Protes Memuncak! Emak-Emak GP Jawa Desak Kejelasan Data, Hanya 131 KK Tercantum dari 1.300 KK

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Aceh Timur
Ratusan emak-emak dari Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, mendatangi Pendopo Bupati Aceh Timur dan Kantor Camat Idi Rayeuk. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan data korban banjir hidrometeorologi yang dinilai simpang siur dan meresahkan masyarakat.

Warga memprotes dugaan pencoretan sekitar 900 lebih kepala keluarga dari total 1.300 KK yang tersebar di lima dusun di Gampong Jawa. Dari data yang beredar di masyarakat, hanya 131 KK yang namanya tercantum sebagai penerima bantuan.

Aksi tersebut turut dihadiri Tuha Peut, Sekdes, perwakilan lima dusun, tokoh masyarakat, rekan media, serta aparat keamanan yang melakukan pengamanan.
Sejak pasca banjir, polemik pendataan disebut telah beberapa kali memicu ketegangan di desa (4). Warga mengaku bingung dengan proses verifikasi yang dinilai berbelit dan tidak transparan, sehingga menimbulkan kegaduhan internal di Gampong Jawa.

Sebelumnya, perwakilan masyarakat berinisial H, dan lain juga telah mendatangi pihak terkait untuk meminta klarifikasi. Informasi yang diterima warga menyebutkan sekitar 450 itu pun belum jelas data dinyatakan keluar, namun di lapangan ditemukan jumlah korban terdampak jauh lebih banyak.

Dalam pertemuan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, yang ditunjuk sejak 9 Januari 2026 menggantikan Afifullah, hadir langsung menemui warga. Penunjukan itu dilakukan oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, guna mempercepat penanganan dan pendataan korban banjir.

Syahrizal Fauzi berupaya menenangkan massa dan menjelaskan mekanisme pendataan serta proses verifikasi yang sedang berjalan. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal perbaikan data agar ke depan lebih akurat dan tidak menimbulkan polemik baru.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Plt BPBD dan pihak Kantor Camat Idi Rayeuk, ratusan emak-emak tersebut akhirnya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing dengan pengawalan aparat keamanan

Namun demikian, warga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga seluruh korban banjir benar-benar terdata secara adil dan transparan. (Dedy/Jimbrown).

Berita Terkait

DPD PAN Lombok Timur Sambut Ramadan 1447 H dengan Pesan Persatuan dan Kepedulian Sosial
Polsekta karang baru tetap melayani masyarakat pasca banjir bandang dengan Pasilitas seadanya
Kapolda Aceh Tinjau Progres Pembangunan Huntap untuk Korban Banjir di Simpang Kanan.
Simulasi Kebakaran Digelar di Lombok Timur, Pegawai Kejaksaan Dilatih Tanggap Darurat
Prof Sutan Nasomal: Tangkap Penipu Umroh yang Telantarkan 24 Jemaah Asal Madura di Mekkah!
Prof Sutan Nasomal dan Dunia Mengutuk Bom Termobarik dan Termal yang di gunakan Israel Keji Kejam Banget!!!
IAIN Langsa Komitmen Bangun Gedung Pelayanan Akademik Terpadu yang Efisien
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:34

DPD PAN Lombok Timur Sambut Ramadan 1447 H dengan Pesan Persatuan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:28

Polsekta karang baru tetap melayani masyarakat pasca banjir bandang dengan Pasilitas seadanya

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:21

Protes Memuncak! Emak-Emak GP Jawa Desak Kejelasan Data, Hanya 131 KK Tercantum dari 1.300 KK

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:46

Kapolda Aceh Tinjau Progres Pembangunan Huntap untuk Korban Banjir di Simpang Kanan.

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:39

Simulasi Kebakaran Digelar di Lombok Timur, Pegawai Kejaksaan Dilatih Tanggap Darurat

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:10

Prof Sutan Nasomal: Tangkap Penipu Umroh yang Telantarkan 24 Jemaah Asal Madura di Mekkah!

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:06

Prof Sutan Nasomal dan Dunia Mengutuk Bom Termobarik dan Termal yang di gunakan Israel Keji Kejam Banget!!!

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:02

IAIN Langsa Komitmen Bangun Gedung Pelayanan Akademik Terpadu yang Efisien

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x