InfoLangsa.Com – Bener Meriah
Dalam rangka mempercepat penyelesaian pembangunan akses penghubung antar desa, personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) dari Yonzipur 5/Arati Bhaya Wighina bersama personel Koramil 01/Bandar jajaran Kodim 0119/Bener Meriah melaksanakan pemasangan turap di sisi kanan dan kiri Jembatan Aramco, tepatnya di Desa Jamur Atu, Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, Senin (23/02/2026).
Pemasangan turap tersebut merupakan bagian penting dari tahapan pembangunan dan penguatan struktur jembatan, guna memastikan ketahanan konstruksi dalam jangka panjang. Turap yang dipasang berfungsi sebagai penahan tanah agar tidak terjadi longsor atau pengikisan akibat aliran air, terutama saat curah hujan tinggi.

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 01/Bandar Kapten Inf Arianto menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Aramco terus dikebut demi mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat.
“Pekerjaan terus kami optimalkan meskipun para personel harus bekerja di bawah teriknya matahari. Pemasangan batu turap di kanan dan kiri jembatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur penahan tanah di sekitar jembatan,” ujar Kapten Inf Arianto.
Ia menjelaskan, dengan dilaksanakannya penurapan tersebut, keamanan dan ketahanan infrastruktur jembatan akan semakin meningkat. Jembatan Aramco sendiri merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Jamur Atu dan sekitarnya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas hasil pertanian, akses pendidikan, serta kebutuhan ekonomi lainnya.
Menurutnya, teriknya panas matahari di bulan suci Ramadan tidak menjadi penghalang bagi para personel untuk tetap bekerja secara maksimal. Semangat pengabdian dan tanggung jawab terhadap masyarakat menjadi motivasi utama dalam menyelesaikan pembangunan tersebut.
“Kami berharap dengan dilakukannya penurapan ini, Jembatan Aramco yang sedang dibangun dapat segera rampung dan dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat dengan aman,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Bapak Syamsuddin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI, khususnya Satgas Gulbencal dan jajaran Koramil 01/Bandar, yang telah bekerja keras membantu pembangunan jembatan di desanya.
Ia menuturkan bahwa selama ini masyarakat sangat membutuhkan akses jembatan yang layak, karena jalur tersebut merupakan penghubung utama antar wilayah yang mempermudah distribusi hasil kebun dan aktivitas warga.
Beliau juga berharap pembangunan jembatan dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan saat melintasi sungai, terutama pada musim hujan ketika debit air meningkat.
Melalui kegiatan ini, TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bener Meriah.
Redaksi




















