Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Situasi Kamseltibcarlantas Tetap Terjaga Meski Operasi Patuh 2026 Ditunda

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.COM – Padang
Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) resmi menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia mulai Senin (8/6/2026). Kebijakan tersebut juga berdampak pada pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 yang sedianya digelar di wilayah hukum Polda Sumatera Barat.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, membenarkan adanya penundaan pelaksanaan operasi yang merupakan agenda rutin kepolisian dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Menurut Reza, keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan yang telah ditetapkan oleh Korlantas Polri secara nasional sehingga seluruh jajaran kepolisian daerah menyesuaikan pelaksanaannya.

“Benar, ditunda sesuai keputusan Korlantas Polri,” ujar Reza saat dikonfirmasi pada Senin sore.

Meski pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026 belum dilaksanakan sesuai jadwal yang telah direncanakan sebelumnya, Ditlantas Polda Sumbar memastikan upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap menjadi prioritas. Berbagai langkah pengawasan dan penegakan hukum akan terus dilakukan untuk menekan angka pelanggaran serta meminimalisasi potensi kecelakaan di jalan raya.

Reza menjelaskan bahwa strategi yang akan diterapkan selama masa penundaan tetap mengedepankan kombinasi antara penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dan kegiatan edukasi kepada masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.

“Strateginya dengan meningkatkan kegiatan penindakan pelanggaran serta didukung dengan kegiatan edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap penundaan Operasi Patuh sebagai alasan untuk mengabaikan aturan berlalu lintas. Kepatuhan terhadap peraturan jalan raya, kata Reza, harus lahir dari kesadaran setiap individu demi menjaga keselamatan bersama.

“Kepada seluruh masyarakat diimbau agar selalu mematuhi peraturan berlalu lintas untuk keselamatan diri sendiri dan sesama pengguna jalan,” tegasnya.

Sebelumnya, Operasi Patuh 2026 direncanakan berlangsung selama dua pekan, mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini difokuskan pada penindakan berbagai pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm standar, melanggar rambu-rambu, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga pelanggaran lain yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam konsep pelaksanaannya, kepolisian juga berencana mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai instrumen utama penegakan hukum. Sistem tersebut mencakup ETLE Statis yang terpasang di titik-titik tertentu, ETLE Genggam yang digunakan petugas di lapangan, hingga ETLE Drone untuk mendukung pengawasan dari udara.

Berdasarkan rencana awal, sekitar 60 persen penindakan pelanggaran akan dilakukan melalui sistem ETLE, 30 persen melalui penindakan langsung oleh petugas, sementara 10 persen lainnya difokuskan pada kegiatan edukasi dan upaya preventif kepada masyarakat.

Hingga saat ini, Korlantas Polri belum mengumumkan jadwal terbaru pelaksanaan Operasi Patuh 2026. Meskipun demikian, jajaran kepolisian di daerah, termasuk Polda Sumatera Barat, memastikan berbagai kegiatan pengawasan, sosialisasi, dan penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan guna menjaga disiplin masyarakat serta mendukung terciptanya keselamatan berlalu lintas di seluruh wilayah.

(RP)

Berita Terkait

KEJARI LANGSA AJARKAN “SARING SEBELUM SHARING” KE PELAJAR SMA UNGGUL CND, KEPSEK: SANGAT BERMANFAAT
57 Guru PPPK NTT Belum Terima Gaji Tiga Bulan, SK Perpanjangan Kontrak Belum Terbit
Gubernur Maluku Utara Akui Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir Tahun
Dirlantas Polda Sumbar Wujudkan Kantor Terintegrasi untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Tidak Ada Salah Tilang Melalui Verifikasi Berlapis ETLE
ASN Pensiun Masih Digaji, BKPSDM OKI Disorot atas Temuan BPK
Kapolda Sumsel Perkuat Penindakan BBM Ilegal, Polda Sasar Jalur Distribusi
Plt. Direktur Pascasarjana IAIN Langsa Pantau Langsung Ujian Masuk S2-S3 2026/2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:27

KEJARI LANGSA AJARKAN “SARING SEBELUM SHARING” KE PELAJAR SMA UNGGUL CND, KEPSEK: SANGAT BERMANFAAT

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:41

57 Guru PPPK NTT Belum Terima Gaji Tiga Bulan, SK Perpanjangan Kontrak Belum Terbit

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:37

Gubernur Maluku Utara Akui Kesulitan Bayar Gaji PPPK hingga Akhir Tahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:33

Dirlantas Polda Sumbar Pastikan Situasi Kamseltibcarlantas Tetap Terjaga Meski Operasi Patuh 2026 Ditunda

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30

Dirlantas Polda Sumbar Wujudkan Kantor Terintegrasi untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:02

ASN Pensiun Masih Digaji, BKPSDM OKI Disorot atas Temuan BPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:58

Kapolda Sumsel Perkuat Penindakan BBM Ilegal, Polda Sasar Jalur Distribusi

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:49

Plt. Direktur Pascasarjana IAIN Langsa Pantau Langsung Ujian Masuk S2-S3 2026/2027

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x