Puluhan Pensiunan Lakukan Aksi Damai, Region Head PTPN 1 Regional 1 Akan Bawa Tuntutan ke Holding

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Deli Serdang
SEKITAR 50-an pensiunan karyawan PTPN 1 Regional 1 (d/h PTPN 2), Selasa pagi (08/07) melakukan aksi damai di kantor PTPN 1 Regional 1 di Tanjung Morawa. Puluhan pensiunan ini menyampaikan sejumlah tuntutan yang selama ini mereka nilai belum dipenuhi oleh Perusahaan Perkebunan Negara itu.

Kehadiran para pensiunan yang pernah mengabdi di lingkungan PTPN 2 (sebelum dilebur menjadi PTPN 1 Regional 1), langsung disambut oleh Region Head PTPN 1 Regional 1 Didik Prasetyo. Sekitar 15 orang utusan dari para pensiunan langsung diminta untuk berdialog di ruang rapat PTPN 1 Regional 1.

Didampingi SEVP BS Wispramono Budiman, SEVP Aset Ganda Wiatmaja, Kabag Sekper Desmon, Kabag Hukum Edi Suranta Ginting dan Kasubag Humas Rahmat Kurniawan serta sejumlah staf, Didik Prasetyo mempersilahkan para purnakarya yang rata-rata sudah berusia sepuh itu untuk menyampaikan aspirasi mereka dalam suasana yang sangat akrab dan penuh kekeluargaan. Di awal sambutannya, Didik Prasetyo secara terus terang sangat menghargai para purnakarya yang pernah mengabdi di PTPN 2, karena itu ia meminta agar mereka tidak sungkan untuk menyampaikan apa yang ingin mereka sampaikan dalam pertemuan tersebut.

Irianto, salah seorang dari pensiunan karyawan dengan terus terang menyampaikan, salah satu persoalan pokok yang ingin mereka sampaikan adalah soal pembayaran bantuan uang beras para pensiunan yang dihentikan secara tiba-tiba sejak tahun 2008.”Padahal itulah yang sangat membantu meringankan beban kami sebagai karyawan pensiunan,” katanya. Di sisi lain, mereka juga mempertanyakan soal tidak pernah adanya kenaikan nilai pensiun. Padahal dari informasi yang mereka terima dari sesama pensiunan di eks. PTPN III dan PTPN IV, mereka tetap mendapat bantuan uang beras dimaksud.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan pensiunan karyawan, Region Head PTPN 1 Regional 1, mengaku prihatin dan akan mencoba mencari akar masalah kenapa hal tersebut bisa terjadi. “Namun Bapak Ibu juga harus faham, bahwa sejak awal tahun 2024, PTPN 2, sudah tidak ada lagi, karena sudah disatukan dengan delapan PTPN lain ke dalam entitas baru yakni PTPN 1 yang berpusat di Jakarta,” jelasnya. Karena itu pihaknya di PTPN 1 Regional 1, tidak mempunyai wewenang untuk membuat putusan terkait tuntutan yang disampaikan para purnakarya. “Saya faham apa yang bapak, ibu rasakan. Dan saya akan berusaha secara maksimal untuk menyampaikannya ke kantor pusat PTPN 1 dan Holding PTPN yang ada di Jakarta,” sambungnya.

Hal yang sama juga disampaikan Didik Prasetyo, saat menemui puluhan purnakarya yang menunggu di halaman depan kantor PTPN 1 Regional 1. Dengan Bahasa yang sangat sederhana, Didik Prasetyo mengulang Kembali apa yang telah disampaikannya kepada perwakilan purnakarya beberapa saat sebelumnya. Intinya, pihak PTPN 1 Regional 1, menurutnya akan berusaha untuk membawa tuntutan para purnakarya ke PTPN 1 untuk menjadi bahan masukan dan pertimbangan agar mendapat jalan penyelesaian yang bisa diterima pihak purnakarya.

Sebagai pimpinan utama di PTPN 1 Regional 1, Didik sangat menghargai apa yang disampaikan para purnakarya, selaku orang yang telah mengabdi selama puluhan tahun di lingkungan PTPN 2 dulunya. Beliau juga sangat berterimakasih, karena dalam penyampaian aspirasinya, para purnakarya mampu menjaga kondusifitas, sehingga dialog yang dilakukan berjalan dengan penuh rasa kekeluargaan.

Rizky

Berita Terkait

Personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga Bangun Jembatan Bailey di Lukup Sabun Barat, Progres Capai 25 Persen
Aceh Didesak Segera Mempercepat Pencairan Proyek APBA 2026
Langsa Disinari Kebersamaan, “Pemerintah Aceh Gelar Safari Ramadhan”
Camat sekerak mendampingi Wakil Bupati Safari Ramadhan di Desa sekerak kanan
Sebanyak 2.000 Warga Bireuen, Termasuk Pengungsi Korban Banjir dan Tanah Longsor Ikut Buka Puasa Bersama Dengan HRD
Respons Cepat Aduan Masyarakat, Pemko Langsa Tinjau Data Penerima Bantuan Tahap I
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Bersama Warga, Kedua Pihak Akhirnya Capai Kata Sepakat
Wagub Aceh Tegaskan, Bantuan Rumah Korban Banjir di Bireuen Harus Tepat Sasaran
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:26

Personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga Bangun Jembatan Bailey di Lukup Sabun Barat, Progres Capai 25 Persen

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:31

Aceh Didesak Segera Mempercepat Pencairan Proyek APBA 2026

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:34

Langsa Disinari Kebersamaan, “Pemerintah Aceh Gelar Safari Ramadhan”

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:26

Camat sekerak mendampingi Wakil Bupati Safari Ramadhan di Desa sekerak kanan

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:21

Sebanyak 2.000 Warga Bireuen, Termasuk Pengungsi Korban Banjir dan Tanah Longsor Ikut Buka Puasa Bersama Dengan HRD

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:12

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Bersama Warga, Kedua Pihak Akhirnya Capai Kata Sepakat

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:46

Wagub Aceh Tegaskan, Bantuan Rumah Korban Banjir di Bireuen Harus Tepat Sasaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:42

Apel Pagi Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen, Awali Kegiatan dengan Kesiapan dan Disiplin.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x