InfoLangsa.Com – Bireuen
Puluhan Korban bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen Mendirikan tenda darurat di halaman Kantor Bupati Bireuen hingga Sabtu Pagi (14/3/2026). Mereka memilih lokasi tersebut sambil menunggu kepastian pembangunan hunian tetap (huntap) dari pemerintah.

Para pengungsi mengaku Tidak akan meninggalkan lokasi sebelum ada kejelasan terkait rencana pembangunan rumah permanen bagi mereka.
Salah seorang pengungsi, M. Amin, mengatakan kehadiran mereka di halaman kantor pemerintahan bukan untuk membuat keributan, melainkan untuk menuntut kepastian tempat tinggal yang layak setelah rumah mereka hilang akibat bencana.
“Kami hanya menginginkan hak kami. Kami tidak akan meninggalkan lokasi sebelum ada kejelasan kapan huntap akan dibangun,” ujar M. Amin.
Menanggapi Hal Tersebut, Bupati H. Mukhlis ST Memerintahkan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, Mencari Rumah Layak Huni Bagi Pengungsi
pemerintah daerah menawarkan solusi sementara kepada para korban bencana dengan menyediakan rumah sewa di kawasan Cot Ijue, Kecamatan Peusangan.
Menurutnya, opsi tersebut telah disampaikan kepada para pengungsi, namun belum disetujui oleh mereka.
“Pemerintah sudah mencari dan memberi solusi, yaitu menyediakan rumah sewa di sekitar Cot Ijue. Namun mereka menolak,” kata Hanafiah saat bersilaturahmi dan berdiskusi dengan insan pers.
Hanafiah juga mengingatkan bahwa area kantor pemerintahan tidak diperuntukkan sebagai lokasi pengungsian. Ia menegaskan pemerintah memiliki kewenangan untuk menertibkan aktivitas yang dinilai mengganggu fungsi kawasan tersebut.
“Kantor pemerintahan tidak diperuntukkan sebagai lokasi pengungsian, sah-sah saja kita usir secara paksa, seperti kita usir pedagang kaki lima yang tidak tertib,” tegasnya.
Para Pengungsi tetap bertahan di lokasi dengan mengatakan kalau mereka tinggal di rumah layak huni yang di sewa pemerintah gimana dengan pengungsi lainnya yang juga terkena banjir dan longsor.
Ucap ” M. Nasir.
Harapan kami kepada pemerintah, Segera memberikan kepastian terkait pembangunan hunian tetap bagi korban banjir dan longsor tersebut.
Pantauan Wartawan, Silaturahmi Dan Diskusi Publik Bersama Pemerintah Daerah Berjalan Lancar Dan Penuh Harmonis.
HENDRI




















