Polisi Berhasil Menangkap 16 Napi yang Kabur dari Lapas Kutacane

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025 - 10:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Infolangsa.com
Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara, Polda Aceh, berhasil menangkap 16 narapidana atau napi yang sempat melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara. Sementara itu, 36 napi lainnya masih dalam pengejaran petugas.

“Dari total 52 narapidana yang kabur, sebanyak 16 orang sudah berhasil diamankan dan saat ini ditahan di Mapolres Aceh Tenggara. Sisanya masih dalam proses pencarian,” ujar Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, dalam keterangannya di Banda Aceh, Selasa, 11 Maret 2025.

Joko menambahkan bahwa, kondisi di dalam Lapas Kutacane saat ini telah kembali kondusif setelah insiden pelarian tersebut. Untuk memperketat pengamanan, aparat kepolisian telah menurunkan satu pleton personel Brigade Mobil (Brimob) guna mencegah potensi gangguan keamanan lebih lanjut.

“Saat ini, situasi di dalam lapas sudah terkendali. Kami juga telah mengerahkan satu pleton Brimob untuk memperkuat pengamanan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga terus melakukan pengejaran terhadap napi yang masih buron dan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika mengetahui keberadaan mereka.

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan para napi yang melarikan diri. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan keamanan bersama,” ujar abituren Akabri 1994 itu.

Joko juga mengimbau para napi yang masih buron agar segera menyerahkan diri secara sukarela guna menghindari tindakan hukum yang lebih berat. Keluarganya juga diimbau membantu aparat kepolisian untuk mengantarkan kembali napi yang sudah terlanjur kabur dari lapas.

“Kami mengimbau para napi yang masih kabur untuk segera menyerahkan diri demi menghindari konsekuensi hukum yang lebih serius. Partisipasi keluarga juga sangat dibutuhkan untuk mengantarkan kembali napi yang terlanjur kabur,” tutupnya.

Sumber Humas Polda Aceh

Berita Terkait

Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen.
Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Huntara
Nakes Paruh Waktu Pertanyakan Gaji Rp0 Dalam Kontrak Kerja
136 KK Kec. Rantau Terima DTH
Pulihkan Senyum Anak Pasca-Banjir: Dosen Universitas Samudra Gelar Trauma Healing di Desa Geudham
Atasi Krisis Air Pasca Banjir, Dosen Universitas Samudra Bagikan Alat Filtrasi Portabel di Desa Geudham
Aksi Nyata Universitas Samudra: Optimalkan Gizi Warga Desa Geudham Pascabanjir Melalui Program Bubur Bergizi
Mendikdasmen Abdul Mu’ti,. Letakkan Batu Pertama Revitalisasi SMK Muhammadiyah Bireuen
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:58

Mendikdasmen Resmikan Proyek Revitalisasi SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen.

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:06

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Huntara

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:26

Nakes Paruh Waktu Pertanyakan Gaji Rp0 Dalam Kontrak Kerja

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:18

136 KK Kec. Rantau Terima DTH

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:24

Pulihkan Senyum Anak Pasca-Banjir: Dosen Universitas Samudra Gelar Trauma Healing di Desa Geudham

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:10

Aksi Nyata Universitas Samudra: Optimalkan Gizi Warga Desa Geudham Pascabanjir Melalui Program Bubur Bergizi

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:12

Mendikdasmen Abdul Mu’ti,. Letakkan Batu Pertama Revitalisasi SMK Muhammadiyah Bireuen

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:39

Kunjungan Deputi Kemenko PMK ke Camp WASH PMI Aceh Tamiang

Berita Terbaru

News

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Pembangunan Huntara

Selasa, 10 Mar 2026 - 16:06

News

136 KK Kec. Rantau Terima DTH

Selasa, 10 Mar 2026 - 15:18

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x