Akses jalan utama tertutup longsor, ini yang dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ Kodam IM

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 05:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Jaya, – Infolangsa.com
Curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, selama beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menutup akses jalan utama Karubaga–Mulia, tepatnya di Desa Jigobak, Distrik Tinggi Nambut, pada Rabu (2/4/2025). Kejadian ini menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga, terganggunya arus transportasi, serta terhambatnya roda perekonomian masyarakat setempat.

Merespons kondisi tersebut, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (Satgas Pamtas RI–PNG) Yonif 112/DJ Kodam Iskandar Muda, yang tengah menjalankan tugas di wilayah tersebut, bergerak cepat memberikan bantuan. Dipimpin langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, para prajurit TNI bersama masyarakat sekitar bergotong royong menyingkirkan timbunan tanah dan batu yang menutup badan jalan.

Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, serta alat bantu manual lainnya, para prajurit dan warga bekerja keras di tengah cuaca mendung yang masih menyelimuti wilayah tersebut. Proses pembersihan berlangsung sekitar dua jam. Berkat kerja sama yang solid dan semangat kebersamaan, akses jalan yang semula tertutup berhasil dibuka kembali. Arus transportasi dan distribusi logistik pun kembali berjalan normal, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berlangsung.

Dalam keterangannya, Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.

“Kami memahami betul bahwa tertutupnya akses jalan ini sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari warga. Sebagai satuan tugas yang bertugas di wilayah ini, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat agar dapat kembali beraktivitas dengan normal,” ungkap Dansatgas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi rakyat.

“Kami selalu siap turun tangan membantu dalam kondisi apa pun. Ini adalah wujud implementasi salah satu butir delapan Wajib TNI, yakni mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sebagaimana arahan dari Pangdam Iskandar Muda,” tambahnya.

Pangdam Iskandar Muda, dalam berbagai kesempatan, senantiasa menekankan bahwa keberadaan prajurit TNI harus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat, baik dalam kondisi damai maupun ketika menghadapi situasi darurat.

“Kodam Iskandar Muda memiliki komitmen kuat untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat, membantu mengatasi persoalan serta membangun komunikasi sosial yang intens. Tugas pokok kami tidak hanya di medan pertempuran, tetapi juga dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat. Seperti yang selalu saya sampaikan, ‘Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,’” ujar Pangdam IM.

Kegiatan gotong royong ini tidak hanya memperlancar akses transportasi warga, tetapi juga semakin mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Sinergi yang kuat antara Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ Kodam Iskandar Muda dengan warga diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam membangun solidaritas sosial dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan ke depan.

Melalui aksi nyata seperti ini, Kodam Iskandar Muda terus membuktikan komitmennya sebagai institusi pertahanan yang tidak hanya mengemban tugas menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi pelopor dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah tugasnya.

Redaksi

Berita Terkait

Sebagian Kota Langsa Masih Gelap Sejak Selasa: Warga Pertanyakan Transparansi Informasi PLN
SMKN 3 Langsa Gelar Workshop Deep Learning
SMK N 3 Langsa Raih Juara 3 Street Parade Di Ajang Drumband Competition ke V 2025 Di Aceh Tamiang
12 TIM Meriahkan Perlombaan Drumbend Competition ke V 2025 Di Aceh Tamiang
Cuaca Ekstrem, Personel Tagana dan Dinas Sosial Kabupaten/Kota Siaga di Seluruh Aceh.
Ciptakan Kota Medan Aman, Elemen Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Medan
Kapolres Lhokseumawe Jalin Silaturahmi dan MoU dengan UIN Sultanah Nahrasiyah, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Polsek Langsa Tangkap Spesialis Pembongkar Rumah yang Meresahkan Warga, Dua Pelaku Dibekuk di Gampong Daulat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:38

Kepala Delegasi IFRC Kunjungi Penyintas Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:24

Jelang Angkutan Lebaran 2026, Kemenhub Gelar Uji Petik Kapal Penumpang di Tiga Pelabuhan Batam

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:10

Aceh Tamiang Bangkit, Mendagri dan Wagub Aceh Turun Langsung ke Lapangan

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:56

Kapolda Aceh Pantau Langsung Kesiapan Pelayanan Polres Aceh Tamiang Pascabanjir

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:53

Aceh Tamiang Terima Bantuan 9 Skilld Louder dan Alat Perang Lumpur

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:23

5 Unit Damkar Dikerahkan Ke Lokasi Kebakaran Desa Cot Bada Baroh.

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:14

Minggu Depan, Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Aceh Pasca Banjir Mulai Lakukan Investigasi dan Observasi Daerah Terdampak

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:10

Layanan Psikolog Rutan Kelas I Tangerang Perkuat Pendampingan Kesehatan Mental Warga Binaan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x