Kapolres Belawan Diserang Pemuda Bersajam di Tol Belmera, MUI: Polisi Wajib Didukung Menegakkan Hukum

- Penulis

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN -;Infolangsa.com
Penghadangan dan penyerangan brutal terhadap Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan, S.I.K., M.H., oleh sekelompok pemuda di Ruas Tol Belmera pada Sabtu (3/5) dini hari, mengguncang publik dan menuai kecaman luas.

Ketua MUI Kecamatan Medan Labuhan, Haji Ahmad Faruni, S.Ag., dengan tegas menyatakan bahwa tindakan kejahatan tersebut harus dilawan dan bahwa polisi yang menjalankan tugas dengan benar justru perlu diberikan dukungan, bukan disudutkan.

“Tindakan kejahatan seperti ini tidak boleh dibiarkan, harus dilawan. Dan aparat kepolisian yang sudah menjalankan tugas dengan benar justru harus kita dukung, bukan malah disudutkan,” tegas Ketua MUI Kecamatan Medan Labuhan, Haji Ahmad Faruni, S.Ag dalam keterangan persnya, Senin (5/5/2025).

Ketua MUI Kecamatan Medan Labuhan menegaskan bahwa tindakan menghadang kendaraan di jalan tol bukan hanya pelanggaran hukum lalu lintas, tetapi jelas merupakan aksi kriminal yang membahayakan keselamatan orang lain.

Dalam keterangannya, Ahmad Faruni menyampaikan bahwa MUI sangat prihatin atas maraknya aksi kejahatan seperti tawuran, begal, dan narkoba yang menimbulkan keresahan luar biasa di tengah masyarakat.

Ia mengungkapkan banyak warga yang kini takut menjalani aktivitas sehari-hari karena ancaman kejahatan semakin nyata.

“Masyarakat ingin hidup tenang. Tapi sekarang mau kerja pun takut, mau keluar rumah gelisah, karena bisa jadi korban begal atau tawuran. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami dari MUI Kecamatan Medan Labuhan memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Oloan yang berani bertindak demi ketertiban masyarakat,” katanya.

MUI menilai bahwa tindakan Kapolres sudah sesuai prosedur dan harus dijadikan contoh.

Ia menegaskan bahwa dalam penegakan hukum, ada saatnya pendekatan persuasif, tapi ada pula saat di mana tindakan tegas dibutuhkan untuk memberi efek jera.

“Soal tembakan terhadap pelaku yang menyerang Kapolres, selama itu dilakukan secara terukur dan dalam kerangka hukum, maka itu sah. Kita tahu, ada kejahatan yang tidak bisa dihentikan dengan sekadar teguran. Kadang memang harus dihadapi dengan kekuatan hukum yang nyata,” ujar Faruni.

Ia juga menyayangkan adanya narasi yang justru menyudutkan aparat. Menurutnya, opini seperti itu tidak berdasar dan bisa melemahkan semangat aparat yang sedang menjalankan tugas mulia.

“Kalau polisi sudah bertindak benar, sesuai aturan, kok malah disalahkan? Narasi-narasi yang menyudutkan polisi itu sering kali dibuat oleh orang yang tidak tahu fakta atau sengaja ingin melemahkan hukum. Kalau dibiarkan, kejahatan makin merajalela.”

Pesan MUI untuk Pimpinan Polri: Jangan Lemahkan yang Sudah Benar

Ahmad Faruni juga memberi pesan penting kepada pimpinan Polri di tingkat daerah dan pusat. Ia meminta agar setiap tindakan anggota di lapangan dinilai secara bijaksana dan proporsional berdasarkan kronologi dan fakta hukum, bukan karena tekanan opini publik yang sesat.

“Kalau anggota seperti Kapolres Oloan ini malah dilemahkan atau dihukum padahal sudah menjalankan tugas dengan benar, maka kita semua yang rugi. Justru harus diberi penghargaan. Karena kalau aparat takut bertindak, siapa yang akan lindungi masyarakat dari preman dan pelaku kejahatan?” tegasnya.

Faruni menutup dengan mengingatkan bahwa dalam agama, setiap umat diperintahkan untuk saling menolong dalam kebajikan dan kebenaran, bukan dalam kebatilan.

“Selama polisi bertindak demi kebenaran dan hukum, kita wajib mendukung. Kalau ada yang menyudutkan polisi tanpa dasar, itu harus diluruskan. Jangan biarkan kekuatan hukum dilemahkan oleh opini yang menyesatkan. Kalau ini tidak diantisipasi, maka kita membuka jalan bagi kejahatan untuk terus merajalela,”tegasnya.

Rizky

Berita Terkait

Soal Gugatan Lahan, Hakim Harus Objektif Melihat Kasus Ini
Dandim 0117/Aceh Tamiang Pimpin Apel Pelepasan Satgas Operasi Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 Siap Amankan Idul Fitri 1447 H
SDN 4 Bireuen Santuni 29 Siswa Yatim Piatu, Ajang Tanamkan Nilai Kepedulian
TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey Desa Blang Gleum Aceh Timur
Dandim 0117/Aceh Tamiang Gelar Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M Dan Buka Puasa Bersama Prajurit Dan Persit
Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang
PT,Fajar Baizuri Turunkan Alat Berat Untuk Membangun Gorong gorong Menuju Lapangan Voly Dan Rumah Masyarakat.
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:08

Soal Gugatan Lahan, Hakim Harus Objektif Melihat Kasus Ini

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:43

Dandim 0117/Aceh Tamiang Pimpin Apel Pelepasan Satgas Operasi Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:08

Kapolres Aceh Tamiang Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 Siap Amankan Idul Fitri 1447 H

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:49

SDN 4 Bireuen Santuni 29 Siswa Yatim Piatu, Ajang Tanamkan Nilai Kepedulian

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:18

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey Desa Blang Gleum Aceh Timur

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:13

Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:04

PT,Fajar Baizuri Turunkan Alat Berat Untuk Membangun Gorong gorong Menuju Lapangan Voly Dan Rumah Masyarakat.

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:52

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dukung Pendidikan Inklusif di Bireuen dengan Peresmian SLB Vokasional

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x