Menkopolkam Sudah Ganti segera Kepala BIN di Copot Juga Karena Gagal Dalam Deteksi Dini

- Penulis

Selasa, 9 September 2025 - 11:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Gelombang aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di sejumlah daerah memantik kritik keras Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar. Ia menilai Menkopolkam Budi Gunawan gagal total menjalankan fungsi koordinasi politik dan keamanan negara.

“Gagalnya Menkopolkam Budi Gunawan dalam mendeteksi kerawanan gangguan keamanan nasional menjadi atensi Presiden. Tidak lama kemudian jabatan Menkopolkam Budi Gunawan dicopot Presiden Prabowo dari Kabinet,” tegas Sukendar , Selasa (9/9/2025).

Tak hanya menyorot Menkopolkam, Sukendar juga mendesak agar Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Herindra segera dicopot. Menurutnya, BIN terbukti mandul dalam mendeteksi dini potensi aksi anarkis.

“BIN justru menghilang. Presiden sendiri yang turun tangan. Baru setelah aksi anarkis mereda, Kepala BIN menghadap Presiden. Ini menunjukkan tidak profesionalnya kinerja BIN dalam pencegahan,” ujarnya.

Sukendar menilai tidak adanya komunikasi dan koordinasi dari pejabat Polkam maupun BIN di lapangan membuat situasi semakin kacau. “Baru setelah Presiden dan Menhan turun, Budi Gunawan dan Herindra tampil,” katanya dengan nada kecewa.

Ia menegaskan, kerusuhan seharusnya bisa dicegah apabila intelijen bekerja maksimal. “Kepala BIN harus dievaluasi. Sebelum aksi besar-besaran meletus dan berujung anarkis, BIN seharusnya membaca situasi lebih awal. Nyatanya semua kecolongan,” tambahnya.

Selain itu, Sukendar juga mengingatkan agar pemerintah segera membatalkan kebijakan yang dinilai merugikan rakyat dan memicu kemarahan publik. “Rakyat butuh solusi, bukan pejabat yang hanya diam dan bersembunyi. Jangan sampai negara ini terbakar hanya karena pejabat tinggi tak peka dengan penderitaan masyarakat,” Segera saja jabatan Menteri yang dianggap tidak bisa bekerja sama dengan Presiden Prabowo juga segera di reshuffle ,pungkasnya.*

Redaksi

Berita Terkait

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL
Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.
Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.
Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut
Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan
Kesbangpol Aceh Tamiang seleksi Paskibraka 2026
Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala
Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:12

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00

Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33

Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:41

Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:10

Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:18

Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:15

Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:01

Lalui Perjuangan Keras, Kini Made Hiroki Jadi Bos Properti

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x