Maulid Nabi di Masjid Besar Peusangan, Santuni 165 Anak Yatim Piatu Dan Fakir Miskin.

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 08:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Cim – Peusangan
Suasana Masjid Besar Kecamatan Peusangan tampak dipenuhi jamaah dari berbagai kalangan saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Senin (07/09/26)
Tidak hanya orang tua, sejumlah anak-anak juga tampak hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri Wakil Bupati, H. Ir.Razuardi Ibrahim, M.T, Ketua BKM, Tgk. Anwar Hasan, Imum Chiek Tgk.Muhammad Hafiq, Rektor Almuslim, Rektor UIA, para tokoh agama, tokoh masyarakat, Insan Pers, serta para jamaah.

Ketua Panitia, Tgk.Jamaluddin S.Pd
M.Kom.I Didampingi Bendahara, Jalani
S.Kom Mengatakan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita untuk meneladani Baginda Nabi Muhammad SAW dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian dan menjaga persaudaraan,” kata
Tgk.Jamaluddin.

Ia mengajak masyarakat untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dengan saling menghormati, membantu sesama, menjaga kerukunan dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen untuk bersama-sama menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat. Mari kita jaga lingkungan kita, hindari perselisihan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, dan menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin serta mengedepankan musyawarah,” ujarnya.

Menurut Tgk. Jamaluddin pembangunan Kabupaten Bireuen membutuhkan dukungan, doa dan masukan dari para ulama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat. Ia juga berharap masjid tidak hanya menjadi tempat memperkuat ibadah, tetapi turut berperan dalam membangun kepedulian, pendidikan agama dan karakter generasi muda.

Ajak Generasi Muda Cintai Rasulullah SAW

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Tgk. Muhammad Zialhuad Dari : Tanoh Mirah. Dalam tausiyahnya,
Tgk. Muhammad Zialhuad mengajak jamaah untuk tidak hanya menjadikan Maulid Nabi sebagai sebuah perayaan, tetapi menjadikannya momentum untuk semakin mengenal, mempelajari sejarah kehidupan dan mencintai Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, salah satu cara menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW adalah dengan mempelajari sirah atau sejarah kehidupan beliau, termasuk bagaimana Rasulullah SAW lahir, menjalani kehidupan serta menunjukkan akhlak yang mulia.

“Bagaimana cara kita supaya bisa menyukai Nabi Muhammad SAW Kita belajar tentang sirah dan kisah sejarah Nabi Muhammad SAW, bagaimana lahirnya, bagaimana kehidupannya dan akhlaknya,” tutur Tgk.Muhammad Zialhuad.

Ia menekankan pentingnya mengenalkan sosok Rasulullah SAW kepada generasi muda sejak dini. Menurutnya, anak-anak perlu dikenalkan dengan sejarah dan kehidupan Nabi Muhammad SAW agar tumbuh rasa cinta kepada Rasulullah SAW.

“Kita harus mengenalkan Nabi Muhammad SAW kepada generasi-generasi kita, khususnya anak-anak. Kita ajarkan tentang sirah, sejarah dan kehidupan Rasulullah SAW, sehingga mereka tidak hanya mengenal, tetapi juga tumbuh rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya,
Tgk.Zialhuad juga mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT yang diberikan setiap hari. Menurutnya, nikmat kesehatan dan kesempatan untuk beribadah merupakan karunia besar yang harus disyukuri.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Kehadiran jamaah bersama anak-anak turut memberikan warna tersendiri, sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW kepada generasi penerus.

Melalui peringatan tersebut, diharapkan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat ukhuwah, kerukunan dan kepedulian antar sesama masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Kegiatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah Kecamatan Peusangan Di Meriahkan Santunan Puluhan Anak Yatim Piatu Dan Alunan Dzikir 4 Groub Dari Al’furqan Gampong Raya Dagang, Pesantren Terpadu Almuslim, TPA Ampon Chiek Peusangan dan Darul Ulum Al’hikmah Paya Abo.

HENDRI

Berita Terkait

AMBA SULTRA Terbitkan Bumi Anoa Nusantara Institute, Dorong Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Dari Bireuen ke Tidore: Aqila Mirzani Amir Raih Emas Gubernur Cup II Maluku Utara
Pemkab Aceh Tamiang Apresiasi Ulama Inisiasi Muzakkarah Zakat Usaha Kuliner
Jaga Kestabilan Harga, Babinsa Tak Ragu Turun Langsung Cek Harga Sembako di pekan sungaiyu
Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Bersama Petani Tinjau Pertumbuhan Tanaman Terong Ungu
Babinsa Latih PBB Anak Pesantren, Guna Membentuk Karakter Dan Disiplin
Camat Rantau Desy Nuriza Terpilih sebagai Woman of The Year 2026 D19DAYA
Aqila Mirzani Amir, Putri Aceh Berusia 12 Tahun Merantau ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 08:32

Maulid Nabi di Masjid Besar Peusangan, Santuni 165 Anak Yatim Piatu Dan Fakir Miskin.

Senin, 7 September 2026 - 08:21

AMBA SULTRA Terbitkan Bumi Anoa Nusantara Institute, Dorong Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Senin, 7 September 2026 - 08:03

Dari Bireuen ke Tidore: Aqila Mirzani Amir Raih Emas Gubernur Cup II Maluku Utara

Senin, 7 September 2026 - 06:43

Pemkab Aceh Tamiang Apresiasi Ulama Inisiasi Muzakkarah Zakat Usaha Kuliner

Senin, 7 September 2026 - 04:33

Jaga Kestabilan Harga, Babinsa Tak Ragu Turun Langsung Cek Harga Sembako di pekan sungaiyu

Senin, 7 September 2026 - 04:02

Babinsa Latih PBB Anak Pesantren, Guna Membentuk Karakter Dan Disiplin

Senin, 7 September 2026 - 01:30

Camat Rantau Desy Nuriza Terpilih sebagai Woman of The Year 2026 D19DAYA

Minggu, 6 September 2026 - 23:23

Aqila Mirzani Amir, Putri Aceh Berusia 12 Tahun Merantau ke Maluku Utara Demi Menggapai Prestasi.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x