Tradisi Peusejuek tandai selesainya Pembangunan Jembatan Garuda Desa Teungoh, Kab. Aceh Utara

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Utara
Suasana khidmat dan penuh rasa syukur mewarnai kegiatan pesejuk sekaligus peresmian Jembatan Gantung Garuda yang berlokasi di Desa Gampong Tengoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, 24 Februari 2026. Jembatan tersebut menjadi sarana penghubung vital antara Desa Gampong Tengoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara dengan Desa Blang Gurun, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.

Pembangunan jembatan gantung ini dilaksanakan oleh prajurit dari Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina dan Batalyon Zeni Tempur 17/Ananta Dharma sebagai wujud nyata pengabdian TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat serta mendukung konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses transportasi.

Acara peresmian turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Danyon Zipur 5/ABW Letkol Czi Wahyu, Danramil 19/Sawang beserta delapan anggota, Danki Yonzipur 5/ABW bersama sepuluh personel, Sekcam Sawang Muslim, S.Sos, Keuchik Gampong Tengoh M. Jakfar, para tokoh masyarakat, serta sekitar 25 warga yang hadir menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan ritual pesejuk yang dipimpin oleh imam desa setempat. Tradisi adat Aceh ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur sekaligus doa keselamatan agar jembatan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat, keberkahan, serta keselamatan bagi seluruh masyarakat yang menggunakannya. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan shalawat dan doa bersama, memohon agar jembatan tersebut senantiasa kokoh, aman, dan membawa kebaikan bagi generasi mendatang.

Sebagai simbol resmi difungsikannya jembatan, kegiatan dilanjutkan dengan uji coba melintas menggunakan kendaraan roda dua serta berjalan kaki oleh para tamu undangan dan masyarakat. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka untuk pertama kalinya melintasi jembatan secara bersama-sama dengan penuh rasa bangga dan haru.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Gampong Tengoh menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada TNI AD, khususnya kepada prajurit Yonzipur 5/ABW dan Yonzipur 17/AD, yang telah mencurahkan tenaga, waktu, serta pikiran demi terwujudnya jembatan gantung ini. Mereka mengungkapkan bahwa sebelumnya akses penyeberangan cukup sulit dan berisiko, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat. Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga untuk aktivitas pendidikan, ekonomi, sosial, dan pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah dan aman.

Keuchik Gampong Tengoh dalam sambutannya berharap agar jembatan yang telah dibangun dapat dirawat bersama oleh seluruh masyarakat sehingga tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang. Ia juga menegaskan bahwa keberadaan jembatan ini tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan ekonomi antara masyarakat Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen.

Kegiatan pesejuk dan peresmian Jembatan Gantung Garuda berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Momentum ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mempertegas komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke pelosok daerah. (Redaksi)

Berita Terkait

Polsek Tamiang Hulu Berikan Himbauan Larangan Karhutla cegah Kebakaran Hutan dan Lahan
Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi
Gerak Cepat LSM KCBI Samosir, Paksa Pemkab Hidupkan Pompa Air Mati Bertahun-tahun
Kegiatan Zoom Meeting Launching 2500 Titik Jembatan Garuda dan 3000 Titik Air Bersih
Putra Mahkota Kesultanan Gowa Luncurkan Buku Alih Aksara Lontara’ Bilang Gowa Tallo’
Danramil O8 melalaui Babinsa Dampingi Penyaluran Makan Bergizi Gratis Di SD Negeri Ingin Jaya
Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Bupati Aceh Tamiang Minta APIP Perketat Pengawasan
Penutup sementara jembatan gantung desa lubuk sidup penghubung desa Ara sembilan kecamatan sekerak Kabupaten Aceh Tamiang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:37

Polsek Tamiang Hulu Berikan Himbauan Larangan Karhutla cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:45

Kapolda Aceh Hadiri Secara Virtual Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:41

Gerak Cepat LSM KCBI Samosir, Paksa Pemkab Hidupkan Pompa Air Mati Bertahun-tahun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:36

Kegiatan Zoom Meeting Launching 2500 Titik Jembatan Garuda dan 3000 Titik Air Bersih

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:07

Putra Mahkota Kesultanan Gowa Luncurkan Buku Alih Aksara Lontara’ Bilang Gowa Tallo’

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:06

Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Bupati Aceh Tamiang Minta APIP Perketat Pengawasan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:59

Penutup sementara jembatan gantung desa lubuk sidup penghubung desa Ara sembilan kecamatan sekerak Kabupaten Aceh Tamiang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:23

Kelompok Motor Insieme Bagi-Bagi Bendera Merah Putih Jelang HUT RI ke-81

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x