Kapolri Dinilai Gagal, Presiden Prabowo Didesak Segera Copot Jabatan

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Jakarta
Gelombang desakan publik agar Presiden Prabowo segera mencopot Kapolri semakin keras terdengar. Hal ini dipicu oleh kegagalan aparat dalam mengamankan aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh hingga menewaskan seorang pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan barikade. Tragedi itu dinilai sebagai bukti nyata gagalnya kepolisian dalam melindungi rakyat.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menyebut Kapolri tidak lagi layak memimpin institusi kepolisian setelah peristiwa memalukan tersebut.

“Kapolri jelas gagal total. Aparat tidak mampu mengendalikan situasi, malah rakyat yang jadi korban. Presiden Prabowo jangan ragu, segera copot Kapolri agar marwah institusi dan kepercayaan publik bisa diselamatkan,” tegas Rahmad Sukendar, Sabtu (30/8/2025).

Rahmad menambahkan, unjuk rasa yang berujung anarkis sejatinya berakar dari kondisi ekonomi rakyat yang semakin terhimpit. Harga kebutuhan pokok meroket, penghasilan stagnan, sementara sebagian pejabat justru asyik mempertontonkan gaya hidup mewah dan berpesta di tengah penderitaan rakyat.

“Rakyat lapar, pejabat berjoget ria. Ini tamparan keras bagi bangsa. Sentimen sosial jangan diremehkan. Bila api kemarahan rakyat dibiarkan, gejolak lebih besar bisa meledak kapan saja,” ujarnya.

Menurut Rahmad, pemerintah bersama DPR wajib segera mengambil langkah nyata, bukan hanya retorika politik. Ia menegaskan tiga langkah darurat:

1. Mengendalikan harga kebutuhan pokok agar daya beli rakyat tidak ambruk.

2. Menyalurkan subsidi tepat sasaran bagi masyarakat kecil yang benar-benar terdampak.

3. Menunjukkan keteladanan pejabat dengan hidup sederhana, bukan mempertontonkan hedonisme.

“Rakyat sudah muak dengan janji manis. Yang mereka tunggu adalah solusi nyata. Bila Presiden tidak segera bertindak, bukan hanya Kapolri yang kehilangan legitimasi, tapi juga pemerintah bisa kehilangan kepercayaan rakyat,” pungkasnya.

Redaksi

Berita Terkait

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL
Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.
Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.
Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut
Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan
Kesbangpol Aceh Tamiang seleksi Paskibraka 2026
Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala
Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:12

KEJARI BIREUEN TERIMA PENGEMBALIAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI BAITUL MAL

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00

Bantuan Stimulan Perumahan Tahap I di Bireuen Dalam Proses Transfer ke Rekening.

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:33

Dedi Minta DPRK Aceh Timur Gelar Rapat Dengan Masyarakat Korban Banjir, Perjuangkan Hak Korban.

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:41

Semangat Kebersamaan Warnai Pelantikan Pengurus sekaligus HUT ke 3 Ralinsa Brotherhood International Sumut

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:10

Tonggak Penting Perlindungan Anak di Era Digital: PP Tunas sebagai Arah Baru Pendidikan

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:18

Babinsa Pantau Perkembangan Tanaman Padi Sekaligus Lakukan Pemeliharaan Berkala

Selasa, 31 Maret 2026 - 04:15

Babinsa Dampingi Kegiatan Posyandu Sebagai Wujud Kepedulian Dan Kesehatan Balita

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:01

Lalui Perjuangan Keras, Kini Made Hiroki Jadi Bos Properti

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x