29 April 2026 - 14:06

Hadiri UI GreenMetric 2026, Rektor IAIN Langsa: Green Campus Tanggung Jawab Moral Akademik

Rabu, 29 April 2026 - 13:43

Sofa Karya Warga Binaan Rutan Ambon: Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian Berkelanjutan

Rabu, 29 April 2026 - 13:03

Sudarma Menang Mutlak, Terpilih Jadi Datok Penghulu Medang Ara Periode 2026-2031

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x