TNI, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Kebakaran 13 Ruko di Aceh Selatan.

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Selatan
Respons cepat dan sinergi lintas instansi kembali ditunjukkan dalam penanganan bencana kebakaran yang terjadi di Desa Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, pada Sabtu dini hari (28/3/2026). Peristiwa kebakaran hebat tersebut menghanguskan sebanyak 13 unit rumah toko (ruko) dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi para pemiliknya.

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 02.15 WIB oleh seorang warga bernama Ibal yang saat itu sedang berada di sebuah warung kopi bersama rekannya. Ia melihat kepulan asap tebal yang berasal dari salah satu ruko milik warga bernama Ibrahim, yang berjarak kurang lebih 50 meter dari lokasi tempatnya berada.

Menyadari adanya tanda-tanda kebakaran, saksi segera mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian. Setelah melihat api mulai membesar dan berpotensi merambat ke bangunan lain, ia dengan sigap meminta bantuan warga sekitar serta menghubungi petugas pemadam kebakaran Kluet Utara agar segera melakukan penanganan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel TNI dari Koramil 06/Kluet Utara Kodim 0107/Aceh Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masyarakat setempat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Upaya pemadaman dan penyelamatan dilakukan secara terpadu dengan mengedepankan gotong royong antar unsur.

Danramil 06/Kluet Utara, Kapten Inf Junaidi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim gabungan langsung mengambil langkah cepat guna meminimalisir dampak kebakaran.

“Personel TNI bersama, Damkar, BPBD, dan masyarakat segera bahu-membahu memadamkan api serta mengevakuasi barang-barang milik warga yang masih bisa diselamatkan,” ujarnya.

Dalam upaya pemadaman, sejumlah armada dikerahkan ke lokasi kejadian. Satu unit mobil pemadam dari BPBD Aceh Selatan dan satu unit dari Kluet Tengah tiba untuk membantu, kemudian disusul tambahan armada dari wilayah Bakongan guna memperkuat proses pemadaman. Petugas gabungan berjibaku selama beberapa jam untuk menjinakkan api yang dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Meski seluruh ruko yang terdampak tidak dapat diselamatkan dan dilaporkan hangus terbakar, upaya maksimal yang dilakukan oleh tim gabungan berhasil mencegah api meluas ke permukiman warga di sekitarnya. Selain itu, aparat juga memastikan tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Di tengah situasi darurat, kehadiran aparat TNI, Damkar dan petugas BPBD memberikan rasa aman dan membantu menenangkan masyarakat yang terdampak. Selain memadamkan api, petugas juga membantu mengevakuasi barang-barang milik warga serta mengamankan area sekitar lokasi kebakaran.

Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andriano D.N. Lubis, S.Sos, menegaskan bahwa respons cepat yang dilakukan merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus wujud kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam menghadapi situasi darurat.

“Sinergitas antara TNI, Damkar, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana seperti ini. Kita bersyukur tidak ada korban jiwa, namun kami akan terus membantu warga terdampak, termasuk dalam proses pendataan dan pemulihan pascakebakaran,” ungkapnya.

Pasca kebakaran, upaya penanganan tidak berhenti pada proses pemadaman. Sejak pagi hari, personel TNI bersama BPBD dan unsur terkait lainnya terus melaksanakan proses pendinginan di lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Tim gabungan melakukan penyisiran secara menyeluruh di area terdampak, termasuk pada bagian bangunan yang telah roboh serta material yang masih mengeluarkan asap. Proses pendinginan dilakukan dengan penuh kehati-hatian menggunakan peralatan pemadam serta dukungan armada tangki air yang tetap disiagakan di lokasi.

Kapten Inf Junaidi menegaskan bahwa proses pendinginan merupakan tahapan krusial dalam penanganan pascakebakaran.
“Pendinginan ini sangat penting untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa. Kami akan terus melakukan pemantauan hingga kondisi benar-benar aman dan kondusif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Aceh Selatan, Aris Monkuba, menyampaikan bahwa seluruh personel dan armada telah dikerahkan secara maksimal untuk memastikan situasi benar-benar terkendali.

“Kami fokus pada pendinginan dan pengamanan lokasi. Hal ini penting untuk mencegah potensi kebakaran lanjutan, mengingat masih terdapat material yang menyimpan panas,” ujarnya.

Selain aparat, masyarakat setempat juga turut ambil bagian dalam proses penanganan pascakebakaran. Warga bersama petugas bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran serta membantu menjaga keamanan lingkungan sekitar.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi kebakaran mulai berangsur kondusif. Namun demikian, petugas gabungan masih tetap bersiaga guna mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru, terutama pada material bangunan yang mudah menyimpan panas.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya di kawasan padat bangunan seperti pertokoan. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan segera melakukan langkah-langkah lanjutan, termasuk pendataan kerugian serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak, guna mempercepat proses pemulihan pascabencana dan membantu masyarakat kembali bangkit dari musibah tersebut. (Redaksi)

Berita Terkait

Jacob Ereste : Safari GMRI ke Semarang. Demak, Kadilangu, Kudus. Purwodadi, Solo dan Semarang
Jeffry Sentana Kukuhkan 22 Putra-Putri Terbaik Paskibraka Kota Langsa Tahun 2026
Momentum Baru Kewarganegaraan Indonesia: Jangan Lagi Abaikan Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas (ABG)
Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21, SMAN 1 Samalanga Gelar Zikir Dan Tausiah.
Semarak HUT RI ke-81, RSUD Drs. H. Amri Tambunan Gelar Lomba dan Bagikan 100 Bendera kepada Warga
Dahnil Ginting Apresiasi Pelayanan RSUD Amri Tambunan, Dorong Akses Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu
Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana Lepas Kontingen O2SN Tingkat Nasional Tahun 2026 ke Jawa Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:18

Jacob Ereste : Safari GMRI ke Semarang. Demak, Kadilangu, Kudus. Purwodadi, Solo dan Semarang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:29

Jeffry Sentana Kukuhkan 22 Putra-Putri Terbaik Paskibraka Kota Langsa Tahun 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:50

Momentum Baru Kewarganegaraan Indonesia: Jangan Lagi Abaikan Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas (ABG)

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:09

Peringatan Hari Damai Aceh Ke-21, SMAN 1 Samalanga Gelar Zikir Dan Tausiah.

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:58

Semarak HUT RI ke-81, RSUD Drs. H. Amri Tambunan Gelar Lomba dan Bagikan 100 Bendera kepada Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50

Festival Karaoke Pop Aero Brew 2026 Pecah! 15 Finalis Tampil Memukau, Dira Samosir Raih Juara 1

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:39

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana Lepas Kontingen O2SN Tingkat Nasional Tahun 2026 ke Jawa Barat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:35

Pentas Seni ‘Merajoet Senja’ Untuk Merawat Semangat Agar Tidak Menyerah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x