Rahmad Sukendar Desak Gubernur Banten Mundur jika Tak Mampu Atasi Konflik Penyegelan Sekolah di Tangsel

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 06:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Tangerang Selatan
Warga di sekitar SMAN 3, SMAN 6, dan SMAN 10 Kota Tangerang Selatan terus melanjutkan aksi penyegelan terhadap akses masuk sekolah. Aksi ini menjadi simbol kekecewaan warga terhadap pemerintah yang dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan secara adil dan tuntas.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, angkat bicara dan mengeluarkan pernyataan keras terhadap Gubernur Banten. Ia menilai ketidakmampuan kepala daerah dalam menangani konflik ini sebagai bentuk kegagalan kepemimpinan.

“Kalau Gubernur Banten tidak mampu menyelesaikan masalah ini, lebih baik mundur saja. Seorang pemimpin di tanah jawara Banten seharusnya hadir dan mengakomodasi keluhan warga yang mencari keadilan. Bukan malah membiarkan masalah seperti ini berlarut-larut,” tegas Rahmad Sukendar. Senin (14/7/25)

Rahmad menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang harus dilindungi, dan konflik berkepanjangan ini justru merugikan masa depan anak-anak.

“Kalau saya yang menjadi gubernur, saya akan ambil langkah cepat dan terbaik. Duduk bersama masyarakat, dengarkan keluhan mereka, dan cari solusi yang adil bagi semua pihak. Jangan sampai rakyat merasa tidak punya pemimpin yang berpihak pada mereka,” tandasnya.

Hingga saat ini, belum ada langkah tegas dari Pemerintah Provinsi Banten untuk menyelesaikan konflik tersebut. Warga menegaskan akan terus menyegel sekolah hingga tuntutan mereka didengar dan dipenuhi.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Dari Greenpeace ke Nuklir: Mengapa Pendiri Greenpeace Berubah Pikiran?
Dari Panggung Bengkayang ke Seluruh Nusantara, Perjuangan San San Menghibur Demi Keluarga
Warga Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh Tamiang 2026
Peringati Harganas Ke-33, Wabup Ismail Tekankan Pentingnya Peran Aktif Ayah untuk Pembangunan Keluarga
BUMDesma Peusangan Jaya LKD Luncurkan Unit Usaha Baru Jual Beli Barang Bekas, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Sirkular.
KUHP Baru Berlaku, Polri Tak Lagi Tampilkan Wajah Tersangka ke Publik
Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria 2026 bagi 200 Anak
WARGA LHOK BANIE APRESIASI PENYALURAN BANTUAN BANJIR PEMKO LANGSA
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:23

Dari Greenpeace ke Nuklir: Mengapa Pendiri Greenpeace Berubah Pikiran?

Senin, 29 Juni 2026 - 23:13

Dari Panggung Bengkayang ke Seluruh Nusantara, Perjuangan San San Menghibur Demi Keluarga

Senin, 29 Juni 2026 - 14:28

Warga Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh Tamiang 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 13:36

Peringati Harganas Ke-33, Wabup Ismail Tekankan Pentingnya Peran Aktif Ayah untuk Pembangunan Keluarga

Senin, 29 Juni 2026 - 12:25

BUMDesma Peusangan Jaya LKD Luncurkan Unit Usaha Baru Jual Beli Barang Bekas, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Sirkular.

Senin, 29 Juni 2026 - 09:41

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria 2026 bagi 200 Anak

Senin, 29 Juni 2026 - 06:43

WARGA LHOK BANIE APRESIASI PENYALURAN BANTUAN BANJIR PEMKO LANGSA

Senin, 29 Juni 2026 - 03:56

Perempuan di Sampit Dibakar oleh Pacarnya

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x