InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang
Babinsa jajaran Kodim 0117/Aceh Tamiang terus aktif mendampingi petani di wilayah binaan untuk mendukung program swasembada pangan pemerintah. Pendampingan dilakukan pada komoditas jagung dan sayuran di dua kecamatan berbeda, Minggu 24 Mei 2026.
Di Desa Sapta Marga, Kecamatan Manyak Payed, Babinsa Koramil 06/Manyak Payed Sertu Riki turun langsung memantau pertumbuhan tanaman jagung milik petani. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap baik dan segera menindaklanjuti jika ada kendala di lapangan.
“Sebagai Babinsa saya langsung turun membantu petani, mengecek keadaan tanaman yang sudah dilaksanakan untuk didata dan segera dilaporkan agar bisa ditindak lanjuti dengan cepat apabila ada kendala,” ujar Sertu Riki.
Ia menjelaskan, pendampingan rutin dan intensif diharapkan dapat membuat pertumbuhan jagung semakin baik sehingga hasil panen meningkat. Upaya ini bagian dari menjaga keberhasilan program swasembada pangan, termasuk swasembada jagung yang potensinya besar di wilayah Manyak Payed.
Sementara itu di Desa Telaga Meuku Dua, Kecamatan Banda Mulia, Koptu Fauzi dari Koramil 09/Banda Mulia mendampingi petani merawat tanaman pare milik Bapak Sukono. Fokus pendampingan pada pemantauan pertumbuhan dan perawatan agar tanaman terhindar dari hama dan penyakit sehingga hasil panen maksimal.
“Kita melakukan pendampingan langsung di lapangan dengan mengecek kondisi kebun sayuran pare milik Bapak Sukono dengan harapan tanaman tersebut tidak terserang hama maupun penyakit,” ujar Koptu Fauzi.
Koptu Fauzi menambahkan, pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan mutu dan hasil panen yang nantinya dapat menunjang perekonomian petani.
Bapak Sukono selaku pemilik lahan mengapresiasi kehadiran Babinsa. “Terimakasih kepada Babinsa yang selalu aktif mendampingi kami para petani di lapangan. Semoga perawatan yang rutin kita lakukan ini dapat menghasilkan panen yang memuaskan,” tuturnya.
Kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan nasional, tidak hanya untuk padi dan kedelai, tetapi juga komoditas jagung dan sayuran yang menjadi potensi unggulan di Aceh Tamiang.(Jon)

















